INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Pembebasan PPh Pasal 21 Akan Diperluas ke Banyak Sektor

Rabu, 1 April 2020 | 14:03 WIB
Oleh : Herman / MPA

Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah berencana untuk memperluas sektor yang bisa menerima relaksasi Pajak Penghasilan Pasal 21 (PPh) Pasal 21 sebagai stimulus dampak Covid-19. Relaksasi ini diberikan melalui skema PPh Pasal 21 ditanggung pemerintah sebesar 100% atas penghasilan dari pekerja dengan besaran sampai dengan Rp 200 juta setahun.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartanto menyampaikan, relaksasi ini tidak hanya diberikan pada pekerja di industri manufaktur atau pengolahan seperti yang sebelumnya sudah tetapkan, tetapi juga untuk sektor-sektor lainnya.

“Untuk PPh pasal 21 yg ditanggung untuk pekerja, ini akan diperluas tidak hanya di sektor industri pengolahan, tapi juga di sektor industri lainnya seperti pariwisata dan penunjangnya, atau sektor lainnya yang langsung terdampak Covid-19. Kami sedang membahasnya, misalnya di sektor pertanian, perkebunan, dan yang lain, dan tentunya ini akan segera ditetapkan,” kata Airlangga dalam konferensi pers secara daring tentang stimulus ekonomi dalam penanganan dampak Covid-19, Rabu (1/4/2020).

Untuk stimulus lainnya yaitu relaksasi Pajak Penghasilan Pasal 22 Impor (PPh Pasal 22 Impor) yang sebelumnya ditetapkan akan diberikan melalui skema pembebasan PPh Pasal 22 Impor kepada 19 sektor tertentu, Airlangga menyampaikan ketentuan ini juga memasukkan industri kecil dan menengah sebagai penerima relaksasi tersebut.

Sedangkan untuk relaksasi Pajak Penghasilan Pasal 25 (PPh Pasal 25) melalui skema pengurangan PPh Pasal 25 sebesar 30% kepada 19 sektor tertentu, Airlangga mengatakan sektornya pun akan diperluas.

“Pengurangan PPh pasal 25 untuk sektor tertentu juga akan kita evaluasi untuk melihat kemungkinan sektor-sektor lain juga dapat. Sebab hampir semua sektor industri meminta,” kata Airlangga.

Stimulus fiskal lainnya yang diberikan pemerintah yaitu Restitusi Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dipercepat bagi 19 Sektor Tertentu untuk menjaga cash-flow dan likuiditas keuangan pelaku usaha, penundaan pembayaran pokok dan bunga selama 6 bulan untuk Kredit Usaha Rakyat (KUR), dan penurunan tarif PPh Badan menjadi 22% untuk tahun 2020 dan 2021, serta menjadi 20% mulai tahun 2022.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ini Cara Atur Keuangan pada Saat Pandemi Corona

Atur keuangan dengan baik dalam masa pandemi corona.

EKONOMI | 1 April 2020

Kempupera Mulai Gulirkan Stimulus di Sektor Perumahan per 1 April 2020

Kempupera alokasikan anggaran bagi stimulus fiskal subsidi perumahan sebesar Rp 1,5 triliun.

EKONOMI | 1 April 2020

Penuhi Pasokan Masyarakat, Kemperin Jaga Produktivitas Industri Mamin

Industri mamin jadi andalan dalam perekonomian nasional.

EKONOMI | 1 April 2020

Peduli Dampak Covid-19, Frisian Flag Sumbang 532.000 Produk Susu

Masyarakat perlu menjaga imunitas tubuh dengan mengonsumsi makanan bernutrisi baik yang mengandung protein dan vitamin yang cukup.

EKONOMI | 1 April 2020

Berbalik, LPS Kini Berencana Naikkan Nilai Penjaminan Simpanan

LPS minta naikkan penjaminan simpanannya kepada KSSK.

EKONOMI | 1 April 2020

Biayai Penanganan Covid-19, BI Bisa Beli SUN dan SBSN di Pasar Perdana

BI diberi keleluasaan bantu pemerintah tangani Covid-19.

EKONOMI | 1 April 2020

Dana LPS Cukup untuk Likuidasi Bank

Dana LPS cukup untuk melikuidasi bank-bank yang akan gulung tikar.

EKONOMI | 1 April 2020

Bursa Asia Melemah Siang Ini

MSCI index pukul 12.50 WIB turun 17,7 poin (1,53 persen) mencapai 1.147,1.

EKONOMI | 1 April 2020

BI Jaga Kurs Tak Sampai Rp 17.500, apalagi Rp 20.000 Per Dolar AS

Dalam skenario berat di tengah ancaman corona, kurs bisa mencapai Rp 17.500 per dolar AS dan skenario sangat berat Rp 20.000 per dolar AS.

EKONOMI | 1 April 2020

LPS Akan Diberikan Kewenangan Terbitkan Surat Utang

LPS akan diberi kewenangan untuk menerbitkan sendiri surat utang kepada investor dengan menggunakan mekanisme pasar.

EKONOMI | 1 April 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS