Pembunuh Briptu Hedar Diduga Kelompok Pimpinan Lekagak

Pembunuh Briptu Hedar Diduga Kelompok Pimpinan Lekagak
Korban penembakan yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata di Papua. ( Foto: Istimewa )
Roberth Isidorus / HA Rabu, 14 Agustus 2019 | 05:27 WIB

Jayapura, Beritasatu.com - Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Polisi A.M Kamal mengatakan Briptu Hedar yang ditemukan meninggal Senin (12/8/2019) hari lalu diduga dibunuh oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Lekagak Telenggen.

Hedar meninggal akibat luka berat di bagian kepala.

“Dari hasil visum, korban mengalami luka di bagian kepala. Dugaan kita ini yang menjadi penyebab korban meninggal,” kata Kamal saat ditemui di Media Center Polda Papua, Selasa (13/8/2019).

Disinggung soal apakah terdapat luka tembak pada korban, Kamal mengaku belum bisa memastikan hal tersebut.

“Kami belum bisa pastikan, karena belum teridentifikasi, masih menunggu hasil dari personel di sana," ujar Kamal.

Kamal menduga pembunuh Hedar adalah kelompok pimpinan Lekagak, yang beroperasi di wilayah Kabupaten Puncak.

“Dugaan sementara dia (Lekagak Telenggen) yang melakukan kekerasan hingga menyebabkan almarhum Briptu Hedar meninggal dunia," katanya.

Dia menambahkan dua peleton pasukan Gabungan TNI/Polri dikerahkan untuk mengejar kelompok Lekagak. Sekitar 100 personel gabungan dikirim menyisir titik awal penyanderaan, sekitar radius 50 meter dari lokasi awal almarhum dan Brigpol Alfonso Wakum berhenti.

"Sejak kemarin pasca-pencarian korban, pasukan langsung melakukan pengejaran," kata Kamal.

Dijelaskan, pasukan yang diturunkan melakukan pengejaran adalah pasukan yang berada di Kabupaten Puncak termasuk personel bawah kendali operasi (BKO) Polres Puncak Jaya.

"Pasukan yang ada di sana, bukan dari luar. Sampai sekrang masih dilakukan pencarian pelaku," ucapnya.



Sumber: Suara Pembaruan