Satgas Covid-19 Tingkat RT/RW Harus Dioptimalkan
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 512.005 (-2.04)   |   COMPOSITE 6248.46 (-6.49)   |   DBX 1360.69 (-1.4)   |   I-GRADE 178.558 (-0.64)   |   IDX30 501.18 (-1.05)   |   IDX80 134.891 (-0.04)   |   IDXBUMN20 391.494 (-0.05)   |   IDXESGL 138.797 (0.04)   |   IDXG30 140.594 (-0.37)   |   IDXHIDIV20 444.842 (-0.71)   |   IDXQ30 144.61 (-0.2)   |   IDXSMC-COM 297.035 (0.54)   |   IDXSMC-LIQ 354.776 (0.16)   |   IDXV30 134.17 (0.21)   |   INFOBANK15 1041.89 (-8.69)   |   Investor33 432.33 (-1.1)   |   ISSI 179.471 (0.09)   |   JII 609.439 (-0.25)   |   JII70 215.337 (0.13)   |   KOMPAS100 1204.27 (-3.46)   |   LQ45 940.235 (-2.31)   |   MBX 1689.01 (-1.76)   |   MNC36 320.772 (-1.09)   |   PEFINDO25 321.867 (-3.61)   |   SMInfra18 307.883 (-0.36)   |   SRI-KEHATI 367.45 (-2.05)   |  

Satgas Covid-19 Tingkat RT/RW Harus Dioptimalkan

Senin, 25 Januari 2021 | 22:55 WIB
Oleh : Yustinus Paat / BW

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Mujiyono menilai, merupakan langkah yang tepat jika Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan segera mengoptimalkan peran dan fungsi Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 tingkat RT/RW.

Mujiyono mengaku sudah sejak awal Januari 2021 mengingatkan Pemprov DKI untuk memanfaatkan peran strategis satgas RT/RW dalam memastikan kedisiplinan warga untuk menerapkan protokol kesehatan.

“Selama ini memang peran satgas RT/RW belum optimal, hanya ada namanya saja, tetapi tidak terlalu berjalan dengan baik. Jadi, tepat jika Pak Anies segera mengoptimalkan peran mereka dalam mencegah Covid-19,” ujar Mujiyono saat dihubungi, Senin (25/1/2021).

Apalagi, kata Mujiyono, Pemprov DKI telah menganggarkan dana sebesar Rp 8,3 miliar di APBD DKI 2021 untuk satgas tingkat RT/RW ini. Anggaran ini nantinya digunakan untuk menyediakan sarana dan prasarana pencegahan penyebaran Covid-19 di tingkat RT/RW, seperti thermogun, hand sanitizer, sabun cuci tangan cair, serta cairan disinfektan.

Anggaran Rp 8,3 miliar dialokasikan per wilayah administrasi dengan perincian Jakarta Timur mendapat alokasi anggaran Rp 2,15 miliar, Jakarta Barat Rp 1,77 miliar, Jakarta Selatan Rp 1,66 miliar, Jakarta Utara Rp 1,44 miliar, Jakarta Pusat Rp 1,23 miliar, serta Kepulauan Seribu Rp 37 juta.

“Mungkin mereka tidak optimal selama ini karena kurangnya dukungan anggaran untuk menyediakan sarana dan prasarana. Sekarang Pemprov sudah menganggarkan dana untuk mendukung aktivitas satgas RT/RW. Bisa saja dana lebih dari Rp 8,3 miliar karena satgas RT/RW juga bakal menyediakan vitamin-vitaman untuk warga yang sedang menjalankan isolasi mandiri di rumah,” jelas dia.

Menurut Mujiyono, satgas RT/RW memiliki peran yang strategis karena dekat dengan warga dan mengetahui situasi lingkungan masing-masing. Dia menilai salah satu tugas penting satgas Covid-19 adalah harus bisa memastikan setiap keluarga di lingkungannya mempunyai kader Covid-19. Kader Covid-19 ini akan menjadi pengawas penerapan protokol kesehatan bagi anggota keluarganya dan bisa memberikan informasi-informasi terkait Covid-19.

“Jumlah satgas RT/RW ini kan banyak mencapai angka 33.211. Kalau mereka benar-benar dioptimalkan peran dan fungsinya, maka langkah pencegahan Covid-19 bisa menjadi lebih efektif lagi,” pungkas dia.

Dari 33.211 satgas RT/RW, sebanyak 4.559 satgas RT dan 389 satgas RW berada di Jakarta Pusat; sebanyak 5.279 satgas RT dan 454 satgas RW di Jakarta Utara; sebanyak 6.499 satgas RT dan 586 satgas RW di Jakarta Barat; sebanyak 6.077 satgas RT dan 579 satgas RW di Jakarta Selatan; sebanyak 7.929 satgas RT dan 709 satgas RW di Jakarta Timur; serta sebanyak 127 satgas RT dan 24 satgas RW di Kepulauan Seribu.

Di tempat terpisah, Anies memutuskan memperpanjang pengetatan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta hingga 8 Februari mendatang. Salah satu fokus Anies pada masa perpanjangan pengetatan PSBB ini adalah memaksimalkan peran Satgas Covid-19 di tingkat RT/RW.
“Satgas Covid-19 terutama pada tingkat RW yang sudah ada akan lebih kami maksimalkan dalam menekan laju paparan Covid-19,” ujar Anies.

