Kerusuhan di Papua Terkait Persoalan Diskriminasi Sosial

Kerusuhan di Papua Terkait Persoalan Diskriminasi Sosial
Massa yang tergabung dalam Mahasiswa Papua Anti Rasisme, Kapitalisme, Kolonialisme dan Militerisme menggelar unjuk rasa di Jalan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis 22 Agustus 2019. ( Foto: Suara Pembaruan/Joanito De Saojoao )
Ahmad Salman / AIS Kamis, 22 Agustus 2019 | 21:57 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kerusuhan di Papua dan Papua Barat tak bisa dilepaskan dari persoalan diskriminasi sosial. Peneliti LIPI Adriana Elisabeth mengatakan identitas kepapuaan menjadi sorotan.

Adriana mengatakan, belum lama ini, kerusuhan yang terjadi di beberapa titik di Papua disebabkan pengepungan terhadap mahasiswa Papua, beberapa hari sebelumnya. Pemicu kerusuhan adalah persoalan diskriminasi rasial.

Menurut Adrian, soal identitas ke-Papua-an adalah bentuk penghinaan cukup serius. Sebab, bagaimanapun Papua adalah bagian dari Indonesia.

Sementara toleransi beragama di Papua, kata Adrian, sangat baik. Pihak-pihak yang mencoba mengganggu Papua dengan isu agama tidak berkembang. Maka mereka mencoba dengan isu identitas dan sangat sensitif untuk Papua, seperti sekarang ini yang terjadi.



Sumber: BeritaSatu TV