5 Penumpang Sriwijaya Teridentifikasi, 2 Lewat Sidik Jari dan 3 DNA
Logo BeritaSatu

5 Penumpang Sriwijaya Teridentifikasi, 2 Lewat Sidik Jari dan 3 DNA

Jumat, 15 Januari 2021 | 22:17 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Rumah Sakit Bhayangkara Polri Raden Said Sukanto, mengidentifikasi lima penumpang pesawat Sriwijaya Air PK-CLC SJ-182 yang mengalami kecelakaan, di perairan Kepulauan Seribu, Jumat (15/1/2021) malam. Dua orang korban teridentifikasi melalui sidik jari, dan tiga lewat pemeriksaan DNA.

"Kami dari Pusinafis Bareskrim Mabes Polri pada hari ini berhasil mengidentifikasi terhadap dua jenasah yang menjadi korban dalam kecelakaan Sriwijaya Air," ujar Kabid Pusinafis Bareskrim Mabes Polri Kombes Jefry, di Rumah Sakit Bhayangkara Polri Raden Said Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (15/1/2021).

Dikatakan Jefry, penumpang pertama yang teridentifikasi melalui sidik jari atas nama Isti Yudha Prastika, dari kantong jenazah dengan nomor 194, tempat tanggal lahir 21 Juni 1986, jenis kelamin perempuan, agama Islam, alamat Reni Jaya Blok K3/11 RT 1/6, Pamulang, Banten, pekerjaan karyawan swasta, dan status sudah menikah.

"Kemudian yang kedua, identifikasi dengan nomor kantong jenazah 208. Ini hasil identifikasi bernama Toni Ismail, tempat tanggal lahir Pontianak, 21 Juni 1961, laki-laki, Islam, dengan alamat Jalan Dokter Wahidin Komplek Sekapat Damai Nomor C5 RT 1/28, Pontianak Kota, Kalimantan Barat. Ini seusai manifes nomor 47," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Laboratorium DNA Pusdokkes Polri Kombes dr Ratna mengatakan, Tim DNA berhasil mengidentifikasi tiga jenazah.

"Jadi dari DNA, kami hari ini dapat mengidentifikasi ada tiga. Yang pertama adalah nomor postmortemnya 0004, nomor antemortemnya 52 atas nama Rahmawati. Kami cocokan dengan anak kandung," katanya.

Ratna menuturkan, Rahmawati menumpang pesawat bersama suaminya Toni Ismail yang juga telah teridentifikasi melalui sidik jari, anak perempuannya Ratih Windania -telah teridentifikasi-, dan dua cucunya Yumna Fanisyatuzahra serta Athar Rizki Riawan.

"Kami mengambil sampel dari anak korban, anak dari bapak-ibu ini. Kemudian setelah kita melakukan analisa DNA, seperti kita tahu bahwa anak membawa separuh DNA orangtuanya, kemudian kita cari. Jadi anak ini membawa separuh dari ibu, separuh dari bapak. Waktu itu kami masih belum bisa memastikan, ternyata separuh itu setelah sampai kepemeriksaan tentang sampel untuk jenis kelamin, ternyata separuh ini adalah perempuan. Sehingga kami memutuskan bahwa sampel ini adalah milik ibu dari yang kita ambil sampelnya," jelasnya.

Ratna mengungkapkan, penumpang kedua yang teridentifikasi melalui DNA adalah nomor postmortem 0002, teridentifikasi atas nama Putri Wahyuni dengan nomor antemortem 45. Teridentifikasi berdasarkan sampel pembanding dari ayah kandung dan ibu kandung.

"Kemudian nomor postmortem 0034, teridentifikasi atas nama Dinda Amelia. Nomor antemortem 19, pembandingnya dari ayah kandung," tandasnya.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono menuturkan, total Tim DVI telah berhasil mengidentifikasi 17 penumpang, hingga Jumat sore.

"Mudah-mudahan ke depan, kita mendoakan bersama bisa mengidentifikasi kembali. Tentunya ini menajdi harapan besar bagi keluarga korban untuk bisa membawa pulang jenazah dari keluarga," katanya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kendala Vaksinasi Covid-19, Persyaratan Kesehatan Tidak Terpenuhi

Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, batal mendapat vaksin Sinovac karena alasan kesehatan.

MEGAPOLITAN | 15 Januari 2021

Raffi Ahmad Akan Jalani Sidang Perdana 27 Januari di PN Depok

Gugatan David Tobing kepada selebritas Raffi Ahmad, rencananya akan disidangkan perdana pada 27 Januari 2021 di Pengadilan Negeri Depok.

MEGAPOLITAN | 15 Januari 2021

Keluyuran Setelah Divaksin, Raffi Ahmad Digugat ke Pengadilan

Advokat publik, David Tobing mengajukan gugatan terhadap Raffi Ahmad pada Pengadilan Negeri Depok dengan nomor registrasi online PN DPK-012021GV1.

MEGAPOLITAN | 15 Januari 2021

Jajaran Forkopimda Kota Bekasi Awali Vaksinasi Covid-19

Kota Bekasi baru menerima 14.000 vaksin dari pengajuan 500.000 vaksin.

MEGAPOLITAN | 15 Januari 2021

Solusi Batas Desa Tidak Sulit, Camat Parung Panjang Bertanggung Jawab

Batas desa yang belum tuntas jangan sampai menghambat kegiatan masyarakat.

NASIONAL | 15 Januari 2021

Ini Penyebab Tenaga Medis di Bogor Gagal Divaksin

Dia mengaku menderita pembekuan darah dan selama enam bulan ini masih rutin mengkonsumsi obat.

MEGAPOLITAN | 15 Januari 2021

KNKT Berhasil Unduh Data FDR Sriwijaya Air

Ada 330 paremeter dan semua dalam kondisi baik.

MEGAPOLITAN | 15 Januari 2021

Anies: Meski Sudah Divaksin, Tetap Terapkan Protokol Kesehatan

Penerapan protokol kesehatan merupakan langkah untuk melindungi orang lain dari penularan Covid-19.

MEGAPOLITAN | 15 Januari 2021

Kasal: 80 Penyelam TNI AL Masih Cari Jenazah Penumpang Sriwijaya Air

Mereka bergantian menyelam dengan durasi penyelaman 30-40 menit di last know position (LKP) perairan Kepulauan Seribu.

MEGAPOLITAN | 15 Januari 2021

Puskesmas Jurang Mangu Siap Layani Pemberian Vaksin Covid-19

Puskesmas tersebut telah membagi sesi pemberian vaksin dan menjadwalkan tenaga medis yang akan disuntik vaksin.

MEGAPOLITAN | 15 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS