Jokowi Kembali Menetap di Istana Bogor, Ini Harapan Wali Kota

Jokowi Kembali Menetap di Istana Bogor, Ini Harapan Wali Kota
Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Bima Arya Sugiarto yang juga Wali Kota Bogor. ( Foto: Beritasatu Photo / Vento Saudale )
Vento Saudale / JAS Senin, 1 Juli 2019 | 13:26 WIB

Bogor, Beritasatu.com – Wali Kota Bogor Bima Arya menanggapi kembali terpilihnya Joko Widodo (Jokowi) sebagai presiden, dengan rencana penataan seputar Istana Bogor, Kota Bogor lima tahun ke depan.

“Artinya Presiden Jokowi akan kembali menetap di Kota Bogor. Persoalan kemacetan, persoalan penataan pasar dan lain-lain. Pasti akan kita komunikasikan dengan Pak Jokowi," papar Bima Arya, Senin (1/07/2019).

Kata dia, selama Presiden Jokowi menetap di Istana Bogor lima tahun terakhir, banyak tamu negara yang hadir ke Bogor. Karenanya perlu mengakselerasi pembangunan infrastruktur di sekitar Bogor.

Oleh karena itu, ia berharap Jokowi memberikan perhatian lebih terhadap pembangunan infrastruktur khususnya masalah transportasi di Kota Bogor.

Di samping itu, Bima juga berharap ada sinergi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dan pemerintah pusat untuk mengedepankan program pembangunan manusia yang menjadi fokus Jokowi pada periode kedua menjadi presiden.

Bima pun berharap pada periode kepemimpinan Jokowi yang kedua bersama KH Ma'ruf Amin aspek pembangunan yang dapat disinergikan, khususnya dalam bidang pembangunan sumberdaya manusia (SDM).

Misalnya, dalam bidang pendidikan, kesehatan dan lapangan pekerjaan bagi warga Kota Bogor sesuai visi Bima Arya di kepemimpinnnya bersama Dedie A Rachim yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) 2019-2024.

"Banyak hal yang bisa disinergikan antara program Kota Bogor dengan program pemerintah pusat dalam hal penguatan pembangunan manusia. Bicara tentang pengentasan masyarakat dari kemiskinan, pendidikan, kesehatan dan lapangan pekerjaan," tambah Bima.



Sumber: BeritaSatu.com