Depok Siap Jalani Pembelajaran Tatap Muka
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 526.524 (-5.07)   |   COMPOSITE 6376.76 (-33.72)   |   DBX 1366.47 (3.57)   |   I-GRADE 184.394 (-1.54)   |   IDX30 516.608 (-4.85)   |   IDX80 138.726 (-1.26)   |   IDXBUMN20 405.249 (-4.48)   |   IDXESGL 142.142 (-1.23)   |   IDXG30 145.757 (-1.7)   |   IDXHIDIV20 455.745 (-3.03)   |   IDXQ30 148.268 (-1.23)   |   IDXSMC-COM 300.72 (-0.17)   |   IDXSMC-LIQ 363.064 (-3.05)   |   IDXV30 136.038 (-0.88)   |   INFOBANK15 1074.63 (-11.31)   |   Investor33 444.938 (-4.56)   |   ISSI 184.203 (-1.09)   |   JII 631.94 (-6.33)   |   JII70 222.617 (-2.02)   |   KOMPAS100 1239.85 (-11.73)   |   LQ45 968.215 (-9.89)   |   MBX 1728.57 (-11.57)   |   MNC36 329.564 (-3.27)   |   PEFINDO25 328.624 (-3.42)   |   SMInfra18 313.805 (-2.28)   |   SRI-KEHATI 378.364 (-4.16)   |  

Depok Siap Jalani Pembelajaran Tatap Muka

Rabu, 2 Desember 2020 | 18:12 WIB
Oleh : Bhakti Hariani / CAH

Depok, Beritasatu.com - Pemerintah Kota Depok menyatakan siap menjalani pembelajaran tatap muka pada semester genap tahun 2021. Segenap sarana dan prasarana untuk menjalankan protokol kesehatan diklaim Pemkot Depok sudah siap disediakan oleh sekolah.

Pejabat sementara Wali Kota Depok Dedi Supandi mengatakan, Pemkot Depok akan menerapkan blended learning. Pembelajaran ini memiliki mekansime pembagian jadwal masuk per pekannya ditentukan sesuai kelas.

"Misalnya pekan ini kelas 8 SMP masuk full tatap muka selama satu pekan maka pekan depan gantian kelas 9 yang masuk. Kelas 8-nya Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Demikian juga kelas 7-nya. Bergantian. Kami membutuhkan ruang kelas dalam jumlah banyak karena satu kelas hanya boleh diisi 12 orang. Memang boleh sampai maksimal 18 orang ya, tapi kami tidak ingin dan kami inginkan hanya 12 orang saja," ujar Dedi saat dikonfirmasi di Depok, Jawa Barat, Rabu (2/12/2020).

Diungkap Dedi, Kota Depok tidak memiliki wilayah dengan blank spot. Semua sinyal dari provider internet dapat dengan mudah diakses di Kota Depok. Sehingga tidak ada kendala untuk PJJ.

Namun demikian pembelajaran tatap muka tetap mengutamakan izin dari orangtua siswa. Jika orangtua tidak mengizinkan anaknya bersekolah tatap muka maka pihak sekolah tidak akan memaksa anak untuk bersekolah tatap muka.

"Ada materi yang telah dipersiapkan guru untuk belajar tatap muka dan juga untuk PJJ sehingga semua dapat diakses siswa," kata Dedi.

Masing-masing sekolah, lanjut Dedi, juga telah memiliki satuan tugas (satgas) yang bertugas mengawasi kegiatan belajar tatap muka di sekolah. Satgas ini terdiri dari guru yang membidangi kesiswaan hingga petugas keamanan.

"Mereka masing-masing memiliki tugas. Kalau petugas keamanan ini untuk mengawasi anak agar tidak berkerumun saat pulang sekolah dan memastikan mereka langsung pulang ke rumah," tutur Dedi.

Saat pembelajaran tatap muka nanti dipastikan tidak ada jam istirahat. Siswa hanya belajar selama empat jam dan kantin tidak diizinkan buka.

Untuk penyediaan sarana cuci tangan diyakini Dedi, sekolah di Depok tidak akan menemui kendala. Pasalnya ada dana bantuan operasional sekolah (BOS) dan juga anggaran sekolah yang bisa dimanfaatkan untuk pengadaan tempat cuci tangan lengkap dengan sabun.

"Saya yakin sekolah di Depok sudah siap menyediakan tempat cuci tangan ini," kata Dedi.

Sementara itu, orangtua siswa di Depok cenderung lebih memilih tetap mengikuti PJJ daripada mengizinkan anaknya sekolah tatap muka. Julia, orangtua siswa dari seorang anak yang duduk di kelas 1 Sekolah Dasar ini mengaku sangat khawatir jika anaknya harus mengikuti sekolah tatap muka.

"Anak saya masih kecil. Khawatirnya dia lupa atau bagaimana namanya anak-anak. Apalagi kalau sudah ketemu teman sekolahnya. Jadi kalau boleh memilih, saya inginnya anak saya tetap. PJJ saja," tutur warga Kecamatan Pancoran Mas ini.

Dikatakan Julia, sejauh ini anaknya bisa mengikuti pelajaran dari sekolahnya dengan baik melalui sistem PJJ. Tidak ada kendala yang didapati Julia saat anaknya bersekolah dari rumah.

"Ya sejauh ini lancar dan maksimal. Makanya kalau boleh milih mah maunya tetap PJJ saja. Setidaknya sampai keadaan normal atau vaksin yang ampuh benar-benar ditemukan," papar ibu satu orang putra ini.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tuntaskan Kasus Lama, Polda Metro Panggil Eggi Sudjana Soal Makar

Penyidik memanggil Eggi untuk menjalani pemeriksaan, Kamis (3/12/2020).

MEGAPOLITAN | 2 Desember 2020

Kasus Kerumunan Rizieq, Polisi Panggil Panitia, Kasatpol PP Hingga Ahli

Polisi memanggil delapan orang saksi serta ahli terkait kasus kerumunan Rizieq Syihab.

MEGAPOLITAN | 2 Desember 2020

Waduh, Blok Makam Covid-19 di Pondok Ranggon Penuh

Blok makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Ranggon, Jakarta Timur khusus jenazah Covid-19 sudah penuh sejak dua pekan lalu.

MEGAPOLITAN | 2 Desember 2020

Ridwan Kamil Puji Tempat Karantina Makara UI

Menurut Ridwan Kamil, tempat karantina Wisma Makara UI paling bagus di Jabar dalam pengelolaan pasien tanpa gejala.

MEGAPOLITAN | 2 Desember 2020

Polisi Panggil Rizieq Senin Pekan Depan

Penyidik berharap Rizieq dan Hanif bisa memenuhi panggilan kedua untuk dimintai keterangannya sebagai saksi.

MEGAPOLITAN | 2 Desember 2020

Ridwan Kamil: Depok Miliki Potensi Wisata Situ

Ridwan Kamil menghibahkan perahu untuk digunakan di Situ Rawa Besar sebagai sarana rekreasi warga Depok di tengah pandemi Covid-19.

MEGAPOLITAN | 2 Desember 2020

Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, UI Siapkan Dua Tempat Karantina

Universitas Indonesia (UI) menyiapkan dua tempat karantina baru untuk pasien Covid-19, yakni Gedung Wisma Pusat Studi Jepang (PSJ) dan Asrama Mahasiswa UI.

MEGAPOLITAN | 2 Desember 2020

Polisi Mengecek Hasil Tes Swab Rizieq

Berdasarkan hasil pemeriksaan polisi terhadap pihak MER-C diketahui bahwa hasil tes swab sudah keluar.

MEGAPOLITAN | 2 Desember 2020

BNN Musnahkan 1,5 Ton Narkotika

BNN mengamankan 24 tersangka dari 8 kasus narkotika yang kasusnya diungkap pada November 2020 dengan berbagai modus operasi.

MEGAPOLITAN | 2 Desember 2020

3.355 Pasien Covid-19 Jalani Perawatan di Wisma Atlet Kemayoran

Jumlah ini bertambah 16 orang dibandingkan hari sebelumnya sebanyak 3.339 pasien Covid-19.

MEGAPOLITAN | 2 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS