Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Vaksinasi untuk Pengidap Komorbid di Bogor Baru 20%

Kamis, 16 September 2021 | 18:48 WIB
Oleh : Vento Saudale / WM

Bogor, Beritasatu.com - Vaksinasi Covid-19 dengan sasaran memiliki komorbid atau pengidap penyakit penyerta di Kota Bogor baru mencapai 20%. Sebagian besar, sasaran vaksin masih takut dan khawatir.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno menuturkan, progres vaksinasi dengan sasaran tersebut hanya mencapai 20%.

Retno mengungkapkan sebagian warga masih merasa khawatir mendapatkan vaksinasi. Padahal, vaksin sudah dirancang untuk yang memiliki komorbid.

"Kita tahu vaksin ini ditujukan untuk virus penyebab Covid-19 dan virus ini berisiko dialami orang dengan komorbid," kata Retno, Kamis (16/9/2021).

Berdasarkan catatanya, terdapat 5 hingga 7% warga yang tidak lolos skrining dan tidak divaksin karena memiliki komorbid.

"Angka yang gagal vaksin 50.000 hingga 60.000 jiwa," kata Retno.

Karena itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang saat ini masih memiliki stok vaksin jenis moderna dapat dialihkan alokasinya untuk masyarakat umum yang memiliki komorbid.

"Kota Bogor itu awalnya terdapat sasaran 11.000 nakes yang dijadwalkan mendapatkan vaksin booster, tapi belum semua. Jadi 8.000 hingga 9.000 vaksin (moderna) dialokasikan untuk komorbid," paparnya.

"Kami mendapatkan masukan dari dokter spesialis yang menangani pasien, agar diberikan kesempatan yang tidak lolos vaksin bisa akses ke masing-masing faskes," katanya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sempat menggelar vaksinasi Covid-19 khusus warga pengi dap komorbid yang berlangsung Senin (6/9/2021) hingga Kamis (9/9/2021) pada pekan lalu di tujuh rumah sakit yang telah ditunjuk.

"Sudah dijadwalkan kehadiran hanya 20% dari target. Setelah evaluasi, mereka masih merasa takut dan tidak mau divaksin. Intinya mereka khawatir," kata Retno.

Retno menyadari dibutuhkan kesabaran dan pemahaman untuk meyakinkan masyarakat agar mereka mau divaksin.

"Meski punya komorbid tapi yang bisa divaksin adalah komorbid yang terkontrol, misal punya hipertensi, ketika mau vaksin tensinya tidak boleh 200," imbuhnya.

Diketahui saat ini capaian target vaksinasi Kota Bogor mencapai 73,76%.

Berdasarkan sasaran, untuk kategori tenaga kesehatan dengan 9.150 sasaran dan 72.682 sasaran petugas publik telah selesai 100%.

Untuk kategori lansia, dari 74.682 sasaran baru mencapai 45.130 orang atau 60,4%.

Untuk 104.417 sasaran remaja, baru 42.683 sasaran atau 40,8%, dan 557.437 sasaran masyarakat umum, baru 155.303 orang atau 27,8% yang baru divaksin.

Sebelumnya, Pemkot Bogor bekerja sama dengan Gojek menggelar vaksinasi Covid-19 di tiga sentra vaksinasi, yakni Rumah Sakit PMI, Rumah Sakit Ummi dan Rumah Sakit Melania dengan menggunakan vaksin Moderna.

Vaksinasi massal khusus warga komorbid ini berlangsung Senin (6/9/2021) hingga Kamis (9/9/2021), dengan kuota peserta 600 orang per hari.

Selain itu, Pemkot Bogor juga bekerja sama dengan Good Doctor dan Grab membuka sentra vaksinasi dengan vaksin Moderna di empat rumah sakit, yakni RSUD Kota Bogor, Bogor Senior Hospital Bogor, RS Hermina Bogor dan RS BMC.

Persyaratannya peserta berusia 18 tahun ke atas dan memiliki KTP Kota Bogor, belum pernah mendapatkan vaksin Covid-19 sebelumnya, memiliki Komorbid dan membawa surat rekomendasi dokter, hanya untuk yang sudah mendaftar melalui aplikasi, hanya berlaku untuk yang melaksanakan vaksinasi pertama (1), tidak menerima akseptor yang terdaftar dalam Vaksinasi Gotong Royong.

"Hari ini kuota peserta di RS PMI 162 orang namun sampai siang ini yang datang baru sedikit padahal sudah disosialisasikan di media sosial PMI, Pemkot dan Gojek," ujar Kepala Bidang Sekretariat RS PMI Kota Bogor, Niken Churniadita, Senin lalu.

