Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ini Masalah yang Dihadapi Pendidikan Vokasional di Indonesia

Jumat, 23 Agustus 2019 | 13:41 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Semarang, Beritasatu.com - Banyak lulusan dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang memilih meneruskan pendidikan ke jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tidak dengan passion dan visi yang jelas. Bahkan lulusan SMP cenderung terpaksa masuk SMK, atau memiliki pola pikir yang sederhana bahwa dengan masuk ke SMK pasti akan cepat mendapatkan kerja.

Demikian disampaikan Wikan Sakarinto dalam Seminar Nasional Pra-Munas XIII KAGAMA yg diselenggarakan oleh Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) bertajuk “Pendidikan Bangsa dalam Menyiapkan SDM Indonesia Menghadapi Revolusi Industri 4.0” di Museum Ranggawarsita Semarang, Kamis (22/8/2019).

Dekan Sekolah Vokasi (SV) UGM itu menjelaskan permasalahan yang terjadi dalam pendidikan vokasional di Indonesia, dan memberikan beberapa solusi.

"Padahal yang dibutuhkan keterampilan, kompetensi dan etos kerja, serta karakter positif dan unggul pada diri lulusan SMK," ungkapnya.

Menurut Wikan, bukan ijazah SMK yang ternyata tidak sesuai harapan tersebut. Ia mengakui memang sulit menciptakan lulusan yang 100 persen siap kerja. Biasanya mereka harus melalui training saat mulai bekerja.

"Training tersebut benar-benar dari awal. Dan biasanya setelah training, ia pindah ke perusahaan lain," kata Wikan.

Selain itu, permasalahan lain yang perlu segera diselesaikan yaitu kualitas guru SMK dan infrastruktur.

Tak hanya pendidikan vokasional di tingkat SMK, permasalahan pendidikan vokasional di tingkat perguruan tinggi juga perlu segera diselesaikan. Dari era 1970-an sampai 2000-an, papar Wikan, vokasi di perguruan tinggi adalah Prodi Diploma-3 (D3).

Sebagian besar, mahasiswa D3 di Indonesia memilih masuk ke Prodi D3 karena tidak diterima di Prodi S1. Mereka biasanya gagal dalam seleksi SNMPTN, SBMPTN, maupun UM.

Selain itu, hampir semua lulusan D3 Vokasi meneruskan kuliah ke Program Ekstensi S1, baik langsung atau kerja dulu baru lanjut.

"Jadi, lagi-lagi masuk D3 tidak dengan passion, visi dan komitmen untuk menciptakan kompetensi pada diri mereka. Karena target utamanya yaitu lanjut kuliah ke S1," ujarnya.

Pola atau sistem di industri, kata Wikan, menempatkan lulusan D3 lebih ke teknikal atau operator, dengan salary dan roadmap karier yang jauh dibanding lulusan S1.

Kegelisahan tentang permasalahan pendidikan vokasional di Indonesia memacu Wikan untuk berinovasi pada Sekolah Vokasi UGM yang dipimpinnya. Mulai tahun ini, pihaknya membuka D4 dan Prodi Sarjana Terapan sebagai terobosan untuk menyiapkan lulusan vokasi yang lebih kompetitif. Pilihan tersebut menurut Wikan lebih menjanjikan masa depan bagi lulusannya.

Ia mencontohkan, keahlian D4 mengarah pada menemukan atau merekayasa temuan-temuan produk andalan di masa depan, berbeda dengan D3 yang terbatas pada aspek teknis.

“Semua prodi tersebut bersinergi erat dengan industri mitra. Misalnya jurusan Perbankan kita kembangkan bersama Bank Mandiri dan Bank BCA. Teknologi Rekayasa Elektro kita kembangkan bersama PLN,” jelas Wikan.

Wikan menambahkan bahwa pihak SV akan memastikan ada sinergi antara prodi dengan industri. Pengembangan prodi sejak awal sudah dilakukan bersama dengan mitra industri.

Sinergi antara prodi dengan industri ini dilaksanakan melalui pembuatan kurikulum, penyediaan staf pengajar, beasiswa, program magang, ikatan dinas, sertifikasi kompetensi lulusan, hingga lowongan kerja.

Turut hadir dalam acara antara lain Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang juga merupakan Ketua Umum PP KAGAMA, Ketua Kagama Jawa Tengah Suryo Banendro, dan Ketua Asosiasi Dosen dan Guru Vokasi Indonesia Prof. Dr. Susanto.

Seminar Nasional ini merupakan rangkaian pra-Musyawarah Nasional (Munas) XIII KAGAMA pada 15-16 November di Bali.

Rangkaian seminar bakal diadakan di lima kota dan lima pulau (Medan, Balikpapan, Semarang, Manado, dan Bali) dalam bulan Agustus-November 2019.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

TNI/Polri Baku Tembak dengan KKB di Keramaian Pasar

Aparat gabungan TNI/Polri baku tembak dengan anggota KKB di Pasar Jibama, Kabupaten Jayawijaya, Jumat (23/8/2019).

NASIONAL | 23 Agustus 2019

Kontak Tembak, Anggota KKSB Tewas

Satu anggota kelompok KKSB pimpinan Egianus Kogoya tewas tertembak menyusul kontak tembak yang terjadi di sekitar pasar Jibama, Wamena, Jumat (23/8/2019).

NASIONAL | 23 Agustus 2019

Ibu Kota Baru Harus Jaga Kalimantan Sebagai Paru-paru Dunia

Pendekatan pembangunan berbasis alam harus dilakukan dengan menghentikan deforestasi.

NASIONAL | 23 Agustus 2019

Empat Caketum Hipmi Unjuk Kepiawaian di Debat Kedua

Masing-masing kandidat Caketum Hipmi dinilai mampu memaparkan visi dan misi terbaiknya.

NASIONAL | 23 Agustus 2019

Kasus Suap Dirkeu PT AP II, KPK Periksa Dirut PT INTI dan Direktur PT APP

Tim penyidik KPK menjadwalkan memeriksa Direktur Utama (Dirut) PT Industri Telekomunikasi Indonesia (PT INTI (Persero) Darman Mappangara, Jumat (23/8/2019)

NASIONAL | 23 Agustus 2019

Tudingan Karpet Merah untuk Capim KPK Dinilai Tak Disertai Fakta

Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel Capim KPK) telah bekerja independen dalam menjaring calon pimpinan Lembaga Antikorupsi Jilid V.

NASIONAL | 23 Agustus 2019

Eks Lokalisasi Dolly Dibangun Jadi Kawasan Ramah Anak

Pemerintah Kota Surabaya berupaya membangun daerah eks lokalisasi Dolly menjadi kawasan yang ramah anak.

NASIONAL | 23 Agustus 2019

Hari Ini, Pansel Umumkan Capim KPK yang Lulus Profile Assesment

Kandidat yang lolos profile assesment akan mengikuti seleksi tahap berikutnya yakni tes kesehatan jasmani, dan tes wawancara..

NASIONAL | 23 Agustus 2019

Kemdagri Belum Dapat Memerinci Regulasi Terkait Pemindahan Ibu Kota

Kemdagri masih menunggu keputusan Kementeriaan PPN/Bappenas terkait pemindahan Ibu Kota.

NASIONAL | 23 Agustus 2019

KPK Minta Pansel Perhatikan Kepatuhan Pajak Capim KPK

Jangan sampai ada calon pimpinan KPK yang kemudian ternyata memiliki masalah terkait dengan kewajiban membayar pajak.

NASIONAL | 23 Agustus 2019


TAG POPULER

# Ahmad Riza Patria


# Vaksin Pfizer


# Vaksin Nusantara


# Greysia Polii


# Lion Air



TERKINI

Sambut Kedatangan Tim Bulutangkis Olimpiade Tokyo, Ketum PBSI: Tidak Usah Disesali

OLAHRAGA | 10 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS