Logo BeritaSatu

Zentrum Minta Maaf dan Berharap Bima Arya Buka Segel

Rabu, 19 Januari 2022 | 21:11 WIB
Oleh : Vento Saudale / FFS

Bogor, Beritasatu.com - Pengelola Kafe Zentrum melayangkan surat permohonan maaf kepada Wali Kota Bogor, Bima Arya. Dalam surat tersebut, pihak pengelola juga mengakui kesalahan dan berjanji tidak akan mengulanginya. Pengelola berharap Bima Arya membuka segel.

Diketahu, Bima Arya menghentikan operasional Zentrum pada Senin (17/1/2022) lantaran alasan ketertiban, jam operasional, dan menjual minuman keras beralkohol.

Manajer Zentrum Aditya Warman mengatakan pihaknya mengakui semua kesalahannya. Mulai dari tidak mengantongi izin penjualan minuman beralkohol golongan B dan C, melebihi batas jam operasional yang sudah ditentukan di masa PPKM hingga adanya insiden pemukulan yang terjadi di lokasi tersebut.

Atas tiga kejadian tersebut, pihaknya mengaku sudah melayangkan surat permohonan maaf secara tertulis kepada Bima Arya dan Satpol PP Kota Bogor.

"Atas kejadian itu kami sudah melayangkan permohonan maaf kepada Pak Wali Kota dan pak Satpol PP. Kami juga sudah mengirimkan surat pernyataan bahwa kami tidak akan mengulangi kesalahan yang sama di masa mendatang," kata Aditya Warman, Rabu (19/1/2022).

Tak hanya itu, pihaknya juga sudah membuat surat pernyataan yang ditunjukkan kepada Wali Kota Bogor dan Satpol-PP Kota Bogor, agar kedepannya senantiasa mengikuti aturan yang berlaku. Termasuk dalam hal penjualan minuman beralkohol golongan B dan C.

"Misalnya karena kami tidak punya izin menjual minol golongan B dan C kami tidak akan menjualnya. Jadi kami akan menjual minol golongan A saja sesuai izin yang kami punya. Kami juga berjanji akan mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku," ungkapnya.

Untuk itu, ia berharap agar segel yang telah dilakukan bisa dilepas dan Zentrum bisa beroperasional kembali. Dalam kesempatan ini, Aditya Warman meminta maaf dan berharap bisa segera beroperasi. Pengelola pun memastikan, operasional ke depan sesuai dengan aturan pemerintah.

"Berharap bisa secepatnya bisa beroperasi, karena menyangkut juga biaya operasional dan karyawan juga," harap Aditya.

Diberitakan, Kepala Satpol-PP Kota Bogor Agustiansyah mengatakan, penyegelan Kafe Zentrum dilakukan lantaran pihak manajemen sudah melanggar tiga ketentuan yang sudah ditetapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

Pertama, adanya kasus keributan berupa tindak kekerasan dan pemukulan yang terjadi pada Minggu 16 Januari 2022 malam. Kedua, melanggar ketentuan peraturan peredaran minuman beralkohol di Kota Bogor. Pihak manajemen juga tidak memiliki izin menjual minuman beralkohol di atas 5%. Ketiga melanggar ketentuan jam operasional.

"Jadi ada bukti bahwa Kafe Zentrum ini baru berhenti beroperasi di atas pukul 02.00 WIB," kata Agustiansyah.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kesetaraan Gender, Keterlibatan Pria Sangat Penting

Berbicara mengenai kesetaraan gender tidak hanya terkait perempuan tetapi juga melibatkan laki-laki.

NEWS | 19 Mei 2022

Uya Kuya Polisikan Medina Zein atas Kasus Penipuan Jual Beli Mobil

Uya Kuya melaporkan selebgram dan pengusaha Medina Zein ke Polda Metro Jaya terkait kasus penipuan jual beli mobil.

NEWS | 19 Mei 2022

Sponsor Formula E Jakarta Diumumkan Pekan Depan

Sponsor Formula E Jakarta diumumkan pekan depan. Sponsor belum bisa diungkapkan karena ada beberapa yang akan tanda tangan kontrak.

NEWS | 19 Mei 2022

Banggar DPR Setujui Belanja Negara pada APBN 2022 Jadi Rp 3.106 Triliun

Banggar DPR menyetujui usulan pemerintah terkait revisi belanja negara pada APBN 2022 menjadi Rp 3.106 triliun sebagai dampak naiknya subsidi energi. 

NEWS | 19 Mei 2022

Pimpin DPR, Puan Maharani Tak Tergoda Manuver Politik

Selama memimpin DPR, Puan Maharani dinilai lebih mengutamakan solusi dari berbagai permasalahan bangsa dan tidak peduli dengan manuver politik. 

NEWS | 19 Mei 2022

KPK Tunggu Waskita Karya Cs Kembalikan Uang Negara Terkait Korupsi Proyek IPDN

KPK masih menunggu PT Waskita Karya, PT Adhi Karya dan PT Hutama Karya untuk mengembalikan kerugian keuangan negara terkait kasus korupsi proyek IPDN.

NEWS | 19 Mei 2022

Aturan Lepas Masker, Pemkot Bogor Tunggu Instruksi

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor masih menunggu instruksi pemerintah pusat terkait aturan lepas masker di luar ruangan.

NEWS | 19 Mei 2022

Elektabilitas Ganjar Pranowo Rendah, LSJ: Sebuah Anomali

Survei Lembaga Survei Jakarta (LSJ) menunjukkan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memiliki tingkat elektabilitas rendah di kalangan generasi digital natives

NEWS | 19 Mei 2022

Kementerian PPPA: Kesetaraan Gender Jadi Isu Prioritas

Kesetaraan gender menjadi isu prioritas yang dilakukan pemerintah pada saat ini hingga lima tahun ke depan.

NEWS | 19 Mei 2022

Kasus Minyak Goreng, Kejagung Periksa 2 Kolega Lin Che Wei di IRAI

Kejagung memeriksa dua analis PT Independent Research & Advisory Indonesia (IRAI) terkait kasus minyak goreng yang menjerat Lin Che Wei. 

NEWS | 19 Mei 2022


TAG POPULER

# Lin Che Wei


# UAS


# Cabul


# Atribut Keagamaan


# Tes Covid-19


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kesetaraan Gender, Keterlibatan Pria Sangat Penting

Kesetaraan Gender, Keterlibatan Pria Sangat Penting

NEWS | 11 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings