Korupsi, 21 Oknum ASN Mukomuko Dipecat

Korupsi, 21 Oknum ASN Mukomuko Dipecat
Ilustrasi ( Foto: Beritasatu.com )
Usmin / YUD Jumat, 26 Juli 2019 | 09:31 WIB

Bengkulu, Beritasatu.com - Sebanyak 21 oknum aparatur sipil negera (ASN) Pemkab Mukomuko, Bengkulu yang tersangkut  kasus tindak pidana korupsi diberhentikan secara tidak hormat oleh bupati setempat.

Puluhan oknum ASN yang dipecat Bupati Mukomuko, Hoirul Huda tersebut, karena statusnya hukumnya sudah memiliki kekuatan hukum tetap atau in kracht.

Kepala Badan Kepegawaian dan Peningkatan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Mukmouko. Jawoto, di Bengkulu, Kamis (26/7/2019) mengatakan, ASN yang dipecat karena tersandung kasus korupsi tersebut, berdinas di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dilingkap pemkab setempat.

Pemecatan puluhan oknum ASN mantan napi kasus tindak pidana korupsi di lingkup Pemkab Mukomuko tersebut, katanya sudah sesuai dengan peraturan dan undang-undang yang berlaku, termasuk SK bersama Mendagri, Kemenpan RB, dan KPK.

Dalam surat keputusan bersama (SK) tiga instansi tersebut, yakni Kemdagri, KPK dan Kemepan RB, jika kepala daerah tidak memberhentikan ASN mantan napi kasus korupsi yang perkaranya sudah memiliki kekuatan tetap, maka akan dikenakan sanksi tegas.

Dengan demikian, seluruh ASN mantan napi kasus korupsi di lingkup Mukomuko yang perkaranya sudah memiliki kekuatan hukum tetap pada tahun 2018 lalu, terpaksa diberhentikan dari PNS secara tidak hormat oleh bupati setempat.

Meski demikian, ANS yang dipecat dipersilakan untuk mengajukan gugutan ke PTUN Bengkulu. "Saat ini, 17 mantan ANS yang dipecat tengah mengajukan gugutan ke PTUN Bengkulu, dan perkaramnya mulai di sidangkan," ujarnya.

ANS yang mengajukan gugutan ke PTUN Bengkulu, meminta agar SK pemberhentian mereka sebagai PNS dicabut dan mereka diaktifkan kembali. "Sidang gugatan ASN yang dipecat karena kasus tindak pidana korupsi masih bergulir di PTUN Bengkulu," ujarnya.



Sumber: Suara Pembaruan