Satu Tahun Covid-19, Kota Bogor Habiskan Rp 500 Miliar Tangani Pandemi
Logo BeritaSatu

Satu Tahun Covid-19, Kota Bogor Habiskan Rp 500 Miliar Tangani Pandemi

Kamis, 4 Maret 2021 | 19:04 WIB
Oleh : Vento Saudale / IDS

Bogor, Beritasatu.com – Selama satu tahun mengatasi Covid-19, Kota Bogor telah menghabiskan Rp 500 miliar atau setengah triliun anggaran untuk penanganan pandemi. Pemerintah Kota (Pemkot) terus melakukan menekan penyebaran untuk menekan penyebaran virus.

Hal itu dikatakan Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim di Balai Kota Bogor, Kamis (4/3/2021). Kata dia, dalam satu tahun penanganan Covid-19 di Kota Bogor sejak tahun lalu, pemkot terus menekan penyebaran penularan virus.

Dedie yang selama bulan-bulan pertama menjabat Ketua Satgas, menggantikan Bima Arya yang positif menilai, situasi kedaruratan Maret lalu dengan saat ini berbeda. Saat itu, fasilitas penanganan dari sisi tenaga medis, alat medis, hingga fasilitas medis masih sangat minim.

“Kita semua kaget, misal dulu kita hanya punya 7 alat ventilator (alat bantu pernapasan), saat ini RSUD punya 60 unit. Tenaga kesehatan juga demikian. Kita terus akselerasi penambahan,” paparnya.

Kebijakan pun tidak mudah. Dari sisi anggaran perubahan atau refocusing yang dulunya tersentral mulai dilimpahkan ke setiap dinas untuk akselerasi percepatan penanganan sesuai instruksi pusat.

Dari sisi kebijakan lokal, Pemkot mulai pembatasan sosial mikro. Yang semula dilakukan pembatasan skala wilayah, mulai dikenalkan skala mikro atau pembatasan tingkat RT/RW sejak tahun lalu. Terbaru, berlakunya sistem ganjil genap. Kata Dedie, ini bertujuan untuk menekan penyebaran Covid-19.

Ketika kebijakan lokal dilonggarkan dengan meniadakan ganjil genap dan memberikan relaksasi bagi dunia usaha, ia pun mewanti-wanti, agar jangan sampai lonjakan kasus kembali naik dan Kota Bogor kembali ke zona merah atau penularan tinggi.

"Kita harus waspada ya. Artinya kalau saya baca virus tren baru ini tingkat penularannya tinggi tetapi jenis virusnya kurang lebih sama tapi tingkat penularannya lebih cepat dan lebih cepat. Lebih baik masyarakat menjaga diri, menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Harapan dan juga dunia usaha yang sudah diberikan relaksasi tidak lagi mengecewakan," katanya.

“Jangan nanti kita produksi terus virusnya semetara pemerintah bayarin terus dampaknya apa saja? Contoh, ada 12.000 pasien Covid-19 di Kota Bogor harus dirawat, belum fasilitas, nakes, dan belum masyarakat yang terdampak. Dalam 11 bulan pemerintah harus mengeluarkan setengah triliun,” lanjutnya.

Di satu sisi, pemerintah terus mengeluarkan anggaran kuratif kemudian masyarakat terus memproduksi terus penyebaran virus.

"Tolong bantu pemerintah supaya pemerintah bisa mengalokasikan anggaran untuk kegunaan yang lain pembangunan infrastruktur, pembangunan manusia yang kompeten yang lebih, itu yang harus kita pikirkan,” tambah Dedie.

Ke depan, Dedie melihat, saat ini Kota Bogor menuju langkah yang lebih baik dari sisi perencanaan dan penanggulangan. Dengan adanya program vaksinasi juga diharapkan dapat menjadi Kota Bogor yang lebih baik.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sambangi Kejari Jaksel, Gisel Minta Izin Tunda Hadiri Sidang Penyebar Video

Selain Gisel, pemeran pria dalam video syur itu Michael Yukinobu de Fretes juga menyampaikan permohonan tidak bisa menghadiri sidang.

MEGAPOLITAN | 4 Maret 2021

Kondisi Polisi Korban Penganiayaan Geng Motor Sudah Membaik

Kondisi Aiptu Dwi Handoko sudah membaik pasca-dianiaya geng motor Enjoy MBR 86, di wilayah Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat.

MEGAPOLITAN | 4 Maret 2021

Pemprov DKI Terus Koordinasi dengan Pemerintah Pusat Tangani Varian Baru Covid-19

Wagub DKI Ahmad Riza Patria mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat dalam menangani dan mengantisipasi varian baru Covid-19.

MEGAPOLITAN | 4 Maret 2021

Polisi Terus Memburu Anggota Geng Motor Pembuat Onar di Menteng

Dari pengakuan, kelompok ini pernah melakukan aksi di wilayah Penjaringan, satu minggu sebelum kejadian di wilayah Menteng.

MEGAPOLITAN | 4 Maret 2021

Tangkap 2 Mahasiswa soal Dugaan Pengeroyokan, Polisi Cari 1 Pelaku Lagi

Polda Metro Jaya mengamankan dua mahasiswa asal Papua terkait kasus dugaan pengeroyokan, di depan Gedung DPR/MPR. Satu pelaku lainnya masih dalam pencarian.

MEGAPOLITAN | 4 Maret 2021

Masyarakat yang Kehilangan Kendaraan Bisa Cek di Polres Bogor

Ratusan motor curian yang terparkir di halaman Mako Polres Bogor dikerubungi oleh masyarakat yang merasa kehilangan motornya.

MEGAPOLITAN | 4 Maret 2021

Ringkus 60 Bandit, Polres Bogor Amankan 124 Kendaraan Bermotor

Rata-rata para tersangka mengincar kendaraan motor yang terparkir di pertokoan dan rumah makan.

MEGAPOLITAN | 4 Maret 2021

Ketua Geng Motor Tenggak Miras sebelum Aniaya Polisi di Menteng

Kelompok ini memang ingin mencari lawan untuk mendapatkan pengakuan bahwa mereka dianggap yang paling hebat.

MEGAPOLITAN | 4 Maret 2021

Polisi Amankan 2 Mahasiswa Papua Terkait Dugaan Kasus Pengeroyokan

Peristiwa dugaan pengeroyokan itu diduga dilakukan RL, K alias FM dan kawan-kawan, saat aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR sekitar tanggal 20 Januari 2021.

MEGAPOLITAN | 4 Maret 2021

Ini, Pesan Anies Baswedan ke Satpol PP yang Berulang Tahun

Karena itu, dia berharap Satpol hadir dengan cara-cara beradab dan humanis.

MEGAPOLITAN | 4 Maret 2021


TAG POPULER

# Pembelajaran Tatap Muka


# Anggaran Covid-19


# Edhy Prabowo


# Ayu Dyah Andari


# Anggota Brimob Tewas



TERKINI

Skenario Net Zero Emission Hasilkan Pertumbuhan Ekonomi yang Lebih Tinggi

NASIONAL | 5 menit yang lalu










TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS