KNKT: Meski Lepas dari Pembungkus, CVR Sriwijaya Air Masih Bisa Dibaca
Logo BeritaSatu

KNKT: Meski Lepas dari Pembungkus, CVR Sriwijaya Air Masih Bisa Dibaca

Sabtu, 16 Januari 2021 | 20:07 WIB
Oleh : Herman / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Tim gabungan masih terus melakukan pencarian memori data dari Cockpit Voice Recorder (CVR) pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang mengalami kecelakaan di sekitar Kepulauan Seribu pada 9 Januari lalu. Sejauh ini baru baterai (beacon) dan body CVR pesawat Sriwijaya Air yang telah berhasil ditemukan.

Ketua Subkomite Investigasi Kecelakaan Penerbangan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Nurcahyo Utomo menyampaikan, meskipun memori data CVR yang merekam suara di kokpit pesawat dalam kondisi sudah terlepas dari bodi atau pembungkusnya, data yang ada dalam memori tersebut bila nantinya berhasil ditemukan masih bisa terbaca.

"Sama seperti FDR (Flight Data Recorder), yang ketemu hanya memory unit. Bagian ini tahan benturan 250 g, tahan panas 1.000 derajat Celcius selama 1 jam. Jadi kalau memory CVR ketemu, semoga bisa diambil datanya," kata Nurcahyo Utomo kepada Beritasatu.com, Sabtu (16/1/2021).

Terkait penemuan blackbox FDR, tim KNKT juga telah berhasil mengunduh data di dalamnya, di mana ada 330 parameter dan semuanya dalam kondisi baik.

Sebelumnya, KNKT juga telah menyampaikan, berdasarkan data ADS-B dan wreckage engine, kedua mesin pesawat masih beroperasi atau hidup sampai pesawat membentur air. Temuan KNKT dan data FDR telah mengkonfirmasi data ADS-B dan wreckage engine tersebut.

Nurcahyo juga menyampaikan, KNKT akan menyampaikan laporan awal investigasi penyebab kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 paling lambat 30 hari sejak peristiwa terjadi.

“KNKT punya kewajiban sesuai dengan ketentuan internasional untuk memberikan laporan awal kepada publik selambat-lambatnya 30 hari sejak kecelakaan terjadi. Namun, dalam 30 hari itu, mungkin belum termasuk analisa KNKT, karena butuh waktu untuk mengungkap penyebabnya seperti apa, masalahnya di mana, atau pemeliharanya bagaimana. Tetapi semua pasti akan diungkapkan,” kata Nurcahyo.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tim DVI Terima 162 Kantong Jenazah Penumpang Sriwijaya Air

Tim DVI Polri, telah menerima 162 kantong jenazah penumpang Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1/2021).

MEGAPOLITAN | 16 Januari 2021

Pemakaman Habib Ali bin Assegaf, Polisi Imbau Warga Patuhi Protokol Kesehatan

Budi menyampaikan, di rumah duka polisi melakukan pengamanan di lima titik, di wilayah Tebet.

MEGAPOLITAN | 16 Januari 2021

Pencarian Fokus ke Jenazah dan CVR Sriwijaya Air

Tim pencari juga tetap melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat dan CVR pesawat SJ-182.

MEGAPOLITAN | 16 Januari 2021

Pasien Covid-19 di RSDC Wisma Atlet Bertambah Jadi 4.853 Oang

Total pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri dan perawatan di Tower 4-7 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, bertambah menjadi 4.853 orang.

MEGAPOLITAN | 16 Januari 2021

Basarnas: 272 Bagian Tubuh Jenazah Penumpang Sriwijaya Air Sudah Ditemukan

Basarnas juga temukan total 48 material pesawat kecil dan 50 potong material besar.

MEGAPOLITAN | 16 Januari 2021

Disuntik Vaksin Covid-19, Tenaga Kesehatan di Tangsel Merasa Lebih Terlindungi

Meski sempat ragu dengan proses vaksinasi Covid-19, dia percaya langkah ini bisa membantunya dan juga pemerintah dalam mengatasi pandemi.

MEGAPOLITAN | 15 Januari 2021

Ini, Pesan Para Tokoh yang Divaksin Covid-19 di Balai Kota DKI

Mereka minta masyarakat yang akan divaksin untuk tidak perlu ragu, tidak takut, dan tetap menerapkan protokol kesehatan setelah divaksin.

MEGAPOLITAN | 15 Januari 2021

Baru Keluar Penjara, Penjahat Kambuhan Tertangkap Lagi Curi Sepeda Motor

Penyidik berhasil menyita barang bukti satu sepeda motor hasil curian, handphone, kunci letter T, dan sejumlah mata kunci untuk merusak rumah kunci sepeda motor

MEGAPOLITAN | 15 Januari 2021

5 Penumpang Sriwijaya Teridentifikasi, 2 Lewat Sidik Jari dan 3 DNA

Dua orang korban teridentifikasi melalui sidik jari, dan tiga lewat pemeriksaan DNA.

MEGAPOLITAN | 15 Januari 2021

Kendala Vaksinasi Covid-19, Persyaratan Kesehatan Tidak Terpenuhi

Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, batal mendapat vaksin Sinovac karena alasan kesehatan.

MEGAPOLITAN | 15 Januari 2021


TAG POPULER

# Sepeda Motor Masuk Tol


# Pemerasan Wali Kota


# KRI Nanggala


# Universitas Nusa Mandiri


# Larangan Mudik



TERKINI

Satgas Tak Anjurkan WNI Pulang ke Indonesia pada Masa Pandemi

KESEHATAN | 41 menit yang lalu










TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS