Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ini 2 Alasan Anies Jadikan Vaksinasi Sebagai Syarat Berkegiatan di Jakarta

Sabtu, 31 Juli 2021 | 23:59 WIB
Oleh : Yustinus Paat / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan 2 alasan menjadikan vaksinasi Covid-19 sebagai syarat untuk berkegiatan di Jakarta. Pertama, kata Anies, alasan klinis yang membuktikan vaksinasi Covid-19 sangat efektif dalam mengurangi keterparahan dan kematian akibat Covid-19.

“Jadi, mengapa kewajiban vaksin itu juga ada sebelum kegiatan dimulai? Karena potensi penularan tetap ada dan kita ingin melindungi. Artinya, kalau ada kegiatan dan tetap tertular, insyaallah risikonya kecil untuk terjadi kasus berat apalagi pemberatan, apalagi pada fatalitas,” ujar Anies dalam Youtube Pemprov DKI Jakarta, Sabtu (31/7/2021).

Berdasarkan data-data klinis yang diperoleh dari sekitar 4,2 juta warga KTP DKI Jakarta yang sudah divaksin Covid-19 dosis 1, kata Anies, hanya 2,3% yang tetap terinfeksi Covid-19. Angka ini setara dengan 96.600 orang. Sebagian besar dari mereka yang terinfeksi ini merupakan pasien Covid-19 yang tidak bergejala atau bergejala ringan.

Selain itu, tutur Anies, dari 4,2 juta orang tersebut, hanya 0,013% yang meninggal sesudah terpapar Covid-19 atau sekitar 13 kasus per 100.000 penduduk. Jika dilihat data tersebut, yang sudah divaksin tersebut case fatality rate atau tingkat kematian kasusnya menurun sampai kurang dari 1/3 dibandingkan mereka yang belum vaksin.

“Artinya, temuan riset medis kita tahu, dan data di Jakarta, tadi sudah saya paparkan, menunjukkan bahwa mereka yang sudah divaksin risikonya terbukti di lapangan jauh lebih kecil, daripada mereka yang belum divaksin. Data tersebut menunjukkan bahwa yang sudah vaksin risiko kematiannya menurun dan risiko gejala beratnya menurun. Oleh karena itulah, kita harus ikhtiar untuk mengurangi risiko, meninggikan potensi keselamatan diri, keselamatan keluarga, keselamatan lingkungan kita. Dengan cara melakukan vaksinasi," jelas Anies.

Alasan kedua, lanjut Anies, kecepatan pemberian vaksin di Jakarta cukup tinggi serta jangkauan yang sudah tervaksin mencapai lebih dari 7,5 juta orang. Pemprov DKI Jakarta, kata dia, telah memberikan berbagai kemudahan akses bagi masyarakat untuk melakukan vaksinasi sehingga jika ingin beraktivitas maka segera mengikuti vaksinasi dengan cara mendaftar melalui JAKI atau langsung mendatangi sentra-sentra vaksinasi yang disediakan Pemprov DKI Jakarta.

“Saya mengajak kepada semua warga yang belum vaksin untuk menyegerakan vaksin. Caranya, bisa mendaftar melalui aplikasi JAKI atau bisa langsung datang ke fasilitas kesehatan terdekat. Jadi, siap-siap dari sekarang yang sudah mau memulai kegiatan, mulainya dengan memastikan vaksinasi dilakukan," tegas Anies.

Anies juga menekankan agar warga tidak menghindari divaksin, tidak memalsukan bukti, maupun berbohong, karena pihaknya akan menyiapkan berbagai anitisipasi untuk hal tersebut. Karena, sudah jelas bahwa vaksin itu aman, menurunkan risiko kematian, dan mendapatkan vaksin itu sangat mudah, serta gratis.

“Justru, membahayakan diri sendiri bagi yang terus-menerus menghindari vaksin,” kata Anies



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Ahli Pengobatan Alternatif Tewas Ditembak di Tangerang

Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Mulia, namun dinyatakan meninggal dunia.

MEGAPOLITAN | 19 September 2021

Gagal Menyalip, Dua Kakak Adik di Bogor Tewas Terlindas Truk

Kakak beradik itu tewas setelah kendaraannya gagal menyalip truk di depannya.

MEGAPOLITAN | 19 September 2021


10,2 Juta Orang Terima Vaksinasi Covid-19 di Jakarta, 65% KTP DKI

Berdasarkan data hingga 18 September, tercatat sebanyak 10,2 juta warga telah menerima vaksinasi Covid-19 dosis 1 di Jakarta.

MEGAPOLITAN | 19 September 2021

Hujan Ringan hingga Sedang Guyur Jakarta Hari Ini

BMKG mencatat suhu udara wilayah DKI Jakarta berkisar antara 25 derajat hingga 34 derajat celsius.

MEGAPOLITAN | 19 September 2021

Baru Dipajang, Instalasi Seni Sepatu di Kawasan Sudirman Jadi Sasaran Vandalisme

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta sedang menelusuri pelaku vandalisme di instalasi seni sepatu di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat.

MEGAPOLITAN | 18 September 2021

Disdik Kota Bekasi Evaluasi Berjenjang PTM Terbatas

Pemerintah Kota Bekasi telah memulai PTM terbatas pada 1 September 2021 untuk jenjang sekolah nenengah pertama dan pada 6 September untuk murid sekolah dasar.

MEGAPOLITAN | 18 September 2021

Pekan Ketiga Ganjil Genap Kawasan Puncak, 2.745 Kendaraan Diputar Balik

Petugas gabungan telah memutar balik 2.745 kendaraan pribadi yang memasuki kawasan Puncak Bogor, pada pemberlakuan ganjil genap pekan ketiga Sabtu (18/9/2021)

MEGAPOLITAN | 18 September 2021

Pemkot Bogor Siapkan Rp 37 Miliar untuk Renovasi Sekolah

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menganggarkan Rp 37 miliar untuk perbaikan sekolah yang rusak hingga berat pada 2022

MEGAPOLITAN | 18 September 2021

Anies Tuntaskan Vaksinasi Dosis Kedua Gunakan Astrazeneca

Anies Baswedan menuntaskan vaksinasi dosis kedua menggunakan vaksin Astrazeneca, setelah mendapatkan imunisasi dosis pertama pada 28 Juni 2021.

MEGAPOLITAN | 18 September 2021


TAG POPULER

# Napoleon Bonaparte


# Ali Kalora


# Ancaman Keamanan Bangsa


# Inter Milan


# Persib



TERKINI
AS Siapkan Kebijakan untuk Kurangi Jumlah Migran di Bawah Jembatan Del Rio

AS Siapkan Kebijakan untuk Kurangi Jumlah Migran di Bawah Jembatan Del Rio

DUNIA | 18 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings