Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Inilah Penyebab Karhutla Terus Berulang di Jambi

Jumat, 23 Agustus 2019 | 14:49 WIB
Oleh : Radesman Saragih / JEM

Jambi, Beritasatu.com - Berbagai aksi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dilakukan pemerinah daerah (pemda) provinsi maupun kabupaten/kota di Provinsi Jambi, tak juga berpengaruh mencegah terus berulangnya karhutla dari tahun ke tahun di daerah ini.

Sejak awal musim kemarau Juni-Agustus 2019, luas karhutla di Jambi mencapai 340 ha dan hampir 90% berada di area gambut. Karhutla tersebut terjadi di Kabupaten Muarojambi (110,70 ha), Sarolangun (90,82 ha), Batanghari (47,70 ha), Tanjungjabung Timur (29,87 ha), Merangin (27,70 ha), Bungo (24 ha), Tebo (16 ha), dan Tanjungjabung Barat (10,22 ha).

Menurut Dansatgas Pengendalian Karhutla Provinsi Jambi, Kol TNI (Arh) Elphis Rudy, meski karhutla di Jambi tak separah 2015 yang mencapai 115.000 ha dan 2018 sekitar 1.400 ha, namun tahun ini berdampak besar kepada masyarakat karena areal yang terbakar sebagian besar lahan gambut.

“Kebakaran lahan gambut tersebut menyebarkan asap hingga ke Kota Jambi dan kabupaten lain, sehingga menimbulkan penyakit berupa Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) dialami banyak warga,” katanya kepada wartawan di Jambi, baru-baru ini.

Keadaan ini sungguh sangat disesali banyak pihak. Sebab, sejumlah instrumen hukum yang mendasari Pemprov Jambi mengendalikan karhutla sekaligus menindak tegas pelakunya sudah cukup kuat. Misalnya ada Perda 22/2016 tentang Pencegahan dan Pengendalian Karhutla. Kemudian Pergub Jambi 31/2016 tentang PetunjukTeknis Pelaksanaan Perda 2/2016. Pemprov Jambi juga membentuk Tim Restorasi Gambut Daerah Provinsi Jambi berdasarkan SK Gubernur Jambi 358/2016, membuat maklumat Forkompimda tentang sanksi pidana bagi pelaku karhutla, serta membentuk posko satgas pencegahan karhutla.

Direktur Perkumpulan Hijau, Koordinator Simpul Jaringan Pantau Gambut Jambi Fery Irawan mengatakan pemerintah daerah telah gagal mencegah karhutla. "Saya menilai pemda telah lalai dalam mengelola lahan gambut. Badan Restorasi Gambut (BRG) Jambi yang dibentuk mencegah kebakaran lahan gambut tidak berfungsi,” ujarnya.

Disebutkan, sejak awal 2019, pihak BMKG sudah mengingatkan tentang kewaspadaan karhutla menghadapi musim kemarau panjang tahun ini. “Namun peringatan tersebut kurang disikapi secara serius, misalnya dengan memantau pembukaan dan pembersihan lahan selama kemarau. Pembahasan pencegahan kebakaran gambut terkesan hanya di tingkat konseptual, aksi di lapangan kurang,” katanya.

Pantauan Perkumpulan Hujau dan Forum Walhi Jambi terhadap objek karhutla 2019, ada dua kesamaan secara tipologi wilayah dan kejadiannya di beberapa daerah di Provinsi Jambi.

Fery Irawan menyebutkan, sebagian besar karhutla di Jambi tahun ini merupakan areal bekas kebakaran tahun 2015. Areal hutan dan lahan yang terbakar sebagian besar juga tidak jauh dari areal konsesi perusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI) dan perusahaan perkebunan kelapa sawit.

“Melihat kecenderungan sumber api tersebut, semestinya karhutla sudah lebih mudah dicegah kalau gerakan pencegahan digencarkan hingga ke desa-desa secara intensif,” katanya.

