Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ada Pembatasan Wilayah Aglomerasi, Tingkat Hunian Hotel dan Restoran di Puncak Anjlok 90%

Selasa, 11 Mei 2021 | 14:55 WIB
Oleh : Vento Saudale / IDS

Bogor, Beritasatu.com - Menjelang Lebaran tingkat hunian hotel dan restoran turun di Puncak Bogor turun hingga 90%. Ini disebabkan adanya pembatasan wilayah aglomerasi yang membuat para pengusaha hotel sulit menggaet tamu.

Ketua Persatuan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bogor, Budi Sulistyo menilai, tempat wisata dan hotel di Bogor sangat berkaitan. Pun saat ini pemerintah masih membuka lokasi wisata dengan terbatas, dengan segmen tamu lokal sangat sulit untuk menginap di hotel atau kuliner di restoran.

"Anjlok 90% jumlah tamu-tamu hotel dan restoran di Puncak warga di luar Bogor. Dengan adanya peraturan baru pembatasan wilayah aglomerasi, sebagian besar tamu kita batal berkunjung," kata Budi, Selasa (11/5/2021).

Kebijakan semula, kata Budi, wilayah aglomerasi Jabodetabek diperbolehkan dan saat itu hotel dan restauran masih berharap adanya peningkatan tamu dari luar Bogor.

"Sekarang mau buat promo untuk tamu lokal, rasanya sulit. Siapa warga Bogor yang mau menginap di Puncak untuk ke Safari, misalnya," lanjut Budi.

Biasanya, dua hari menjelang Lebaran ada peningkatan tingkat hunian atau okupansi di atas 50%. Namun saat ini, hotel dan restauran di Puncak cenderung sepi.

"Saya cek hotel-hotel, minus tamu. Pun ada tamu, jumlahnya jauh di bawah 50%," tambahnya.

Kondisi di Puncak tidak jauh berbeda dengan tingkat hunian hotel dan restoran di Kota Bogor. Ketua PHRI Kota Bogor Yuno Abeda menambahkan, sebetulnya saat ini hotel dan restoran lebih siap setelah para pekerjanya divaksin dan telah lulus setifikat penerapan protokol kesehatan CHSE.

"Sebetulnya Lebaran ini jadi momentum untuk menaikkan okupansi. Tapi saat ini, rata-rata okupansi tertahan paling baik di angka 40%," kata Yuno.

Yuno menambahkan, sejauh ini para pengusaha hotel dan restoran kembali harus memutar otak agar okupansi meningkat. Salah satunya, dengan menentukan target marketing wisatawan lokal.

Baik Budi dan Yuno berharap agar kondisi serupa tidak berkepanjangan. Pascalebaran nanti, diharapkan ada stimulus orang mau kembali berwisata dan menginap di hotel.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Eva Dilaporkan Hilang Sejak Sabtu, Begini Ciri-cirinya

Posisi terakhir berada di wilayah Telukgong, Jakarta Utara.

MEGAPOLITAN | 11 Mei 2021

Perkara Tes Usap RS Ummi, Rizieq Hadirkan 4 Saksi

Rizieq Syihab masuk ke RS Ummi Kota Bogor pada 25 November 2020, sehari kemudian petugas rekam medis baru mengunggah data pasien di aplikasi resmi rumah sa‎kit.

MEGAPOLITAN | 11 Mei 2021

Petugas Bakal Putar Balik Pemudik Lokal di Pos Pasar Jumat

Adapun kendaraan yang menjadi perhatian adalah truk dan kendaraan bak terbuka dengan ditutupi terpal yang kerap dijadikan modus untuk mengelabui petugas.

MEGAPOLITAN | 11 Mei 2021

Perkara Tes Usap RS Ummi, Pengacara Rizieq Syihab Hadirkan 2 Ahli

Tim pengacara dan Rizieq Syihab ingin menggali terkait pemenuhan unsur keboho‎ngan seperti yang didakwaan jaksa penuntut umum (JPU).

MEGAPOLITAN | 11 Mei 2021

Pasar Tanah Abang Tutup, Anies: Sudah Siklus Tahunan

Pasar tekstil terbesar di Asia Tenggara itu akan ditutup sementara dalam rangka perawatan rutin, selain karena libur Lebaran.

MEGAPOLITAN | 11 Mei 2021

Tinjau Pasar Mayestik, Gubernur DKI Beli Sejumlah Bahan Pangan

Tak lupa, ia juga membeli kacang mede sebagai pelengkap kue kering penyambut Lebaran.

MEGAPOLITAN | 11 Mei 2021

Lebaran, Tempat Wisata di Bogor Diizinkan Hanya untuk Orang Bogor

Bima mengungkapkan bahwa tempat-tempat wisata disepakati bersama boleh beroperasi sampai pukul 21.00 WIB.

MEGAPOLITAN | 11 Mei 2021

50.000 Botol Miras Hasil Sitaan Dimusnahkan Polres Bogor

Pemusnahan miras ini merupakan yang terbanyak di Kabupaten Bogor dan ditemukan terbanyak di wilayah timur Seperti Cileungsi, Jonggol hingga Klapanunggal.

MEGAPOLITAN | 11 Mei 2021

Tol Cibitung-Cilincing Seksi I Siap Dioperasikan

Proyek jalan tol ini secara keseluruhan menghabiskan dana investasi sebesar Rp 12,9 triliun.

MEGAPOLITAN | 11 Mei 2021

Polres Bogor Gagalkan Pengiriman 7,4 Kg Ganja dari Sumatera Barat

Dua orang kurir SK (21) dan MA (22) diamankan di Jalan Raya Tajur, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor.

MEGAPOLITAN | 11 Mei 2021


TAG POPULER

# Ahmad Riza Patria


# Vaksin Pfizer


# Vaksin Nusantara


# Greysia Polii


# Lion Air



TERKINI

Indonesia Kembali Terima Moderna dan Astrazeneca, Muhadjir Pastikan Stok Vaksin Aman

KESEHATAN | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS