Perguruan Tinggi di Banten Diminta Cetak Lulusan Siap Pakai

Perguruan Tinggi di Banten Diminta Cetak Lulusan Siap Pakai
Ilustrasi Perguruan Tinggi ( Foto: Istimewa )
Laurens Dami / JEM Jumat, 3 Mei 2019 | 07:32 WIB

Serang, Beritasatu.com - Seluruh perguruan tinggi di Banten diminta untuk terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas guna mencetak lulusan yang siap pakai dan berdaya saing.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Banten Wahidin Halim beekaitan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada Kamis, 2 Mei 2019.

Menurut Wahidin, tantangan zaman saat ini menuntut kesiapan sumber daya manusia yang terampil, kreatif dan berdaya saing.

Wahidin mengatakan potensi SDM perguruan tinggi di Banten sangatlah besar namun masih perlu ditingkatkan khususnya pada aspek penerapan ilmu pengetahuan yang didapat selama mengenyam pendidikan.

"Jika perguruan tinggi lulusannya siap pakai, maka pembangunan manusia di Banten juga akan semakin meningkat. Karena perguruan tinggi ini kan memang kompetensinya secara empiris dan praktik sudah jelas, hanya tinggal salurkan kepada sektor industri yang membutuhkannya," ujarnya.

Gubernur juga mengingatkan kembali tentang posisi Banten yang berdekatan dengan DKI Jakarta dan Bandara Soekarno Hatta, sehingga mampu menjadi daya tarik para investor menanamkan modalnya dan industri semakin berkembang. Akan tetapi, hal ini harus sejalan dengan kemajuan daerah termasuk pertumbuhan ekonomi masyarakat. Salah satu caranya adalah dengan penyerapan tenaga kerja asli daerah yang sesuai dengan kebutuhan industri.

"Kita tidak bisa mencegah SDM dari luar berdatangan, sehingga SDM lokal harus siap dan mampu bersaing. Saya juga sudah meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banten agar mampu mencetak lulusan SMK yang dibutuhkan industri saat ini, begitupun dengan peningkatan peran Balai Latihan Kerja Indonesia (BLKI) agar lebih banyak lagi melakukan pelatihan,"jelasnya

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengatakan bahwa dirinya bersama gubernue telah berupaya optimal untuk memberikan pendidikan berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat Banten yakni melalui program pendidikan gratis bagi SMA/SMK yang menjadi kewenangan provinsi.

"Termasuk pada infrastruktur pendidikannya. Saat meninjau Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) kemarin, saya lihat sudah lebih baik. Dan saya sudah sampaikan kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan agar pada tahun ini maksimalkan lagi yang menjadi prioritas sektor pendidikannya," ujar Andika.

 



Sumber: Suara Pembaruan