Paham Masyarakat Papua Tersinggung, Jokowi MInta Saling Memaafkan
INDEX

BISNIS-27 475.43 (1.56) | COMPOSITE 5239.25 (8.44) | DBX 942.586 (3.09) | I-GRADE 144.073 (0.48) | IDX30 452.114 (0.96) | IDX80 117.485 (0.01) | IDXBUMN20 304.584 (-1.03) | IDXG30 122.866 (0.56) | IDXHIDIV20 403.689 (1.47) | IDXQ30 132.106 (0.2) | IDXSMC-COM 215.133 (-0.89) | IDXSMC-LIQ 255.556 (-1.51) | IDXV30 109.857 (-1.2) | INFOBANK15 865.729 (4.79) | Investor33 393.055 (1.58) | ISSI 152.239 (-0.26) | JII 564.942 (-0.02) | JII70 190.105 (-0.16) | KOMPAS100 1059.8 (3.26) | LQ45 825.804 (1.41) | MBX 1459.88 (2.01) | MNC36 298.184 (1.34) | PEFINDO25 269.462 (-4.26) | SMInfra18 256.042 (-0.93) | SRI-KEHATI 333.768 (1.39) |

Paham Masyarakat Papua Tersinggung, Jokowi MInta Saling Memaafkan

Senin, 19 Agustus 2019 | 18:22 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / Merdhy Pasaribu

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara mengenai peristiwa kerusuhan di Manokwari, Papua Barat (Papbar). Presiden mengungkap, dirinya dapat memahami ketersinggungan dari masyarakat Papua maupun Papbar.

“Saudara-saudaraku pace, mace, mama-mama di Papua, di Papua Barat, saya tahu ada ketersinggungan,” kata Presiden di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (19/8).

Presiden berharap seluruh masyarakat dapat saling memaafkan. “Oleh sebab itu, sebagai saudara sebangsa dan setanah air, yang paling baik adalah saling memaafkan. Emosi itu boleh, tetapi memaafkan itu lebih baik,” ujar Presiden.

Presiden menekankan pentingnya memiliki kesabaran. “Sabar itu juga lebih baik. Yakinlah pemerintah akan terus menjaga kehormatan dan kesejahteraan pace, mace, mama-mama yang ada di Papua dan Papua Barat,” ucap Presiden.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo juga mengimbau agar masyarakat di Tanah Papua tak mudah terprovokasi dengan informasi yang belum valid. Kepala daerah setempat juga diminta membantu meredam situasi.

“Saya kira masyarakat yang ada di Papua dan Papua Barat untuk mencermati. Jangan mudah untuk terhasut, jangan mudah terprovokasi dan saya kira gubernur , bupati, wali kota bisa memberikan informasi meredam masyarkaat untuk tidak anarkis, tidak mudah percaya,” kata Tjahjo.

Lihat video:



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

100 Narapidana Kabur di Aceh Masih Belum Tertangkap

100 narapidana yang kabur dari dua penjara di Aceh masih dalam upaya pencarian dan pengejaran.

NASIONAL | 19 Agustus 2019

Ngabalin Yakin Kondisi Papua Akan Segera Normal Kembali

Menurutnya, orang Papua adalah penyejuk yang bisa diajak berdialog.

NASIONAL | 19 Agustus 2019

Lebak Kekurangan 3.000 Guru SD dan SMP

Pemkab Lebak saat ini masih kekurangan tenaga guru berstatus pegawai negeri sipil (PNS) untuk jenjang SD dan SMP sebanyak 3.000 orang.

NASIONAL | 19 Agustus 2019

Wali Kota Jayapura Imbau Warga Tetap Tenang dan Tidak Terprovokasi

Masyarakat Papua juga diimbau memberikan kepercayaan kepada aparat keamanan, untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi.

NASIONAL | 19 Agustus 2019

KSOP Manokwari Tingkatkan Pengamanan Pelabuhan

Situasi di pelabuhan masih aman terkendali meski aktivitas logistik dihentikan.

NASIONAL | 19 Agustus 2019

Bentrokan Warga dengan Mahasiswa Papua, Pemkot Malang Minta Maaf

Pemkot Malang menyampaikan permintaan maaf secara terbuka atas bentrokan yang terjadi pada Kamis (15/8/2019) antara sekelompok warga dengan mahasiswa Papua.

NASIONAL | 19 Agustus 2019

Pemerintah Apresiasi Masyarakat Papua Tak Perpanjang Insiden di Jatim

Pemerintah mengapresiasi masyarakat Papua yang tidak memperpanjang insiden pelecehan bendera Merah Putih di Jawa Timur.

NASIONAL | 19 Agustus 2019

Ini Seruan dan Penjelasan Risma soal Mahasiswa Papua di Surabaya

Risma menyatakan sama sekali tidak benar bila ada upaya pengusiran mahasiswa asal Papua di asrama mahasiswa di Surabaya.

NASIONAL | 19 Agustus 2019

Dua Ormas Laporkan Abdul Somad ke Polisi

HBB melaporkan Abdul Somad ke Polda Metro Jayam sedangkan BM NTT ke Polda NTT, Senin (17/8) siang.

NASIONAL | 19 Agustus 2019

Wapres: Ricuh Papua Perlu Klarifikasi dan Informasi

Wapres mengatakan bahwa kericuhan di Papua perlu klarifikasi dan permintaan maaf dari pihak terkait.

NASIONAL | 19 Agustus 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS