Ananda Sukarlan Gelar Konser Indonesia in Harmony di UPH

Ananda Sukarlan Gelar Konser Indonesia in Harmony di UPH
Pianis dan Komposer Anada Sukarlan menghadiri acara konferensi pers Konser Piano Klasik Melodi Papua Karya Ananda Sukarlan yang dipersembahkan untuk mendiang Pastor Dr Neles Kebadabi Tebay asal Dogiayi Papua, Jakarta, Selasa 15 Oktober 2019. Konser Piano Klasik ini sebagai bentuk apresiasi mengenang tokoh perdamaian Papua Pastor Dr Neles Kebadabi Tebay yang wafat pada 14 April 2019. ( Foto: BeritaSatu Photo / Emral Firdiansyah )
Chairul Fikri / CAH Selasa, 15 Oktober 2019 | 19:04 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Komponis dan pianis Ananda Sukarlan akan menggelar serangkaian acara di Universitas Pelita Harapan (UPH) selama dua hari, pada 30 dan 31 Oktober 2019 mendatang. Ananda akan memberikan Piano Masterclass (30 Oktober), music composition seminar dilanjutkan interactive talkshow, pada 31 Oktober 2019 dan puncaknya konser peluncuran karya barunya, Rapsodia Nusantara no. 24.

Gala Concert bertajuk "Indonesia in Harmony" di Grand Chapel kampus UPH, Karawaci Tangerang pada Kamis (31/10/2019) mendatang akan dimulai pukul 18.00 WIB.

"Dalam konser nanti saya akan memainkan karya terbaru saya Rapsodia Nusantara no. 24 yang saya ciptakan untuk tokoh perdamaian Papua, Pater Neles Tebay yang wafat 14 April 2019 lalu," ungkap Ananda Sukarlan saat melakukan jumpa pers di Kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (15/10/2019).

Dipilihnya UPH sebagai tuan rumah bukan tanpa alasan. Ananda menilai UPH merupakan kampus yang memiliki program studi musik dan memiliki andil dalam mendorong musikus Indonesia berkualitas.

"UPH adalah tempat yang tepat untuk memperkenalkan karya baru saya ini karena di sana ada Fakultas Musik berkualitas tinggi tempat para musikus masa depan digodok. Saya sendiri mengharapkan para pianis lulusan UPH bisa memainkan karya ini nantinya, juga Rapsodia Nusantara lainnya, yaitu karya-karya yang berdasarkan lagu-lagu tradisional Nusantara dan telah dimainkan oleh ratusan pianis dari berbagai negara. Jangan cuma dimainkan oleh pianis asing dong, walaupun itu penting untuk memperkenalkan budaya kita ke dunia internasional, tapi pianis kita akan mendapatkan identitas artistik yang kuat jika memainkan karya bangsanya sendiri," tuturnya.

Secara pribadi, Ananda juga berharap musisi musisi handal yang lahir dari lulusan UPH akan terus meningkatkan kualitas dan juga kontrbusinya bagi masyarakat di Indonesia melalu jalur industri musik. Terlebih di tahun 2020 mendatang, akan ada penghargaan Ananda Sukarlan Awards (ASA) yang akan memberikan penghargaan bagi musisi-musisi musik klasik di Indonesia.



Sumber: BeritaSatu.com