Akibat Kabut Asap

Siswa SD dan TK di Pontianak Diliburkan

Siswa SD dan TK di Pontianak Diliburkan
Suasana Kota Pontianak masih diselimuti asap tebal terutama di pagi dan sore hari. ( Foto: Beritasatu Photo / Sahat Oloan Saragih )
Sahat Oloan Saragih / RSAT Selasa, 13 Agustus 2019 | 09:39 WIB

Pontianak, Beritasatu.com – Kabut asap tebal yang masih menyelimuti Kota Pontianak mengakibatkan  Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak meliburkan siswa Sekolah Dasar (SD), Taman Kanak-kanak (TK), dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam dua hari ke depan. Sementara untuk siswa SMP, SMU dan SMK diminta mengurangi aktifitas di luar sekolah.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Pemprov Kalbar Suprianus Herman kepada wartawan, Selasa (13/8/2019) pagi.

Suprianus mengatakan, untuk siswa tingkat SMP dan SMA belum diliburkan karena pihaknya masih menungggu imformasi dari BMKG Pontianak. Jika kualitas udara terus memburuk dan kabut asap semakin tebal, pihaknya juga akan meliburkan siswa SMP dan SMA. Sedangkan tingkat SD, TK dan PAUD sudah diliburkan untuk mengurangi dan mengantisipasi dampak dari kabut asap terhadap kesehatan anak anak.

“Namun dari pantauan hari ini (Selasa-Red) kita lihat kondisi kabut asap sudah lebih baik dibandingkan Senin kemarin. Diharapkan hujan segera turun sehingga kabut asap dapat hilang dari langit Pontianak,” ujar Suprianus.

Suprianus juga mengharapkan pembakaran hutan dan lahan dapat segera dihentikan. Sebab kondisi sekarang ini sudah berdampak terhadap kegiatan masyarakat dan juga kesehatan. “Akibat kabut asap ini sudah mulai mengganggu aktifitas belajar dan mengajar. Hal ini sangat merugikan kita semua khususnya dalam bidang pendidikan,” tambahnya.

 



Sumber: Suara Pembaruan