Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Penembakan di Exit Tol Bintaro, Paparazi di Bekasi Tiarap

Kamis, 2 Desember 2021 | 22:47 WIB
Oleh : Tim Beritasatu.com / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Kasus penembakan yang diduga dilakukan anggota Ditlantas Polda Metro Jaya, Ipda OS terhadap dua orang pria di Exit Tol Bintaro, Jakarta Selatan memicu perhatian publik. Korban tewas dalam peristiwa tersebut diketahui merupakan gerombolan yang mengaku wartawan atau kerap dijuluki wartawan paparazi. Imbas dari kasus penembakan di Exit Tol Bintaro, wartawan paparazi ini mulai tiarap.

BS (43), seorang sumber yang mengaku mengenal dekat kelompok paparazi, mengungkapkan kelompok ini umumnya berdomisili di Bekasi, seperti di Rawalumbu dan Cibitung.

BS pun membenarkan Poltak Pasaribu alias PP (43) yang merupakan korban penembakan di Exit Tol Bintaro adalah kelompok wartawan paparazi.

Mereka memanfaatkan profesi wartawan untuk menakuti dengan tujuan memeras para korban, yakni pasangan bukan suami istri yang dikuntitnya sesaat meninggalkan hotel.

“Dia belum lama bergabung, baru sekitar dua bulan. Tadinya, dia bekerja sebagai karyawan swasta di sebuah pabrik baja di Cibitung selama belasan tahun," ungkap BS saat ditemui di Bekasi pada Rabu (2/12/2021).

BS tak tahu kenapa akhirnya PP bergabung dengan kelompok itu. Hanya saja, BS menyebut PP sudah diingatkan sahabatnya dari Tebing Tinggi, Sumatera Utara untuk tak bergabung dengan kelompok paparazi.

Selain memiliki risiko yang besar, diungkapkannya, anggota paparazi juga sudah banyak yang tertangkap polisi.

“Mungkin PP tertarik dengan iming-iming dari kelompok itu, padahal sebelumnya sudah diingatkan jangan masuk ke situ (kelompok paparazi),” kata BS

BS yang juga berprofesi sebagai wartawan koran mingguan juga sempat diajak bergabung dengan rekannya yang berasal dari daerah yang sama itu. Namun, BS menolak karena mereka kerap melakukan pemerasan.

Kelompok paparazi memiliki tongkrongan khusus di daerah Rawalumbu dan Cibitung. Biasanya, sebelum atau sesudah beraksi, mereka berkumpul di sana.

Seperti yang tampak pada Rabu (2/11/2021) malam. Beberapa di antara mereka berkumpul di sebuah warung kopi di Jalan Setia Kawan, Rawalumbu atau tak jauh dari restoran cepat saji.

BS yang berasal dari Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara itu menyebut ada beberapa kelompok paparazi yang beroperasi dengan modus sama.

Adapun kelompok lama yang terkenal yakni kelompok Bekasi Timur dan Bekasi Selatan dan kelompok Kalimalang. Sebelum beraksi, masing-masing kelompok itu melakukan sejumlah persiapan.

Pertama, mereka biasanya meminjam uang kepada rentenir sebagai biaya operasional termasuk menyewa mobil hingga berhari-hari.

"Satu kelompok paparazi biasa sekitar delapan orang setiap beroperasi. Bisa dua sampai empat mobil dan kadang sampai tidak pulang selama beberapa hari,” ungkapnya.

Setelah melakukan persiapan, kelompok ini memulai operasi dengan menunggu korban di sekitar hotel transit. Saat korban keluar dengan kendaraan, mereka mulai membuntuti.

“Mereka mengikuti korban sampai rumah. Adapun spekulasi bahwa itu pasangan selingkuh, biasanya mereka melihat ketika si perempuan dan lelaki tidak satu tujuan pulang,” ungkapnya.

Saat si perempuan turun di suatu tempat, paparazi mulai membagi tugas. Sebagian menguntit si perempuan sampai rumah. Sebagian lagi, membuntuti si pria juga sampai rumah.

“Barulah mereka mulai menunjukkan foto dan mengancam akan memberitahukan ke pihak keluarga tentang perselingkuhan itu. Mereka juga mengancam akan mempublikasikannya di media,” papar BS.

BS mengakui, mayoritas korban takut dengan ancaman itu dan memberikan uang yang diminta.

“Bahkan tidak jarang pemerasan itu akan berlanjut dengan pelaku yang berbeda yang juga teman mereka. Kalaupun korban tak punya uang, barang apapun bisa diminta demi menutup pinjaman modal kelompok paparazi ini,” ungkapnya.

BS menambahkan, adanya insiden penembakan yang menewaskan PP, membuat para paparazi lain kini tiarap sementara waktu

“Mereka lagi cooling down, tiarap dulu sejak ada kasus penembakan itu,” tandasnya.

Diketahui, Polda Metro Jaya menyebut kasus penembakan di Exit Tol Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada Sabtu (27/11/21) dini hari dilakukan oleh anggota Satuan PJR Ditlantas Polda Metro Jaya, Ipda OS. Peristiwa itu bermula dari telepon seorang pria berinisial O kepada Ipda OS.

Pria berinial O yang belakangan disebut merupakan staf khusus di DPRD DKI Jakarta melapor ke Ipda OS jika Suzuki Ertiga nopol B 1879 RFJ yang dikendarainya dikuntit beberapa mobil, termasuk ada MA dan PP sejak dari Hotel Kedaton, Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Lalu mobil yang dikendari O diarahkan ke Exit Tol Bintaro sesuai instruksi Ipda OS dan terjadi aksi penembakan yang menewaskan PP.

Hingga kini, pihak kepolisian belum menetapkan tersangka peristiwa tersebut. Ipda OS masih diperiksa Bidang Propam Polda Metro Jaya dan Divisi Propam Mabes Polri.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Penggugat Harap Yusuf Mansyur Kembalikan Investasi Tabung Tanah

Kuasa hukum penggugat berharap dengan mediasi ini Ustaz Yusuf Mansur mau membayar nilai kerugian mereka masing-masing Rp 180 jutaan.

MEGAPOLITAN | 25 Januari 2022

Sebulan, Polresta Bogor Amankan 2,4 Kg Sabu dan Ciduk 20 Bandar Narkoba

Selama sebulan terakhir, Polresta Kota Bogor berhasil mengamankan 2,4 kg sabu, 1,4 kg ganja kering dari 20 bandar narkoba.

MEGAPOLITAN | 25 Januari 2022

Kakek 89 Tewas Dihakimi Massa Ternyata Sempat Pamit

Korban sempat pamit ke suster yang menjaga istrinya untuk pergi ke salah satu tanah miliknya di wilayah Benda, Tangerang.

MEGAPOLITAN | 25 Januari 2022

Baru Satu Kasus Pegawai Positif di Kantor Dinas Depok

Saat ini baru satu kantor dinas yang berada di Balai Kota Depok ditutup paska-ditemukannya kasus Covid-19 terhadap pegawai.

MEGAPOLITAN | 25 Januari 2022

1 ASN Positif Covid-19, Kantor Diskominfo Depok Tutup 5 Hari

Kantor Diskominfo di kompleks Balai Kota Depok tutup selama 5 hari. 

MEGAPOLITAN | 25 Januari 2022

Bertambah 54, Jumlah Pasien di Wisma Atlet Kemayoran Jadi 2.957 Orang

Jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di RSDC Wisma Atlet Kemayoran bertambah 54 menjadi 2.957 orang.

MEGAPOLITAN | 25 Januari 2022

Jenazah Kakek 89 Tahun Korban Pengeroyokan Dikremasi

Jenazah Wiyanto Halim, kakek berusia 89 tahun yang menjadi korban pengeroyokan massa karena dituduh mencuri mobil, dikremasi Selasa (25/1/2022) siang.

MEGAPOLITAN | 25 Januari 2022

Sambut Imlek 2022, Betterlife Santuni Keluarga Tionghoa di Tanjung Burung

Komunitas Betterlife memberikan santunan kepada warga keturunan Tionghoa di Tanjung Burung, Tangerang, dalam rangka Imlek. 

MEGAPOLITAN | 25 Januari 2022

Sempat Membeludak, Peminat Vaksinasi di Stadion Patriot Bekasi Normal Kembali

Setelah sempat terjadi antrean panjang di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi pada hari kemarin, peminat vaksinasi Covid-19 kini normal kembali.

MEGAPOLITAN | 25 Januari 2022

17 Pegawai Positif Covid-19, Pengadilan Negeri Depok Lockdown

PN Depok lockdown dari 25-30 Januari 2022, menyusul 17 pegawainya dinyatakan positif Covid-19.

MEGAPOLITAN | 25 Januari 2022


TAG POPULER

# Nurul Arifin


# Wiyanto Halim


# Sorong


# Rupiah


# Jokowi



TERKINI
WHO: Subvarian Omicron Muncul di 40 Negara

WHO: Subvarian Omicron Muncul di 40 Negara

KESEHATAN | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings