MRKB Dukung Penuh Pemindahan Ibukota Negara

MRKB Dukung Penuh Pemindahan Ibukota Negara
Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja di Kalimantan Timur. ( Foto: Beritasatu TV )
Bernadus Wijayaka / BW Rabu, 14 Agustus 2019 | 15:29 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Wacana pemerintah pusat untuk memindahkan Ibukota negara dari Jakarta ke luar Pulau Jawa kini telah menjadi isu nasional yang terus menggelinding. Namun, seberapa serius Presiden Joko Widodo untuk memindahkan Ibukota negara, itulah yang saat ini dipertanyakan masyarakat.

Salah satu yang mempertanyakan keseriusan Presiden Jokowi datang dari Majelis Rakyat Kaltim Berdaulat (MRKB). Ketua Umum MRKB Mohammad Djailani berharap apa yang dilontarkan Presiden Jokowi sejak masa kampanye Pilpres yang lalu bukanlah sekadar wacana. Presiden Jokowi bahkan sudah melakukan peninjauan langsung ke Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, serta Kalimantan Barat yang digadang-gadang bakal menjadi calong ibukota negara.

"Presiden Jokowi sebaiknya fokus dan serius untuk merealisasikan pemindahan ibukota negara," ujar Mohammad Djailani di Jakarta, Rabu (14/8/2019).

Untuk itu, MRKB lewat pernyataan sikapnya, siap mendukung kebijakan Pemerintah Pusat untuk memindahkan ibukota negara. Selain itu MRKB juga merekomendasikan Provinsi Kaltim sebagai ibukota negara RI yang baru.

Djailani, yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kaltim mengatakan, jika Pemerintah Pusat memang serius memindahkan ibukota negara, maka pada Kabinet Indonesia Kerja periode 2019-2024 disarankan Presiden Jokowi menunjuk menteri negara khusus yang tugasnya fokus mengurus percepatan perpindahan ibukota negara.

Sekiranya Presiden Jokowi akhirnya memilih Provinsi Kaltim sebagai ibukota negara yang baru, MRKB juga siap untuk melakukan pendampingan dalam percepatan pembangunan ibukota negara yang baru, seperti menyiapkan sumber daya manusia, perencanaan tata ruang, serta pengelolaan lingkungan.

MRKB pun sudah merekomendasikan tujuh tokoh putra daerah Provinsi Kaltim yang siap membantu Presiden Jokowi untuk melakukan percepatan perpindahan ibukota negara. Mereka masing-masing, Irianto Lambrie (Gubernur Kaltara dan mantan Sekda Kaltim), Isran Noor (Gubernur Kaltim), Hetifa Syaifudian (Wakil Ketua Komisi X DPR RI/Ketua DPP Partai Golkar Bidang Perberdayaan Perempuan), Masjaya (Rektor Universitas Mulawarman), Rudy Mas'ud (anggota DPR RI terpilih 2019-2024 dari Partai Golkar), Ismail Thomas (anggota DPR RI Terpilih 2019-2024 dari PDIP), serta Martin Billa (anggota DPD RI terpilih 2019-2024 Dapil Kalimantan Utara).

"Ketujuh nama tersebut merupakan tokoh-tokoh yang telah diinventarisasi oleh MRKB dari sejumlah tokoh terbaik asal Kaltim. Namun sekiranya Presiden Jokowi memiliki pilihan sendiri tentu menjadi hak prerogatif beliau sebagai presiden. Kendati begitu, MRKB tetap berharap tokoh yang dipilih Presiden Jokowi adalah putra daerah asli Kalimantan Timur," tukas Djailani, yang bergelar Raden Tumenggung dari Kesultanan Kutai Tenggarong.

 



Sumber: Suara Pembaruan