Anies mengatakan, dari pengalaman penanganan Covid-19 selama kurang lebih hampir satu tahun, ternyata penyebaran virus di tingkat keluarga terus mengalami peningkatan signifikan. Dalam konteks tersebut, tutur dia, peran Satgas Covid-19 sangat penting untuk mencegah penyebaran Covid-19 di tingkat keluarga dan menyiapkan langkah lanjutan jika ada yang terpapar.

“Nantinya, mereka juga akan fokus menjangkau dan menekan terjadinya klaster keluarga karena klaster keluarga menyumbang 566 klaster, setelah klaster perkantoran sebesar 312 klaster,” ungkap dia.

Lebih lanjut, Anies juga kembali menekankan terkait pentingnya konsolidasi lintas sektoral dan integral dengan daerah sekitar Jakarta guna menanggulangi laju penyebaran Covid-19. Terlebih, jika melihat data per 24 Januari, di mana sebanyak 24 persen pasien yang dirawat di faskes DKI merupakan warga Bodetabek dan luar Jabodetabek.

“Di Jakarta ini ada suasana di mana warga merasakan bahwa ada yang mengkhawatirkan terhadap penyebaran Covid-19, sehingga itu akan meningkatkan kewaspadaan kita. Dan kami berharap, suasana ini juga dirasakan warga di luar Jakarta, sehingga tanggung jawab untuk menanggulangi dan mencegah paparan Covid-19 dapat dilakukan bersama-sama,” pungkas Anies.

Diketahui, perpanjangan pengetatan PSBB ini tertuang dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 51 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan, Jangka Waktu, dan Pembatasan Aktivitas Luar Rumah Pembatasan Sosial Berskala Besar. Kepgub ini ditandatangani Anies pada 22 Januari 2021.

"Menetapkan perpanjangan pemberlakuan, jangka waktu dan pembatasan aktivitas luar rumah Pembatasan Sosial Berskala Besar selama 14 hari terhitung sejak tanggal 26 Januari 2021 sampai dengan tanggal 8 Februari 2021," tulis Kepgub tersebut.

Dalam Kepgub tersebut, Anies mengatakan pembatasan kegiatan di luar rumah dengan penerapkan protokol kesehatan sebagaimana diatur dalam Pergub Nomor 3 tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Perda Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Covid-19 di Jakarta.

Diketahui, pengetatan PSBB di DKI Jakarta sudah dimulai pada 11 Januari hingga 25 Januari 2021. Pengetatan PSBB ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan pemerintah pusat yang menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) untuk daerah Jawa-Bali.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Dalam 5 Hari, 162 Jenazah Covid-19 Dimakamkan di TPU Bambu Apus

Lahan di TPU Bambu Apus untuk pemakaman korban Covid-19 sanggup menampung 700 jenazah.

MEGAPOLITAN | 25 Januari 2021

Pemkot Bogor Perpanjang PSBBMK, Berikut 7 Poin Aktivitas yang Dibatasi

Pembatasan sosial berskala besar berbasis mikro dan komunitas (PSBBMK) mulai 26 Januari hingga 8 Februari 2021.

MEGAPOLITAN | 25 Januari 2021

Sanitasi Buruk, Puskesmas Jurumudi Baru Diprotes Warga

Warga memprotes karena air limbah Puskesmas Jurumudi Baru merembes di lingkungan sekitar.

MEGAPOLITAN | 25 Januari 2021

Polisi Tangkap Pelaku Asusila di Halte Senen

Pengungkapan kasus asusila ini bermula dari viralnya video yang merekam adegan asusila dilakukan seorang pria dan perempuan, di halte kawasan Kramat Raya, Senen

MEGAPOLITAN | 25 Januari 2021

Risma Berpotensi Menjadi Lawan Terkuat Anies di Pilkada DKI

Risma dipandang sebagai calon penantang terkuat pada Pilkada 2022 mendatang.

MEGAPOLITAN | 25 Januari 2021

Keluarkan Surat Pemberitahuan, Dinsos Depok Tegaskan Bansos Tunai Tanpa Pemotongan

Penyalur bansos tunai di Kota Depok adalah PT Pos Indonesia dengan nilai Bansos Rp 300.000 per Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

MEGAPOLITAN | 25 Januari 2021

Tim DVI Kembali Identifikasi 4 Penumpang Sriwijaya

Total sudah sebanyak 53 jenazah yang teridentifikasi oleh DVI Polri.

MEGAPOLITAN | 25 Januari 2021

Polisi Tetapkan 2 Tersangka Bentrok Ormas di Bekasi

Bentrok antardua ormas dari FBR dan kelompok Kei terjadi di Cafe Saurma, Jalan KH Noer Ali Kalimalang, Jakasampurna, pada Kamis (21/1/2021) dini hari.

MEGAPOLITAN | 25 Januari 2021

Masih Sengketa, KPU Tangsel Belum Umumkan Pemenang Pilkada Tangsel 2020

Paslon nomor urut satu Muhamad-Rahayu Saraswati Djojohadikusumo mengajukan gugatan terhadap kemenangan Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan di Pilkada Tangsel

MEGAPOLITAN | 25 Januari 2021

Positif Covid-19, Kadinas Kependudukan Kabupaten Bogor Meninggal

Setelah menjalani perawatan karena terpapar Covid-19 di rumah sakit, Herdi meninggal dunia, Senin (25/1/2021) siang.

MEGAPOLITAN | 25 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS