IPW Desak Polri Tahan Sofjan Jacoeb

IPW Desak Polri Tahan Sofjan Jacoeb
Sofjan Jacoeb saat menjabat sebagai Kapolda Metro (insert)dan saat ini. ( Foto: istimewa / istimewa )
Gardi Gazarin / BW Minggu, 16 Juni 2019 | 17:20 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Penyidik kepolisian rencananya memeriksa mantan Kapolda Metro Jaya Komjen (purn) Sofjan Jacoeb terkait tuduhan makar, Senin (17/6/2019).

Indonesia Police Watch (IPW) mendesak agar Polri melakukan upaya jemput paksa jika Sofjan tidak hadir. Selain itu, Sofjan harus ditahan.

Ada lima alasan mengapa Sofjan harus ditahan. Pertama, agar tidak mempersulit upaya penyidikan kasus makar yang sedang diusut Polri, sehingga kasus makar bisa cepat dituntaskan.

Kedua, agar Sofjan tidak melakukan intervensi terhadap para penyidik kepolisian, mengingat jenderal bintang tiga itu masih memiliki jaringan yang kuat di jajaran kepolisian.

Ketiga, dengan ditahannya Sofjan, maka tujuh jenderal polisi lainnya yang diduga terlibat makar bisa juga segera diciduk. Mereka adalah Irjen (Purn), Irjen (Purn) HP, Brigjen (Purn) DS, Brigjen (Purn) ES, Brigjen (Purn) H, Brigjen (Purn) Z, dan Brigjen (Purn) SH.

Keempat, dengan ditahannya Sofjan, sejumlah jenderal polisi aktif yang diduga ikut dalam aksi makar, bisa diketahui secara terang dan aksinya bisa dilokalisasi.

Kelima, Polri sudah menahan dua jenderal purnawirawan Kopassus yang diduga terlibat makar, yakni Mayjen (purn) Soenarko dan Mayjen (purn) Kivlan Zein. Jika Polri tidak segera menahan Sofjan dan sejumlah jenderal purn Polri yang diduga terlibat makar, tentu akan menjadi tanda tanya bagi kalangan militer.

Dalam berbagai keterangannya, Polri menduga Sofjan ikut bermufakat dalam upaya melakukan makar. Dalam kasus ini tentunya Polri sudah melakukan penyelidikan dan penyidikan intensif. Bahkan, untuk kasus makar ini ada beberapa alat bukti yang sudah dimiliki Polri. Bahkan penyidik sudah melakukan pemeriksaan saksi-saksi, terutama yang menyangkut keterlibatan Sofjan, sehingga Polri berkesimpulan yang bersangkutan ikut dalam permufakatan makar.

“Berkaitan dengan itu IPW mendesak agar Polri segera menahan Sofjan yang diduga terlibat makar,” kata Ketua Presidium IPW Neta Pane.



Sumber: Suara Pembaruan