Pemprov DKI Siap Hadapi Gugatan Perda Covid-19 Terkait Sanksi Penolak Vaksinasi
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

Pemprov DKI Siap Hadapi Gugatan Perda Covid-19 Terkait Sanksi Penolak Vaksinasi

Jumat, 25 Desember 2020 | 05:19 WIB
Oleh : Yustinus Paat / WBP

Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan pihaknya siap menghadapi gugatan terhadap Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Covid-19 (Perda Covid-19) terkait sanksi terhadap warga yang menolak divaksinasi di Mahkamah Agung (MA). Pemprov DKI yakin proses Perda Covid-19 yang dilakukan bersama DPRD DKI sudah sesuai peraturan perundang-undangan.

“Tentunya Pemprov DKI Jakarta akan terus berjalan sesuai aturan, sesuai mekanisme hukum yang ada. Kami ada Biro Hukum yang siap menghadiri berbagai acara persidangan jika ada gugatan,” ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria melalui video di akun instagramnya, Kamis (24/12/2020).

Menurut pria yang akrab disapa Ariza, proses pembentukan Perda Covid-19 termasuk pengaturan sanksi sudah mengikuti mekanisme yang berlaku. Bahkan Pemprov dan DPRD DKI Jakarta telah melibatkan para pakar dan ahli untuk menyusun dan merumuskan materi-materi Perda Covid-19. "Perda Nomor 2 Tahun2020 sudah melalui prosedur pembentukan hukum yang benar. Kami mempersilakan bagi siapa saja yang merasa keberatan dengan Perda Nomor 2 tahun 2020 tentang penanggulangan Covid-19 untuk dapat melakukan uji materi," tandas dia.

Ariza mengakui, hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan pemberitahuan apapun dari MA soal gugatan Perda Covid-19 sehingga Pemprov DKI belum mengetahui secara persis materi gugatannya. Namun, Pemprov DKI menghormati setiap warga negara yang melakukan gugatan terhadap peraturan daerah. “Jadi secara materi kami belum mengetahui persis gugatannya. Namun, kami menghormati jika nanti ada gugatan dari warga, karena itu adalah hak setiap warga negara. Silakan sampaikan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Masukan ataupun kritikan masyarakat dapat dijadikan bahan pertimbangan dan evaluasi bagi kami Pemprov DKI Jakarta,” jelas Ariza.

Lebih lanjut, Ariza mengatakan pihaknya belum memutuskan untuk mengkaji ulang Perda Covid-19 khususnya terkait sanksi bagi penolak vaksinasi. Hal tersebut menunggu putusan MA jika memang ada warga yang melakukan gugatan.

Saat ini, Pemprov dan DPRD DKI Jakarta justru masih terus mensosialisasikan kepada masyarakat akan pentingnya vaksinasi Covid-19. Tujuan utama vaksinasi, kata dia adalah untuk memberikan kemanan dan keselamatan bagi warga masyarakat. "Kami mengikuti aturan pemerintah pusat tentang aturan dan mekanisme vaksinasi terkait dengan keamanan vaksin itu sendiri," kata Ariza.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kunjungi Katedral, Wali Kota Bogor: Kami Hadir di Sini Atas Nama Cinta

Uskup Paskalis mengajak seluruh umat untuk terlibat aktif menciptakan Kota Bogor yang nyaman untuk ditinggali.

MEGAPOLITAN | 24 Desember 2020

Uskup Bogor: Hidup Baru Harus Bermartabat

Natal merupakan hadiah dari Tuhan untuk kita semua.

MEGAPOLITAN | 24 Desember 2020

Polrestro Jakbar Sediakan 5.000 Tes Cepat Antibodi Gratis

Hal tersebut dilakukan guna mendeteksi dan menekan penyebaran virus Covid-19 saat libur Natal dan Tahun Baru 2021.

MEGAPOLITAN | 24 Desember 2020

Misa Malam Natal Tatap Muka di Katedral Jakarta, Umat Langsung Dicek Petugas

Gereja Katedral Jakarta menerapkan protokol kesehatan secara ketat dalam menyelenggarakan misa Natal secara tatap muka pada Kamis (24/12/2020).

MEGAPOLITAN | 24 Desember 2020

Ade Yasin Berharap Kader Ulama Berkontribusi untuk Pembangunan Masyarakat

Dikatakan Ade Yasin, ulama dan umara dikatakannya bagaikan satu badan yang harus bersinergi mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di segala bidang.

MEGAPOLITAN | 24 Desember 2020

Cegah Kerumunan, DKI Hentikan Sementara Layanan Izin Kegiatan

Penghentian layanan perizinan juga diberlakukan bagi kegiatan pergantian malam Tahun Baru 2021.

MEGAPOLITAN | 24 Desember 2020

Polda Metro Jaya Kerahkan 1.558 Personel Gabungan Amankan Gereja

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol M Fadil Imran menyatakan akan mengerahkan 1.558 personel gabungan untuk mengamankan pelaksanaan misa Natal di 316 gereja.

MEGAPOLITAN | 24 Desember 2020

Natal, KRL Tetap Beroperasi Hingga Pukul 22.00

KAI Commuter tetap mengoperasikan layanan KRL pada hari Natal tahun 2020 ini sesuai dengan jam operasi selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2021.

MEGAPOLITAN | 24 Desember 2020

Warga Depok Jalani Misa Natal Secara Virtual Penuh Kesederhanaan

Pelaksanaan misa Natal di Kota Depok, Jawa Barat dilakukan secara virtual.

MEGAPOLITAN | 24 Desember 2020

Laporan Balik Munarman Terhadap Zainal Arifin Ditolak Polisi

Polda Metro Jaya menolak laporan balik Munarman terhadap Ketua Barisan Ksatria Nusantara Zainal Arifin.

MEGAPOLITAN | 24 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS