Kelebihan Pembayaran Rp 6,5 Miliar Mobil Damkar, Wagub Riza: Harus Dikembalikan
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 478 (0)   |   COMPOSITE 5963 (12)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1394 (-0)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 167 (0)   |   IDX30 472 (0)   |   IDX80 128 (0)   |   IDXBASIC 1239 (6)   |   IDXBUMN20 360 (0)   |   IDXCYCLIC 737 (2)   |   IDXENERGY 746 (-6)   |   IDXESGL 129 (0)   |   IDXFINANCE 1324 (4)   |   IDXG30 133 (0)   |   IDXHEALTH 1286 (-9)   |   IDXHIDIV20 418 (-0)   |   IDXINDUST 958 (5)   |   IDXINFRA 869 (-1)   |   IDXMESBUMN 102 (0)   |   IDXNONCYC 738 (1)   |   IDXPROPERT 882 (-5)   |   IDXQ30 136 (0)   |   IDXSMC-COM 280 (0)   |   IDXSMC-LIQ 333 (-0)   |   IDXTECHNO 3164 (165)   |   IDXTRANS 1044 (-7)   |   IDXV30 126 (0)   |   INFOBANK15 955 (2)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 407 (0)   |   ISSI 176 (0)   |   JII 579 (-0)   |   JII70 205 (0)   |   KOMPAS100 1132 (2)   |   LQ45 888 (0)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (3)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 302 (0)   |   PEFINDO25 295 (-0)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 293 (0)   |   SRI-KEHATI 341 (0)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kelebihan Pembayaran Rp 6,5 Miliar Mobil Damkar, Wagub Riza: Harus Dikembalikan

Kamis, 15 April 2021 | 07:26 WIB
Oleh : Yustinus Paat / JEM

Jakarta, Beritasatu.comWakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menegaskan bahwa kelebihan pembayaran sebesar Rp 6,5 miliar dalam pengadaan mobil pemadam kebakaran di Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) pada APBD 2019, harus dikembalikan ke kas negara. Pengembalian ini, kata Riza, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Semuanya ada ketentuan dan peraturan, kalau ada kelebihan bayar itu ketentuannya harus dikembalikan ke kas negara,” ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (14/4/2021).

Meskipun demikian, kata Riza, pihaknya akan melakukan pengecekan penyebab dan alasan terjadinya kelebihan pembayaran tersebut. Menurut dia, kasus kelebihan pembayaran ini tentu menjadi pelajaran agar tidak terjadi lagi.

“Kita akan cek apa yang menjadi penyebab besarannya, kenapa dan bagaiman, ada kekurangan di mana, itu pentingnya dan menjadi evaluasi ke depan agar tidak terjadi lagi,” tandas dia.

Sebelumnya, Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Satriadi Gunawan angkat bicara soal kelebihan pembayaran sebesar Rp 6,5 miliar untuk pengadaan 4 mobil pemadam kebakaran (damkar) di Jakarta. Menurut Satriadi, 90% kelebihan pembayaran tersebut telah dikembalikan oleh penyedia mobil damkar tersebut.

“Kalau perkembangannya sudah 90% sudah kita kembalikan,” ujar Satriadi saat dihubungi wartawan, Rabu (14/4/2021).

Satriadi juga optimistis, dalam waktu dekat para penyedia atau pelaksana pengadaan mobil damkar tersebut akan mengembalikan 10% sisanya dari total Rp 6,5 miliar. Meskipun, dia mengakui urusan pengembalian kelebihan pembayaraan telah menjadi ranah BPK DKI Jakarta.

“BPK tinggal menyelesaikan ini. Apalagi sudah 90%, sudah mendekati lah sebentar lagi. Yang lain administrasi saja,” tandas Satriadi.

Menurut Satriadi, temuan BPK menjadi koreksi bagi pihaknya untuk selalu mengingatkan pejabat yang mengurus pengadaan barang khususnya mobil damkar supaya lebih berhati-hati dan teliti lagi ke depannya. Ketelitian tersebut dapat mencegah kekeliruan seperti kelebihan pembayaran pengadaan mobil damkar.

“Kita harus selalu mengingatkan terus ya, apa namanya agar aparat pejabat pengadaan itu kan lebih teliti lagi ke depannya,” pungkas Satriadi.

Sebagaiman diketahui, BPK DKI Jakarta menemukan adanya kelebihan pembayaran sebesar Rp 6,5 miliar dalam pengadaan mobil pemadam kebakaran di Dinas Gulkarmat pada APBD 2019. Kelebihan pembayara ini dihitung dari selisih harga kontrak dengan harga riil untuk 4 item berbeda dengan rincian selisih harga antara lain unit submersible Rp 761,67 juta, unit quick response Rp 3,48 miliar, unit penanggulangan kebakaran pada sarana transportasi massal (robot LUF 60) Rp 844,19 juta, dan unit pengurai material kebakaran (robot MVF-5) Rp 1,43 miliar.

BPK menilai pengguna anggaran (PA) atau kuasa pengguna anggaran (KPA) di Dinas Gulkarmat DKI Jakarta kurang cermat dalam mengawasi pelaksanaan tugas bawahannya berjalan sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku. Selain itu, BPK menilai pejabat pembuat komitmen (PPK) kurang cermat dalam menyusun HPS (harga perkiraan sendiri) sehingga menjadi tidak wajar.

Dalam laporan hasil audit BPK tersebut, Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan sudah memberikan respons atas temuan dan penilaian BPK. Pertama, terkait permasalahan atas penentuan HPS tidak wajar, Dinas Gulkarmat menyampaikan terima kasih atas koreksi BPK dan akan berusaha untuk lebih cermat lagi kedepannya dalam menentukan dan menyusun HPS sesuai ketentuan yang berlaku.

Kedua, atas temuan tentang perusahaan pemenang seharusnya tidak lulus syarat kualifikasi, Dinas Gulkarmat menyatakan bahwa evaluasi kualifikasi peserta tender sepenuhnya menjadi kewenangan dari Pokja/ULP, dan tidak terdapat intervensi dari pihak Dinas Gulkarmat. Ketiga, atas kelebihan pembayaran, Dinas Gulkarmat akan menyampaikan kepada penyedia pelaksana kegiatan untuk dipertanggungjawabkan/ditindaklanjuti.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

BMKG Prakirakan Sebagian Jakarta Diguyur Hujan Ringan hingga Sedang

Waspadai potensi hujan yang dapat disertai kilat/petir di wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada siang hari.

MEGAPOLITAN | 15 April 2021

Aplikasi SIM Online Cepat dan Cegah Praktik Calo

Aplikasi ini juga dapat mencegah terjadinya praktik calo.

MEGAPOLITAN | 15 April 2021

Kehadiran Mobil Damkar yang Kelebihan Bayar Mulai Terasa Manfaatnya

Kehadiran mobil damkar telah mulai terasa manfaatnya dalam upaya membantu proses pemadaman kebakaran di Jakarta.

MEGAPOLITAN | 14 April 2021

Wagub DKI Sebut Kelebihan Pembayaran Rp 6,5 M Mobil Damkar Diusut Inspektorat

Riza mengaku, Dinas Gulkarmat telah diminta keterangan oleh Inspektorat soal kelebihan pembayaran tersebut.

MEGAPOLITAN | 14 April 2021

Terlilit Utang, Motif Pegawai Bobol Toko Ponsel di Cengkareng

Latar belakang atau motif tersangka melakukan pencurian telepon seluler yakni karena terlilit utang.

MEGAPOLITAN | 14 April 2021

Cegah Tawuran Remaja Saat Sahur dan Buka Puasa, Polrestro Tangerang Rutinkan Patroli

Maraknya aksi tawuran dan pembegalan yang menyeret remaja usia sekolah selama bulan Ramadan, menjadikan petugas Polrestro Tangerang Kota giat melakukan patroli.

MEGAPOLITAN | 14 April 2021

DPRD Minta Flyover Lenteng Agung dan Tanjung Barat Dipasangi CCTV

CCTV perlu dipasang untuk memonitor kondisi situasi di area tersebut.

MEGAPOLITAN | 14 April 2021

Polisi Tangkap Pembobol Toko Ponsel di Cengkareng

Tersangka ternyata merupakan karyawan toko ponsel itu dan sudah bekerja sekitar 5 tahun.

MEGAPOLITAN | 14 April 2021

Korban Mafia Tanah di Tangerang Berencana Laporkan Oknum BPN dan Kejari Tangerang

Sejumlah warga korban mafia tanah di kawasan Cipete dan Kunciran Jaya, Tangerang berencana akan melaporkan oknum BPN dan Kejari Tangerang.

MEGAPOLITAN | 14 April 2021

Mafia Tanah Ditangkap, Warga Cipete Sujud Syukur Kunciran Jaya

Penangkapan mafia tanah membuat warga Cipete dan Kunciran Jaya berterima kasih kepada pihak kepolisian.

MEGAPOLITAN | 14 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS