Sejarah Baru, Seskoal Terima Kunjungan Wapres Jusuf Kalla

Sejarah Baru, Seskoal Terima Kunjungan Wapres Jusuf Kalla
Komandan Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut (Danseskoal) Laksamana Muda Amarulla Octavian (kiri) bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla (tengah) dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto berjalan bersama saat kunjungan kehormatan Wapres Jusuf Kalla di Seskoal, Jakarta, Rabu, 14 Agustus 2019. ( Foto: Istimewa )
Asni Ovier / AO Rabu, 14 Agustus 2019 | 22:58 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut (Seskoal) mengukir sejarah baru dengan menerima kunjungan kehormatan Wakil Presiden M Jusuf Kalla, Rabu (14/8/2019). Kedatangan Wapres untuk memberi pembekalan kepada lebih dari 1.200 perwira siswa dan dosen dari enam lembaga pendidikan TNI dan Polri.

Pembekalan tersebut merupakan rangkaian acara Program Kegiatan Bersama (PKB) Kejuangan yang diikuti oleh Sesko TNI, Sespimti Polri, Seskoad, Seskoal, Seskoau, dan Sespimen Polri. Acara itu bertemakan "Profesionalitas TNI-Polri Menjamin Pembangunan Nasional”.

Kedatangan Wapres Jusuf Kalla disambut Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Komandan Seskoal Laksamana Muda Amarulla Octavian selaku Kalakyek PKB Kejuangan. Turut menyambut kedatanan Wapres, Wakasal Laksamana Madya Wuspo Lukito, Danjen Akademi TNI Laksamana Madya Aan Kurnia, Wadan Sesko TNI Mayor Jenderal Santos, Komandan Seskoad Mayor Jenderal Kurnia Dewantara, Komandan Seskoau Marsekal Muda Donny, serta para perwira tinggi dari Mabes TNI, Mabes Polri dan ketiga Mabes Angkatan.

Acara dimulai dengan penyampaian materi oleh dua panelis, yakni Mahfud MD dan J Kristiadi. Setelah Wapres memberikan pembekalan, para perwira siswa dan dosen menerima pengarahan berturut-turut dari Panglima TNI dan Kapolri, yang diwakili Waka Baintelkam Inspektur Jenderal Suntan.

Acara tersebut juga turut dimeriahkan dengan kehadiran para pakar serta pengamat militer dan pengamat kepolisian, seperti guru besar Universitas Gadjah Mada (UGM) Abdul Munir Mulkhan, Direktur Setara Institute Hendardi, Susaningtyas NH Kertopati, dan Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane.

Selain itu, hadir pula para dosen dari mahasiswa dari sepuluh perguruan tinggi ternama, antara lain dari Universitas Indonesia, Universitas Pertahanan, Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Bina Nusantara.

Seluruh peserta acara sangat antusias dan menyimak berbagai perspektif akademik yang nantinya akan digunakan dalam menyusun makalah seminar dengan dua topik besar pada tataran konsepsi dan tataran operasional. Berbagai fenomena kekinian ditambah perkembangan lingkungan strategis menuntut TNI dan Polri untuk semakin profesional menghadapi berbagai bentuk ancaman stabilitas keamanan di masa mendatang menyongsong Indonesia Emas 2045.



Sumber: BeritaSatu.com