Menpora-DPR Bahas Rencana Kerja dan Anggaran 2021

Menpora-DPR Bahas Rencana Kerja dan Anggaran 2021
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali ketika menghadiri rapat bersama Komisi X DPR di Gedung Nusantara I, Jakarta, Rabu (24/6/2020). (Foto: Istimewa)
Jayanty Nada Shofa / JNS Kamis, 25 Juni 2020 | 06:25 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali bersama Komisi X DPR telah membahas Rancangan Kerja Anggaran (RKA) dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2021 di Gedung Nusantara I, Jakarta, Rabu (24/6/2020). 

Menpora Zainudin menyatakan tema RKP 2021 adalah "Mempercepat Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Sosial" yang diturunkan lagi dalam tujuh Prioritas Nasional (PN).

"Dari tujuh PN, yang menyangkut pada Kempora adalah PN ketiga yakni meningkatkan sumber daya manusia berkualitas dan berdaya saing," jelasnya.

Kempora kemudian menetapkan kebijakan yang tercantum dalam highlight sejumlah kegiatan kepemudaan. Yakni peningkatan partisipasi pemuda dalam kegiatan sosial dan wirausaha, penguatan sistem koordinasi lintas sektor pembangunan kepemudaan di pusat dan daerah, serta pengembangan kepemimpinan, kepeloporan dan kesukarelawan pemuda.

Terdapat pula pemberdayaan organisasi kepemudaan dan penguatan pengawasan kepramukaan, peningkatan karakter, wawasan kebangsaan ideologi Pancasila, pencegahan perilaku beresiko (narkoba, HIV/AIDS, kesehatan reproduksi), serta pengembangan literasi pemuda.

Di bidang keolahragaan, ada peningkatan pembudayaan olahraga dalam pemulihan pandemi Covid-19, penguatan germas melalui kegiatan Ayo Olahraga, serta penataan sistem pembinaan olahraga berjenjang dan berkesinambungan berbasis cabor Olimpiade dan potensi daerah.

Selain itu, Kempora memiliki agenda besar keolahragaan seperti PON XX dan Peparnas, Piala Dunia FIFA U-20, serta MotoGP Mandalika.

Terakhir adalah pembangunan sport tourism sesuai tugas dan kewenangan, serta berkoordinasi dengan kementerian/lembaga terkait dan pemerintah daerah dalam rangka pemulihan ekonomi pasca pandemi.

"Dengan highlight tersebut, diharapkan di tengah saat kondisi dan pasca pandemi Covid-19, semua ada peningkatan dalam hal produktivitas dan daya saing," ujar Menpora.

Pada raker tersebut, disepakati rencana kerja dan anggaran meliputi dukungan manajemen, kepemudaan, dan keolahragaan.

Kempora menyatakan batasan anggaran RAPBN 2021 sebesar Rp 2,27 triliun. Hal ini berdasarkan Surat Bersama Menteri Keuangan Nomor S-376/MK.02/2020 dan Surat Menteri PPN/Bappenas Nomor B.310/M.PPN/D.8/PP.04.02/05/2020 terkait Pagu Indikatif Belanja K/L TA 2021 pada tanggal 8 Mei 2020.

Selanjutnya, Komisi X akan melakukan pendalaman materi dengan Eselon I Kempora.

Di saat yang sama, Menpora Zainudin mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp 1,7 triliun. Terkait hal ini, Komisi X akan melakukan pendalaman dan pembahasan lebih lanjut.

"Terima kasih kepada pimpinan dan anggota Komisi X baik yang hadir langsung maupun via Zoom. Kita berjuang bersama demi kemajuan pemuda dan kejayaan olahraga. Silakan nanti ditanyakan dan didalami dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan para pejabat eselon I," kata Menpora.

"Semua akan komit dengan apa yang dibahas dan dicantumkan dalam program," tegasnya.



Sumber: BeritaSatu.com