2019, Polri Catat Kasus Hoax Meningkat Tajam

2019, Polri Catat Kasus Hoax Meningkat Tajam
Brigjen Dedi Prasetyo. ( Foto: Antara )
Farouk Arnaz / JAS Rabu, 26 Juni 2019 | 12:17 WIB

Jakarta, Beritasatu.com — Mabes Polri melansir perkara yang ditangani Siber di Polda dan Bareskrim. Hasilnya ada peningkatan tajam terkait kasus hoax pada tahun ini yang mencapai hingga 100 persen dibanding tahun lalu meskipun tahun 2019 masih berjalan.

“Berdasar data Dit Siber pada Januari - Desember 2018 itu ada 52 kasus hoax dan ada 18 kasus yang sudah selesai. Untuk pencemaran nama baik di periode yang sama ada 1.271 kasus. Dari jumlah ini ada 556 kasus yang sudah selesai,” kata Karo Penmas Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Rabu (26/6/2019).

Kemudian, di tahun 2018 itu, kasus ujaran kebencian ada 255 kasus dan 118 di antaranya sudah selesai.

“Sedang untuk 2019, Januari sampai Juni saja, itu ada 51 kasus hoax dan 32 kasus yang sudah selesai. Artinya ada peningkatan di situ. Kalau tahun lalu itu satu tahun ada 52 kasus. Tahun ini dari Januari sampai Juni sudah ada 51 kasus hoax,” tambah Dedi.

Namun Dedi belum bisa memastikan detail kasus-kasus tersebut apakah seluruh hoax itu terkait langsung dengan konstelasi politik atau ada kasus lain.

Sedangkan untuk pencemaran nama baik di tahun ini ada 657 kasus dan ujaran kebencian ada 101 kasus.



Sumber: BeritaSatu.com