Kecelakaan Maut Tol Cipali Diduga Akibat Sopir Berdebat dengan Penumpang

Kecelakaan Maut Tol Cipali Diduga Akibat Sopir Berdebat dengan Penumpang
Ilustrasi kecelakaan ( Foto: Istimewa )
Farouk Arnaz / FMB Senin, 17 Juni 2019 | 14:39 WIB

Jakarta, Beritasatu.com — Penyebab kecelakaan maut di kilometer 150 ruas tol Cikopo-Palimanan (Cipali) yang menewaskan 12 orang dan melukai 45 orang, Senin (17/6/2019), mulai menemui titik terang.

Ada informasi baru jika ada debat yang terjadi antara sopir bus dengan penumpang yang meminta untuk turun di bahu tol. Namun sopir bersikeras melanjutkan perjalanan dan tidak mau berhenti hingga akhirnya kehilangan kosentrasi.

“Itu hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh penyidik dari Dirlantas Polda Jabar dan Polres Majalengka. Informasi terkait penyebab laka lantas masih dalam penyelidikan tetapi dari hasil pemeriksaan para saksi, dari kabid humas, bahwa memang ada debat antara sopir bus dengan salah satu penumpang itu,” kata Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri Senin (17/6/2019).

Debat terjadi saat penumpang tersebut meminta bus dihentikan dan dia mau turun tetapi sopir bersikeras melanjutkan perjalanan hingga akibatnya sopir hilang konsentrasi dan langsung menghantam kendaaran di jalur berlawanan.

“Itu kesimpulan sementara dan akan dianalisa oleh tim Dirgakum dengan metode Trafik Analisa Accident (TAA). Itu bisa tergambar di situ dari proses pembuktian secara ilmiah. Saat ini sopir tidak bisa dimintai keterangan karena luka parah. (Penumpang) yang debat sudah dimintai keterangan,” tambahnya.

Kecelakaan itu melibatkan empat unit kendaraan, antara lain bus Safari dengan nomor polisi H 1469 CB, Mitsubishi Expander nomor polisi B 8137 PI, Toyota Innova bernomor polisi B 168 DIL, dan truk Mitsubishi dengan nomor polisi R 1436 ZA.

Bus Safari datang dari arah Jakarta menuju ke Cirebon. Setibanya di kilometer 150, bus mendadak menyeberang ke jalur berlawanan setelah melintasi median jalan yang berumput tanpa pembatas jalan yang memadai. Bus kontan menabrak tiga mobil yang datang dari arah berlawanan.



Sumber: BeritaSatu.com