Niken, sapaannya, mengatakan, pihaknya akan mencoba kembali menyampaikan informasi ini di poliklinik Rumah Sakit PMI agar semakin banyak peserta yang hadir.

Ia mengingatkan, khusus peserta vaksin dengan komorbid wajib membawa surat rekomendasi dari dokter yang merawat, surat ini turut dilampirkan dengan persyaratan lainnya seperti KTP dan kartu kendali.

"Selebihnya sama, termasuk dosis vaksinnya tapi untuk komorbid dipilih jenis vaksin yang keampuhannya tinggi dan efek sampingnya lebih rendah seperti Moderna," imbuhnya.

Rumah Sakit PMI Kota Bogor, kata dia, turut serta memfasilitasi gelaran vaksinasi ini tak lain agar pandemi Covid-19 lekas selesai dengan lebih banyak dibukanya sentral vaksin. Apalagi bagi peserta komorbid akan lebih nyaman jika melakukan vaksinasi di rumah sakit, karena di sini tidak sepadat sentral vaksin lainnya mengingat peserta komorbid lebih berisiko.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Sebagian Wilayah Jakarta, Depok dan Bekasi Diguyur Hujan Siang Ini

Selain Jakarta, Bekasi juga akan diguyur hujan ringan sedangkan Depok dan Kota Bogor berpotensi hujan sedang yang disertai petir.

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021

20 Korban Tabrakan Bus Tranjakarta Masih Dirawat di Rumah Sakit

Sebanyak 20 orang dari 37 orang korban luka dalam tabrakan bus Transjakarta di Cawang, Jakarta Timur masih dirawat di rumah sakit.

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021

Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Tempat Indekos, Polisi Tangkap 4 Pelaku

Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menggerebek indekos yang menjadi kantor operasional pinjol ilegal di Cengkareng, Jakbar. Polisi menangkap empat penagih utang.

MEGAPOLITAN | 25 Oktober 2021

Tabrakan Antarbus, Ini Peringatan Keras Wagub Riza Patria untuk Transjakarta

Kecelakaan ini menjadi pelajaran penting bagi jajaran Transjakarta untuk lebih berhati-hati agar tabrakan tidak terjadi lagi.

MEGAPOLITAN | 25 Oktober 2021

Anies Pastikan Review Transjakarta Usai Tabrakan yang Tewaskan 2 Orang

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan meninjau atau review Transjakarta usai tabrakan yang menewaskan dua orang dan melukai 37 orang lainnya.

MEGAPOLITAN | 25 Oktober 2021

Kota Bogor Proyeksikan 4 Pedestrian Lagi di Jalur Protokol hingga 2024

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berencana menata empat jalur protokol dengan pedestrian hingga 2024.

MEGAPOLITAN | 25 Oktober 2021

Anies Jamin Para Korban Tabrakan Maut Bus Transjakarta Dapat Tanggungan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan para korban tabrakan bus Transjakarta di Cawang akan mendapat tangungan dari Transjakarta.

MEGAPOLITAN | 25 Oktober 2021

Polisi Selidiki Sampel Nasi Kotak yang Diduga Sebabkan Warga Koja Keracunan

Kepolisian Sektor Koja menyelidiki sampel nasi kotak yang dibagikan oleh kader PSI dan diduga menyebabkan sejumlah warga Koja, Jakarta Utara, keracunan.

MEGAPOLITAN | 25 Oktober 2021

Pemanfaatan TPST Bantargebang, Rahmat Effendi: Tidak Ada Penambahan Hak dan Kewajiban

Rahmat Effendi menegaskan tidak ada penambahan hak dan kewajiban dari Pemprov DKI Jakarta dan Pemkot Bekasi dalam pengelolaan lahan di TPST Bantargebang.

MEGAPOLITAN | 25 Oktober 2021

Dentuman Keras Terdengar saat LRT Jabodebek Tabrakan

Sejumlah warga Cipayung, Jakarta Timur, mengaku mendengar suara dentuman keras saat terjadi tabrakan kereta light rail transit (LRT) Jabodebek.

MEGAPOLITAN | 25 Oktober 2021


TAG POPULER

# LRT Tabrakan


# Tabrakan Bus Transjakarta


# Fahri Hamzah


# Tes PCR


# Taliban



TERKINI
Emas Antam Naik Jadi Rp 934.000 Per Gram

Emas Antam Naik Jadi Rp 934.000 Per Gram

EKONOMI | 11 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings