Logo BeritaSatu

Dituduh Gelembungkan Dana Reses DPRD DKI, Viani Limardi Gugat PSI Rp 1 Triliun

Selasa, 28 September 2021 | 15:06 WIB
Oleh : Yustinus Paat / BW

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Viani Limardi tidak akan tinggal diam dengan fitnah yang disampaikan oleh DPP PSI terkait tuduhan dugaan penggelembungan dana reses. Dia mengaku siap melawan PSI dan menggugatnya Rp 1 triliun.

“Kali ini saya tidak akan tinggal diam dan saya akan melawan dan menggugat PSI sebesar Rp 1 triliun,” ujar Viani di Jakarta, Selasa (28/9/2021).

Viani tidak menjelaskan secara detail soal gugatan Rp 1 triliun dan juga bentuk-bentuk perlawanan yang akan dilakukan untuk menghadapi DPP PSI. Dia hanya mengatakan pada waktunya akan disampaikan. “Nanti ditunggu tanggal mainnya,” tandas Viani.

Viani mengaku selama ini tidak diberikan kesempatan untuk klarifikasi terhadap tuduhan-tudahan pelanggaran yang dialamatkan kepadanya. Dia mencontoh sikapnya saat protes ganjil genap.

“Selama ini saya dilarang bicara bahkan tidak diberikan kesempatan untuk klarifikasi seperti contohnya pada kejadian ganjil genap lalu yang mengatakan bahwa saya ribut dengan petugasm, bahkan saya harus minta maaf untuk sesuatu yang menurut saya tidak benar dan tidak saya lakukan,” pungkas Viani.

Diketahui, Pengurus Dewan Pimpinan Pusat DPP PSI memberhentikan Viani Limardi sebagai anggota DPRD DKI Jakarta. Hal tersebut dikonfirmasi oleh Juru Bicara DPP PSI Aryo Bimo saat dikonfirmasi oleh wartawan di Jakarta, Senin (27/9/2021).

“Betul, betul, betul diberhentikan. Kalau secara umum, intinya sebentar lagi ada arahan partai,” kata Aryo.

Namun, hingga saat ini, belum ada penjelasan detail dan resmi dari DPP PSI.

Ganjil Genap
Dari kabar yang beredar, DPP PSI memecat anggota DPRD DKI Jakarta Viani Limardi karena sejumlah pelanggaran, yakni tidak mematuhi instruksi DPP PSI setelah melanggar peraturan sistem ganjil genap di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan pada Kamis (12/8/2021).

Kemudian, Viani juga disebut melanggar instruksi DPP PSI terkait keikutsertaan sekolah kader dan kelas bimbingan teknis PSI pada 16 Juli 2021.

Di poin lain, DPP PSI menyatakan Viani tidak mematuhi instruksi pemotongan gaji untuk membantu penanganan Covid-19. PSI menganggap Viani melanggar pasal 11 angka 7 Aturan Anggota Legislatif PSI 2020.

Dan terakhir, Viani dinyatakan telah menggelembungkan laporan anggaran reses.

"(Melanggar) Pasal 5 angka 3 Aturan Perilaku Anggota Legislatif PSI, karena adanya penggelembungan pelaporan penggunaan dana ABPD untuk kegiatan reses dan atau sosialisasi peraturan daerah yang tidak sesuai dengan riilnya yang telah dilakukan secara rutin atau setidak-tidaknya pada reses tanggal 2 Maret 2021 pada Jalan Papanggo 1 RT 01/RW02 Kelurahan Papanggo Kecamatan Tanjung Priok," tulis surat yang ditandatangani Ketua Umum PSI Grace Natalie Louisa dan Sekretaris Jenderal Raja Juli Antoni, pada 25 September 2021.

Dalam surat itu, PSI bukan hanya memecat Viani dari keanggotaannya di DPRD DKI Jakarta, tetapi juga memberhentikan selamanya sebagai kader.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA


Sebagian Wilayah Jakarta, Depok dan Bekasi Diguyur Hujan Siang Ini

Selain Jakarta, Bekasi juga akan diguyur hujan ringan sedangkan Depok dan Kota Bogor berpotensi hujan sedang yang disertai petir.

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021

20 Korban Tabrakan Bus Tranjakarta Masih Dirawat di Rumah Sakit

Sebanyak 20 orang dari 37 orang korban luka dalam tabrakan bus Transjakarta di Cawang, Jakarta Timur masih dirawat di rumah sakit.

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021

Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Tempat Indekos, Polisi Tangkap 4 Pelaku

Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menggerebek indekos yang menjadi kantor operasional pinjol ilegal di Cengkareng, Jakbar. Polisi menangkap empat penagih utang.

MEGAPOLITAN | 25 Oktober 2021

Tabrakan Antarbus, Ini Peringatan Keras Wagub Riza Patria untuk Transjakarta

Kecelakaan ini menjadi pelajaran penting bagi jajaran Transjakarta untuk lebih berhati-hati agar tabrakan tidak terjadi lagi.

MEGAPOLITAN | 25 Oktober 2021

Anies Pastikan Review Transjakarta Usai Tabrakan yang Tewaskan 2 Orang

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan meninjau atau review Transjakarta usai tabrakan yang menewaskan dua orang dan melukai 37 orang lainnya.

MEGAPOLITAN | 25 Oktober 2021

Kota Bogor Proyeksikan 4 Pedestrian Lagi di Jalur Protokol hingga 2024

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berencana menata empat jalur protokol dengan pedestrian hingga 2024.

MEGAPOLITAN | 25 Oktober 2021

Anies Jamin Para Korban Tabrakan Maut Bus Transjakarta Dapat Tanggungan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan para korban tabrakan bus Transjakarta di Cawang akan mendapat tangungan dari Transjakarta.

MEGAPOLITAN | 25 Oktober 2021

Polisi Selidiki Sampel Nasi Kotak yang Diduga Sebabkan Warga Koja Keracunan

Kepolisian Sektor Koja menyelidiki sampel nasi kotak yang dibagikan oleh kader PSI dan diduga menyebabkan sejumlah warga Koja, Jakarta Utara, keracunan.

MEGAPOLITAN | 25 Oktober 2021


TAG POPULER

# LRT Tabrakan


# Tabrakan Bus Transjakarta


# Fahri Hamzah


# Tes PCR


# Taliban



TERKINI
IHSG Rawan Koreksi, Cermati MEDC, AGII, hingga AMRT

IHSG Rawan Koreksi, Cermati MEDC, AGII, hingga AMRT

EKONOMI | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings