Rahasia Face Contouring Awet Tanpa Makeup

Rahasia Face Contouring Awet Tanpa Makeup
Media gathering Jakarta Aesthetic Clinic (JAC) dengan mengangkat tema 'Face Contouring Dengan Filler' di Jakarta, Jumat (30/8/2019), dengan pembicara dokter estetika di JAC dr Aida Setiawan dan dr Silvia Urika. ( Foto: Beritasatu Photo / Indah Handayani )
Indah Handayani / FER Jumat, 30 Agustus 2019 | 17:58 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Face counturing merupakan salah satu teknik makeup yang biasanya dilakukan oleh para wanita untuk untuk memberikan tampilan wajah yang lebih berdimensi dengan mempertegas struktur wajah. Alhasil, wajah menjadi tampak sangat menarik. Sayangnya, face counturing dengan makeup tidak awet alias memudar saat dibersihkan.

Salah seorang dokter estetika di Jakarta Aesthetic Clinic (JAC), dr Aida Setiawan, mengatakan, hampir seluruh wanita menggunakan makeup dengan tujuan memperindah wajah dan meningkatkan kepercayaan diri. Sejatinya, contouring dilakukan untuk memberikan tampilan wajah yang lebih berdimensi dengan mempertegas struktur wajah.

"Namun karena tingkat kepraktisannya kurang, banyak orang masih terus mencari cara lain untuk mendapatkan wajah yang lebih berkontur. Belum lagi apabila face counturing yang dilakukan tidak tepat dengan bentuk wajah, malah akan membuat terlihat aneh," ungkap Aida di sela acara Media Gathering JAC, di Jakarta, Jumat (30/8/2019).

Padahal, lanjut Aida, ada cara lain yang bisa membuat face contouring tanpa makeup dan awet, yaitu dengan melakukan penyuntikan filler. Hal ini menjadi sebuah solusi praktis yang digemari serta menjadi tren di beberapa tahun belakangan ini.

Sebagai bukti, saat ini total sudah tercatat sebanyak 5734 pasien JAC yang memilih untuk melakukan face contouring filler demi mengubah hidupnya agar menjadi lebih bahagia karena mampu tampil maksimal dan proporsional. Untuk persentasenya, 85 persen adalah pasien perempuan dan 35 persen pasien pria. Sementara, area hidung dan dagu menjadi yang paling favorit untuk para pasien JAC," jelas Aida.

Aida menambahkan filler hidung dan dagu akan menambah kesan wajah lebih berdimensi, sementara filler garis rahang yangtersambung ke pipi dan kening akan membuat wajah Asia yang Iebar menjadi lebih oval dan kencang. lni dua hal panting untuk mempercantik wajah orang Indonesia.

"Dengan filler, akan tercipta contour yang lebih indah pada wajah walau tanpa makeup sekalipun. Saat mengenakan makeup, tak perlu lagi cemas luntur atau sibuk untuk touchup sepanjang hari," tandas Aida.

Sementara itu, dokter estetika JAC, dr Silvia Urika, menambahkan, banyak masyarakat masih menjadikan orang 'bule' sebagai acuan penampilannya. Padahal, struktur wajah orang Indonesia memiliki keunikannya sendiri, itulah yang membuat para dokter di JAC membedakan teknik dan pengaplikasian face contouring dengan filler pada wajah yang berbeda-beda, baik pria. wanita, berusia muda ataupun senior.

"Banyak sekali pasien yang hanya berfokus mengisi area tertentu saja, bila hal ini dipaksakan, malah akan membuat proporsi wajahnya menjadi tidak seimbang dan keluar dari karakter alaminya," tambah Silvia.

Silvia menegaskan, walau Asia memiliki standar kecantikannya sendiri, pihaknya tidak ingin menghasilkan wajah-wajah menawan yang terlihat serupa di luaran, namun mengutamakan sebuah hasil face contouring dengan filler yang istimewa bagi setiap orang yang berbeda, sehingga setiap pasien dapat menjadi lebih percaya diri dengan ciri khas cantiknya masing-masing. Pihaknya juga mengajak generasi milenial untuk lebih terbuka Iagi terhadap perawatan estetika yang dapat meningkatkan kepercayaan diri.

"Namun tetap harus menjadi pasien yang smart dalam hal memilih klinik dan dokter estetika yang tepat untuk merawat wajahnya, agar tidak ada penyesalan di kemudian hari," tandas Silvia.



Sumber: Investor Daily