Sementara Direktur Komunitas Konservasi Indonesia (KKI) Warsi, Rudi Syaf mengatakan, berulangnya karhutla setiap musim kemarau di daerah ini karena kurangnya penegakan hukum terhadap pelaku karhutla. Perusahaan-perusahaan HTI dan perkebunan kelapa sawit jarang diperiksa terkait pengembangan konsesi atau luas areal usaha hingga ke hutan dan lahan gambut.

“Lahan gambut banyak yang mengering dan mudah terbakar, tidak terpantau dengan baik. Padahal semestinya eksplotasi lahan gambut haris diawasi terus-menerus agar pihak pengusaha bisa mempertahankan permukaan air di lahan gambut hingga ketinggian 40 cm.

Sementara itu, Gubernur Jambi Fachrori Umar mengatakan, para pembakar hutan dan lahan sebenarnya sudah diproses hukum. Sebulan ini, katanya, sudah 10 orang pembakar hutan dan lahan yang diamankan di Jambi. Semua kasusnya sedang diproses pihak kepolisian.

“Kami berharap pembakar hutan tersebut diadili dan dihukum sebagai salah satu upaya member efek jera,” katanya.
Terkait belum adanya pihak korporasi atau perusahaan di Jambi, yang diproses secara hukum terkait karhutl, Fachrori Umar mengatakan, hal tersebut sepenuhnya diserahkan kepada aparat keamanan atau kepolisian.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Aplikasi Qlue Resmi Diimplementasikan di Kota Kupang

Qlue menawarkan berbagai solusi teknologi mulai dari Smart City Dashboard, CCTV Integration and Analysis, hingga QlueWork.

NASIONAL | 23 Agustus 2019

BNPT Ajak Mahasiswa Ikut Perangi Konten Radikal

Karena tidak ada satu orang pun yang kebal terhadap infiltrasi radikalisme.

NASIONAL | 23 Agustus 2019

Ini Masalah yang Dihadapi Pendidikan Vokasional di Indonesia

Dibutuhkan keterampilan, kompetensi dan etos kerja, serta karakter positif dan unggul pada diri lulusan SMK agar mampu bersaing di dunia kerja.

NASIONAL | 23 Agustus 2019

TNI/Polri Baku Tembak dengan KKB di Keramaian Pasar

Aparat gabungan TNI/Polri baku tembak dengan anggota KKB di Pasar Jibama, Kabupaten Jayawijaya, Jumat (23/8/2019).

NASIONAL | 23 Agustus 2019

Kontak Tembak, Anggota KKSB Tewas

Satu anggota kelompok KKSB pimpinan Egianus Kogoya tewas tertembak menyusul kontak tembak yang terjadi di sekitar pasar Jibama, Wamena, Jumat (23/8/2019).

NASIONAL | 23 Agustus 2019

Ibu Kota Baru Harus Jaga Kalimantan Sebagai Paru-paru Dunia

Pendekatan pembangunan berbasis alam harus dilakukan dengan menghentikan deforestasi.

NASIONAL | 23 Agustus 2019

Empat Caketum Hipmi Unjuk Kepiawaian di Debat Kedua

Masing-masing kandidat Caketum Hipmi dinilai mampu memaparkan visi dan misi terbaiknya.

NASIONAL | 23 Agustus 2019

Kasus Suap Dirkeu PT AP II, KPK Periksa Dirut PT INTI dan Direktur PT APP

Tim penyidik KPK menjadwalkan memeriksa Direktur Utama (Dirut) PT Industri Telekomunikasi Indonesia (PT INTI (Persero) Darman Mappangara, Jumat (23/8/2019)

NASIONAL | 23 Agustus 2019

Tudingan Karpet Merah untuk Capim KPK Dinilai Tak Disertai Fakta

Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel Capim KPK) telah bekerja independen dalam menjaring calon pimpinan Lembaga Antikorupsi Jilid V.

NASIONAL | 23 Agustus 2019

Eks Lokalisasi Dolly Dibangun Jadi Kawasan Ramah Anak

Pemerintah Kota Surabaya berupaya membangun daerah eks lokalisasi Dolly menjadi kawasan yang ramah anak.

NASIONAL | 23 Agustus 2019


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS