Kasus Korupsi Lahan DP 0 Rupiah Diduga Mengalir ke Banggar DPRD DKI, Wagub Ariza: Silakan Tanya KPK
Logo BeritaSatu

Kasus Korupsi Lahan DP 0 Rupiah Diduga Mengalir ke Banggar DPRD DKI, Wagub Ariza: Silakan Tanya KPK

Selasa, 9 Maret 2021 | 13:33 WIB
Oleh : Yustinus Paat / JEM

Jakarta, Beritasatu.com – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mempersilakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyidik dan menyelidiki hingga tuntas kasus korupsi pengadaan lahan program DP 0 Rupiah di Jakarta. Termasuk, kata Ariza, aliran dana kasus korupsi tersebut yang diduga juga mengalir ke Badan Anggaran DPRD DKI Jakarta. Beredar dugaan bahwa aliran dana korupsi pengadaan lahir ini mengalir ke Banggar DPRD DKI Jakarta, meskipun dugaan belum dikonfirmasi termasuk oleh KPK.

“Kalau soal lain-lain (dugaan aliran dana korupsi ke Baggar), nanti silakan tanya sama KPK,” ujar Ariza di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (8/3/2021).

Ariza mengatakan dirinya tidak mengetahui soal dugaan aliran dana ke Banggar DPRD DKI. Dia juga tidak mau mendahului KPK soal detail kasus korupsi pengadaan lahan DP 0 Rupiah tersebut.

“Saya tidak mengetahui dan tidak akan mendahului, kita hormati pemeriksaan, ini kan baru-baru diperiksa, kemudian ditetapkan kemudian silahkan tanyakan pada KPK yang lebih,” tandas Ariza.

Sebagaimana diketahui, KPK tengah melakukan penyelidikan dan penyidikan perkara dugaan korupsi pembelian tanah di beberapa lokasi untuk Program DP 0 Rupiah Pemprov DKI oleh BUMD DKI Jakarta, PT Pembanguan Sarana Jaya. Salah satu yang telah diungkap KPK adalah penggelembungan atau mark up atas pembelian tanah seluas 41.921 m2 di kawasan Munjul, Kelurahan Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Tahun 2019.

Dari kasus yang diungkap KPK, telah ditetapkan empat pihak sebagai tersangka, yakni Dirut Pembangunan Sarana Jaya Yoory Corneles Pinontoan (YC), Anja Runtuwene (AR) dan Tommy Adrian (TA) serta PT AP (Adonara Propertindo) selaku penjual tanah. Indikasi kerugian negara dari kasus ini adalah senilai Rp100 miliar yang disebabkan ada selisih harga tanah Rp 5.200.000 per M2 dengan total pembelian Rp 217.989.200.000.

Keempat tersangka ini disangka melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Uu No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Korupsi, sebagaimana diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi Jo Pasal 55 ayat(1) ke-1 KUHP. Penyidik KPK telah melakukan penggeledahan di sejumlah tempat, di antaranya rumah Yoory C Pinontoan dan kantor pusat Pembangunan Sarana Jaya. Penggeledahan dilakukan pada Rabu, 3 Maret 2021 lalu.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Libur Panjang, Ganjil Genap di Kota Bogor Ditiadakan

Namun demikian, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memperketat pengawasan di lokasi wisata.

MEGAPOLITAN | 9 Maret 2021

Harga Cabai di Bogor Meroket, Rp 10.000 Hanya Dapat 12 Buah

Para pedagang biasanya mendapat dari pengepul di daerah Cianjur dan Cimahi.

MEGAPOLITAN | 9 Maret 2021

Penetapan Tersangka Yoory Tak Mengganggu Program di PT Pembangunan Sarana Jaya

Insyaallah tidak terganggu, karena ini kasus yang lama Tahun 2018 kalau tidak salah, jadi tidak terganggu program.

MEGAPOLITAN | 9 Maret 2021

Wagub DKI Sebut Kasus Tanah Sudah Lama Terjadi di Jakarta

Ariza mengakui masalah tanah di Jakarta merupakan masalah yang kompleks.

MEGAPOLITAN | 9 Maret 2021

Dirut BUMD DKI Jadi Tersangka, Pemprov Hormati Proses Hukum KPK

Kita akan lihat hasilnya sesuai dengan fakta data yang ada di lapangan berdasarkan hasil penyelidikan maupun penyelidikan dari pihak KPK.

MEGAPOLITAN | 9 Maret 2021

Komplotan Pencuri Sepeda Motor di Wilayah Tebet Dibekuk

Kami telah melakukan pengungkapan laporan polisi pencurian sepeda motor dengan cara membobol kunci pakai letter T. Ada lima orang yang diamankan.

MEGAPOLITAN | 9 Maret 2021

BMKG Perkirakan Hujan Disertai Petir di DKI Jakarta

BMKG memprakirakan Jakarta akan diguyur hujan dengan intensitas sedang disertai petir dan angin kencang pada Selasa siang dan sore hari.

MEGAPOLITAN | 9 Maret 2021

Dugaan Korupsi Sarana Jaya, PSI: Anggaran Pengadaan Tanah Rawan dan Tidak Transparan

PSI mencatat, dari 2019 hingga 2021, Pemprov DKI telah menyetor penyertaan modal untuk pengadaan tanah di Sarana Jaya dengan nilai total Rp 3,3 triliun.

MEGAPOLITAN | 9 Maret 2021

Tindak Tegas Pelaku Kriminal, Masyarakat Bogor Diminta Tak Sungkan Melapor

Pelaku kriminal di Kota Bogor akan ditindak tegas. Masyarakat diminta tak sungkan melapor ke pihak kepolisian.

MEGAPOLITAN | 8 Maret 2021

BOR Kota Bogor Membaik, Hanya 42% Tempat Tidur yang Terisi

Sementara itu, untuk ICU sudah terisi sebesar 60%.

MEGAPOLITAN | 8 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS