Pembangunan Infrastruktur yang Belum Rampung Bakal Dilanjutkan

Pembangunan Infrastruktur yang Belum Rampung Bakal Dilanjutkan
Sejumlah kendaraan melintasi Jalan Tol Tras Sumatera (JTTS) ruas Bakauheni-Terbanggi Besar di Desa Jati Agung, Lampung Selatan, Lampung, Minggu (26/5/2019). ( Foto: Antara Foto / Ardiansyah )
Carlos KY Paath / WM Senin, 17 Juni 2019 | 19:27 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com – Pembangunan infrastruktur yang belum rampung seperti jalan tol tetap menjadi prioritas pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Misalnya seperti jalan tol Padang-Pekanbaru. Walaupun di dua daerah tersebut Jokowi mengalami kekalahan pada Pilpres 2019.

“Infrastruktur semua sama. (Tol Padang-Pekanbaru) lanjut,” kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakata, Senin (17/6/2019).

Basuki berharap pemerintah daerah (pemda) membantu membebaskan lahan di ruas tol Padang-Pekanbaru. Sejauh ini memang belum ada perkembangan mengenai hal tersebut. “Masih 4 kilometer. Belum ada perkembangan. Janjinya Pak Wagub mengetuai pembebasan lahan setelah Pemilu,” ujar Basuki.

Basuki menuturkan, pemerintah juga bakal melanjutkan proyek infrastrukur di enam provinsi yaitu Jawa Timur (Jatim), Jawa Tengah (Jateng), Bali, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi Utara (Sulut), dan Papua. Presiden Jokowi telah mengundang kepala daerah di provinsi-provinsi tersebut bertemu di Istana Negara.

“Beberapa waktu lalu Pak Presiden kan undang pemda, gubernur dan bupati wali kota di 6 provinsi. Ini mau dilanjutkan lagi. Beliau memonitor proses yang diusulkan pak gubernur, bupati dan wali kota yang di Jateng, Jatim, Sulut, Bali, NTT, dan Papua,” ujar Basuki.



Sumber: Suara Pembaruan