Diapresiasi, Pernyataan Ketua MK untuk Tepis Tudingan Kuasa Hukum Prabowo-Sandi
INDEX

BISNIS-27 538.843 (4.48)   |   COMPOSITE 6321.86 (25.28)   |   DBX 1200.53 (6.15)   |   I-GRADE 184.241 (2.44)   |   IDX30 532.439 (5.3)   |   IDX80 142.581 (1.32)   |   IDXBUMN20 424.518 (3.77)   |   IDXESGL 148.639 (0.3)   |   IDXG30 144.207 (1.52)   |   IDXHIDIV20 468.297 (4.24)   |   IDXQ30 151.63 (1.44)   |   IDXSMC-COM 289.047 (0.22)   |   IDXSMC-LIQ 360.181 (4)   |   IDXV30 145.782 (1.62)   |   INFOBANK15 1071.04 (11.17)   |   Investor33 457.812 (3.17)   |   ISSI 186.628 (0.37)   |   JII 657.942 (2.7)   |   JII70 230.141 (0.81)   |   KOMPAS100 1272.98 (8.62)   |   LQ45 989.051 (9.92)   |   MBX 1747.76 (6.68)   |   MNC36 338.242 (2.47)   |   PEFINDO25 338.749 (-2.56)   |   SMInfra18 324.227 (1.12)   |   SRI-KEHATI 391.331 (2.97)   |  

Diapresiasi, Pernyataan Ketua MK untuk Tepis Tudingan Kuasa Hukum Prabowo-Sandi

Sabtu, 15 Juni 2019 | 20:47 WIB
Oleh : Fana Suparman / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Pusat Pengkajian Pancasila dan Konstitusi (Puskapsi) Universitas Jember Bayu Dwi Anggono mengapresiasi pernyataan Ketua Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman saat membuka sidang gugatan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres, Jumat (14/6/2019) kemarin.

Menurut Bayu, pernyataan yang disampaikan Anwar Usman secara tidak langsung menepis tudingan kuasa hukum Prabowo-Sandi yang sebelumnya menyebut MK sebagai bagian dari rezim korup.

"Yang pertama, saya mau apresiasi dulu, kalau ibaratnya ada beberapa babak dalam permainan sepakbola. Babak-babak awal ini hakim MK sudah sangat bagus. Ketua Majelis secara tidak langsung menjawab kritik dari kuasa hukum 02 yang sempat menuduh bahwa MK seperti bagian dari rezim tertentu," kata Bayu, kepada SP, Sabtu (15/6/2019).

Diketahui, saat membuka persidangan, Anwar yang juga Ketua MK menyatakan, persidangan tersebut tidak hanya disaksikan oleh seluruh masyarakat Indonesia, tetapi juga Allah SWT. Untuk itu, sembilan Majelis Hakim Konstitusi yang menangani gugatan PHPU Pilpres hanya tidak tunduk dan takut kepada siapapun dalam proses persidangan ini.

Hakim MK juga tidak dapat diintervensi oleh siapapun, meskipun sembilan hakim MK ini berasal dari tiga lembaga berbeda, yakni Presiden, DPR RI dan Mahkamah Agung. Anwar menegaskan, Majelis Hakim MK hanya takut pada Tuhan serta hanya tunduk pada konstitusi dan peraturan perundang-undangan yang sesuai konstitusi, dan sesuai dengan sumpah jabatan.

Menurut Bayu, pernyataan Anwar tersebut merupakan respons atas tudingan kuasa hukum Prabowo-Sandi. Bayu menegaskan, tudingan tersebut tidak etis disampaikan oleh kuasa hukum.

"Itu respons jawaban atas kritik-kritik yang sangat tidak etis disampaikan oleh kuasa hukum Paslon 02 pada waktu mendaftarkan perkara di MK pada 24 Mei lalu. Itu babak awal yang bagus," katanya.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Relawan Berjuang Bantu Korban Banjir di Konawe Utara

Relawan harus berjuang hingga mengeluarkan biaya jutaan rupiah untuk pergi-pulang, guna membawa bantuan logistik ke daerah terdampak banjir di Konawe Utara.

NASIONAL | 15 Juni 2019

Sebut Banyak Pelanggaran dalam Gugatan Prabowo, KPU: Kok Tidak Lapor Bawaslu

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hasyim Asy'ari mengaku aneh dengan perbaikan permohonan sengketa PHPU Pilpres Prabowo-Sandi

NASIONAL | 14 Juni 2019

PBNU: Yang Menolak Pancasila Mencapai 23 Persen

Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj mengungkapkan ada sekitar 23 persen penduduk Indonesia saat ini yang menolak kehadiran Pancasila

NASIONAL | 14 Juni 2019

Penanganan PHPU, KIP Sebut MK Lembaga yang Sangat Terbuka

Komisioner KIP Romanus Ndau Lendong menyebutkan bahwa Mahkamah Konstitusi (MK) merupakan lembaga yang sangat terbuka.

NASIONAL | 15 Juni 2019

Pemkot Samarinda Perpanjang Status Darurat Banjir

Pemkot Samarinda memperpanjang masa status tanggap darurat banjir hingga sepekan ke depan.

NASIONAL | 15 Juni 2019

KM Nusa Kenari Tenggelam Diduga Karena Kelebihan Muatan

KM Nusa Kenari tenggelam di perairan laut Tanjung Margeta, Alor, NTT pada Sabtu (15/6/2019).

NASIONAL | 15 Juni 2019

Kempupera Bangun Jalan Pintas Mengwitani-Singaraja

pengembangan jalan yang menghubungkan dari Denpasar ke Singaraja tersebut sangat dibutuhkan.

NASIONAL | 15 Juni 2019

Pesta Kesenian Bali Tebarkan Semangat Toleransi

PKB merupakan wujud nyata membumikan nilai-nilai Pancasila.

NASIONAL | 15 Juni 2019

Kivlan Diperiksa Soal Dana dari Habil

Dana itu diduga sebagai upah untuk eksekutor yang akan membunuh sejumlah tokoh nasional.

NASIONAL | 15 Juni 2019

Pakar: Bambang Widjojanto Bisa Merusak Citra Peradilan

Orang atau advokat yang sedang menjabat sebagai pegawai atau pejabat dalam pemerintahan tidak boleh beracara.

NASIONAL | 15 Juni 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS