Emil Dardak Didukung Pimpin Partai Demokrat Jatim

Emil Dardak Didukung Pimpin Partai Demokrat Jatim
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, memberikan sambutan dalam peluncuran Program “Aisumaki” (Anak Indonesia Suka Makan Ikan) yang diusung oleh Lembaga Manajemen Infaq (LMI), Minggu, 30 Juni 2019. ( Foto: Istimewa )
Aries Sudiono / LES Kamis, 15 Agustus 2019 | 11:22 WIB

Surabaya, Beritasatu.com - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa memberikan “lampu hijau” kepada Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak, jika ia bakal dimajukan menjadi Ketua Dewan Pimpinan daerah Partai Demokrat (DPD PD) Jatim menggantikan Soekarwo. Pakde Karwo panggilan Soekarwo sejak beberapa waktu lalu telah mendapat kepercayaan sebagai Komisaris Utama PT Semen Indonesia, Tbk. Sehingga menurut regulasi perundang-undangan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tidak boleh merangkap sebagai jabatan politik.

“Kalau memang Pak Wagub (Jatim) menjadi bagian sosok yang dimajukan dan siap, maka saya mendukung,” ujar Khofifah menjawab pertanyaan wartawan terkait semakin mengemukanya nama Emil Dardak sebagai pengganti Pakde Karwo, Rabu (14/8/2019).

Sebelumnya, Sekretaris DPD PD Jatim, Renville Antonio menyebutkan, Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Elesianto Dardak layak menduduki posisi Ketua DPD PD Jatim yang dijabat Pakde Karwo yang sebenarnya baru berakhir dua tahun mendatang. Khofifah mengaku, ia masih ingin fokus sebagai Gubernur Jatim, sehingga wakilnya Emil Dardak dinilai layak maju.

Khofifah menilai, Emil Dardak memiliki kemampuan. Ia juga mengaku berterima kasih jika wakilnya di Pemprov Jatim dipercaya memegang amanah menjadi Ketua DPD PD Jatim. Namun Khofifah yang juga Ketua Umum PP Muslimat NU mengingatkan, masih banyak kader Partai Demokrat yang memiliki keunggulan kompetitif dan komparatif, dan layak jadi pemimpimm.

Sementara itu Renville Antonio mengungkapkan alasannya memajukan anama Khofifah dan Emil sebagai pimpinan DPD PD Jatim. Karena sebelumnya jabatan tersebut dipegang mantan Gubernur Jatim Soekarwo, sehingga penggantinya paling tidak sejajar dengannya.

“Pak Wagub Jatim (Emil Dardak) itu dekat dengan PD karena pada Pilkada 2018 yang lalu, kami menjadi salah satu partai pengusungnya. Makanya kalau kita (DPD PD Jatim) sebelumnya memiliki latar belakang gubernur, paling tidak ke depan kami juga memperoleh pengganti yang minimal setara dengan Pakde Karwo,” ujar Renville.

“Partai Demokrat Jatim juga mempertimbangkan figur muda seperti Bayu Airlangga yang merupakan menantu Pakde Karwo dan kini menjabat sebagai Ketua Muda-mudi Demokrat Jatim,” ungkap Renville.

Namun ia menambahkan, nantinya keputusan akhir ada di tangan ketua umum DPP PD. Sementara itu Emil Dardak sendiri ketika dikonfirmasi tidak memberikan pernyataan tegas namun menyerahkan semuanya kepada yang di atas.



Sumber: Suara Pembaruan