Dibakar Anak Tiri, Nenek Lumpuh Akhirnya Meninggal Dunia

Dibakar Anak Tiri, Nenek Lumpuh Akhirnya Meninggal Dunia
Ilustrasi ( Foto: Istimewa )
Arnold H Sianturi / CAH Selasa, 25 Juni 2019 | 17:08 WIB

Asahan, Beritasatu.com - Setelah beberapa jam mendapatkan penanganan medis, Saminem alias Wak Gedek (57), akhirnya menghembuskan nafas terakhir di RSUD Abdul Manan Simatupang kawasan Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (25/6) siang.

"Luka bakar di tubuh korban hampir mencapai 100 persen. Segala upaya sudah diupayakan tim medis namun tidak terselamatkan. Ibu itu meninggal dunia sekitar pukul 13.30 WIB," ujar seorang dokter jaga di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Abdul Manan, Rico Gandi.

Jenazah Wak Gedek akan dibawa pulang oleh keluarga dan kerabatnya ke rumah duka di di Dusun III, Desa Sidomulyo, Kecamatan Pulau Bandring di Asahan. Wanita tua yang dalam keadaan ini dibakar secara sadis oleh anak tirinya, Jum.

Pelaku yang menyiramkan tubuh korban dengan menggunakan bahan bakar minyak (BBM) langsung menyulutkan api kemudian kabur. Seketika tubuh wanita lumpuh itu dilalap api. Korban langsung menjerit minta tolong saat tubuhnya terbakar.

Safrudin, salah seorang tetangga korban mengatakan, Wak Gedek baru satu tahun tinggal di rumah itu bersama suaminya, Suparman (60). Saat kejadian, ayah kandung Jum ini sedang berada di luar rumah untuk mencari nafkah.

"Biasanya, setiap pagi itu suaminya mengangkat Wak Gedek ke bagian dipan dapur rumah. Siang harinya, suaminya pulang dan membawanya masuk ke rumah. Saat kejadian, suaminya sudah pergi," katanya.

Menurutnya, hubungan antara Wak Gedek dengan anak tirinya kurang harmonis. Keduanya sering bertengkar kalau Suparman tidak di rumah. Jum kemudian melampiaskan kekesalannya itu.

Kapolsek Kota Kisaran, Iptu Eddy Siswoyo menyampaikan, pihaknya masih melakukan penyelidikan atas terbakarnya Wak Gedek itu. Bahkan, polisi masih mendalami motif kejadian bila Wak Gedek dibakar.

"Sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian sudah kita amankan. Kita akan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah warga dalam kapasitas sebagai saksi. Kita juga masih mencari si Jum anak tiri korban," sebutnya. 



Sumber: Suara Pembaruan