Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Presiden Minta Sekolah Dibuka Juli, Wagub DKI: Kami Kaji Dulu

Senin, 7 Juni 2021 | 22:18 WIB
Oleh : Yustinus Paat / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan pihaknya akan mengkaji secara komprehensif permintaan Presiden Joko Widodo untuk memulai sekolah tatap muka pada Juli 2021 mendatang.

Yang jelas, kata Riza, permintaan dan arahan dari Presiden Jokowi menjadi pertimbangan penting Pemprov DKI dalam memutuskan pembelajaran tatap muka.

“Semua keputusan yang diambil oleh kami, Pemprov. Pak Gubernur (Anies Baswedan) selalu mendengarkan masukan, berdialog dari berbagai pihak, tidak terkecuali pemerintah pusat,” ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (7/6/2021).

Riza mengatakan, permintaan Presiden Jokowi akan dikaji oleh Pemprov DKI bersama dengan Fokompimda, epidemiolog, LSM terkait, para ahli, dan para pakar terkait. Salah satu faktor yang menentukan adalah perkembangan kasus Covid-19 untuk memastikan keselamatan dan kesehatan para peserta didik.

“Nanti kita lihat. Saya kira Pak Jokowi juga mendapatkan masukan dan memberikan perhatian,” tandas dia.

Riza mengakui bahwa pihaknya masih khawatir dengan peningkatan kasus Covid-19 jika sekolah tatap muka digelar secara keseluruhan di Jakarta. Apalagi, kata dia, di beberapa negara terjadi lonjakan kasus Covid-19 pada anak-anak ketika sekolah tatap muka dimulai.

“Setahun ini kami belum membuka secara langsung tapi secara online. Alhamdulillah beberpaa bulan ini teman-teman sudah tahu kami melakukan uji coba hybrid dengan terbatas. Ke depan, sekarang sudah ada PPDB kita evaluasi bagaimana caranya, apakah nanti jumlah harinya kita atur seperti uji coba, jumlah jamnya dilihat, nanti mata pelajaran mana yang diujikan secara langsung, kemudian jumlah hari, kapasitas per kelasnya semua kita akan atur,” pungkas Riza.

Diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pelaksanaan sekolah tatap muka yang akan dilakukan pada Juli 2021 mendatang harus dijalankan dengan ekstra hati-hati. Demikian disampaikan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam keterangannya seusai menghadiri rapat terbatas yang dipimpin Presiden Jokowi di Istana Merdeka, kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (7/6/2021).

"Bapak presiden tadi mengarahkan, pendidikan tatap muka yang nanti akan dimulai itu harus dijalankan dengan ekstra hati hati,” kata Budi Gunadi Sadikin.

Dijelaskan Budi, metode pembelajaran tatap muka akan dilakukan secara terbatas. Maksimal siswa yang hadir di sekolah sebanyak 25% dari total jumlah siswa di sekolah tersebut. Dan, metode ini dilakukan maksimal dua hari dalam seminggu.

"Tatap mukanya dilakuan tatap muka secara terbatas. Terbatasnya itu apa, Pertama hanya boleh maksimal 25% dari murid yang hadir. Tidak boleh lebih dari dua hari seminggu. Jadi seminggu hanya dua hari boleh maksimal melakukan tatap muka,” ujar Budi Gunadi Sadikin.

Lalu, waktu kegiatan pembelajaran tatap muka hanya dilakukan maksimal dua jam, tidak boleh lebih. Ini dilakukan untuk mencegah terjadinya klaster sekolah.

"Maksimal sekali datang hanya boleh dua jam. Jadi dipastikan oleh beliau (Presiden) bahwa pendidikannya dilakukan dengan metode tatap muka yang terbatas,” terang Budi Gunadi Sadikin.

Selanjutnya, syarat lainnya, Budi mengungkapkan, guru-guru harus sudah divaksin terlebih dahulu, sebelum pembelajaran tatap muka dimulai. Karena itu, mantan Wamen BUMN ini meminta kepala daerah untuk memprioritaskan vaksinasi kepada guru-guru dan lansia.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

12 Warga RT 03 Cilangkap Masih Positif Covid-19, Micro Lockdown Tetap Diberlakukan

Kasus Covid-19 di wilayah tersebut jauh menurun dibandingkan sebelumnya yang ditemukan hingga 111 warga yang positif Covid-19 berdasarkan hasil tes usap PCR.

MEGAPOLITAN | 7 Juni 2021

Viral, Kelompok Remaja Injak Makam Sambil Swafoto di Kebun Raya Bogor

KRB bakal memperketat pengawasan kepada pengunjung setelah kejadian itu.

MEGAPOLITAN | 7 Juni 2021

Situs PPDB Lambat, Pemprov DKI Bantah Ada Unsur Kesengajaan

Pemprov DKI sebenarnya sudah mempersiapkan dengan matang PPDB 2021 termasuk sistem IT atau situs untuk pendaftaran.

MEGAPOLITAN | 7 Juni 2021

Situs Lambat, Pemprov DKI Perpanjang PPDB Jalur Prestasi hingga 10 Juni

Pemprov DKI akan memperpanjang waktu pendaftaran jalur prestasi jenjang SMA/SMK dan SMP hingga 10 Juni 2021.

MEGAPOLITAN | 7 Juni 2021

Akibat Klaster Pabrik, 33 Warga Gandasari Tangerang Positif Covid-19

34 warga yang positif Covid-19 dari hasil tes antigen tersebut merupakan buruh pabrik.

MEGAPOLITAN | 7 Juni 2021

Polresta Bogor Gelar Vaksinasi Massal

Rencananya, vaksinasi tahap kedua dilaksanakan pada 5 Juli mendatang.

MEGAPOLITAN | 7 Juni 2021

Polrestro Bekasi Kota dan Polsek Sediakan Vaksinasi Covid-19

Polrestro Bekasi Kota beserta sembilan Polsek di Kota Bekasi menyelenggarakan vaksinasi Covid-19 massal.

MEGAPOLITAN | 7 Juni 2021

Sahroni Pertanyakan Dasar Kebijakan Pelarangan Sepeda Non Road Bike Melintas JLNT

Ahmad Sahroni mengusulkan agar aturan yang tidak mengizinkan sepeda non road bike untuk melintasi JLNT agar ditinjau ulang.

MEGAPOLITAN | 7 Juni 2021

Pemprov DKI: Situs Pendaftaran PPDB Tidak Down, Hanya Melambat

Slamet memastikan bahwa situs tersebut bukan down, tetap mengalami pelambatan karena sebagian data pendaftar sudah masuk.

MEGAPOLITAN | 7 Juni 2021

Klaster Pesantren Bogor Bertambah, Total 65 Santri Positif Covid-19

Per hari ini, Senin (7/6/2021), jumlahnya bertambah 33 orang. Dengan demikian, terdapat total sebanyak 65 santri yang positif Covid-19.

MEGAPOLITAN | 7 Juni 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS