Wuling Almaz Produksi Cikarang Diekspor Ke Tiga Negara

Wuling Almaz Produksi Cikarang Diekspor Ke Tiga Negara
Wuling Almaz ( Foto: istimewa )
Herman / MPA Rabu, 25 September 2019 | 17:45 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.Com – PT SGMW Motor Indonesia (Wuling Motors) resmi mengekspor produk Sport Utility Vehicle (SUV) andalannya yang diproduksi di pabrik Cikarang, Jawa Barat. Model yang diekspor adalah Wuling Almaz, namun nantinya akan memakai nama Chevrolet Captiva di negara tujuan ekspor. Hal ini memungkinkan karena principal Chevrolet yakni General Motor (GM) merupakan salah satu pemilik perusahaan SGMW Motor, di mana Wuling berada di dalamnya.

Di tahap pertama ini, Wuling Almaz akan diekspor ke sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara dan Oseania, antar lain ke Thailand, Brunei Darussalam, dan Fiji. Sampai akhir tahun ini, ekspor Wuling Almaz ditargetkan mencapai 2.600 unit

“Ini menjadi sejarah dan kebanggaan bagi kami untuk mengukuhkan komitmen jangka panjang Wuling di Tanah Air dengan menjadikan fasilitas produksi di Cikarang sebagai pilar bagi otomotif dunia. Dimulainya kegiatan ekspor ini juga turut membuktikan bahwa produksi anak bangsa Indonesia mampu bersaing di tingkat mancanegara,” kata Xu Feiyun selaku President Wuling Motors melalui keterangan resminya yang diterima Beritasatu.com, Rabu (25/9/2019).

Sejak diresmikan pada 11 Juli 2017, Wuling terus melakukan produksi berbagai lini andalannya hingga mencapai angka lebih dari 30.000 unit yang telah sampai ke tangan konsumen Indonesia. Tercatat ada empat model kendaraan yang dibuat di pabrik Wuling, yaitu seri Confero yang merupakan MPV pertama Wuling, seri Cortez yang bermain di segmen Medium MPV, Formo untuk pasar Light Commercial Vehicle, serta Almaz untuk segmen SUV.

Total luas wilayah pabrik Wuling Motors di Cikarang adalah 60 hektare yang terdiri dari dua fasilitas utama, yaitu 30 hektare untuk pabrik manufaktur dan 30 hektare supplier park. Pabrik ini memiliki kapasitas produksi 120.000 unit kendaraan per tahun. Dengan mengaplikasikan Global Manufacturing System (GMS), Wuling memastikan bahwa pabriknya berkompeten untuk mencapai efisiensi proses produksi dan menghasilkan produk berkualitas tinggi yang dapat bersaing di tingkat internasional.

“Dengan sinergi kecanggihan teknologi pabrik, standar GMS, dan sumber daya manusia yang unggul, kami akan memperluas ekspor ke negara tujuan lainnya dan terus berkontribusi lebih untuk Indonesia,” tambah Xu Feiyun.



Sumber: BeritaSatu.com