Dijerat Pasal Berlapis, Tersangka Kerumunan Rizieq Bisa Ditahan
INDEX

BISNIS-27 532.645 (8.39)   |   COMPOSITE 6373.41 (16.42)   |   DBX 1200.38 (7.1)   |   I-GRADE 185.572 (0.47)   |   IDX30 530.591 (5.91)   |   IDX80 143.3 (0.91)   |   IDXBUMN20 436.746 (-1.39)   |   IDXESGL 146.832 (2.43)   |   IDXG30 145.313 (0.68)   |   IDXHIDIV20 465.476 (6.27)   |   IDXQ30 150.721 (1.92)   |   IDXSMC-COM 298.62 (-4.71)   |   IDXSMC-LIQ 374.87 (-7.37)   |   IDXV30 150.9 (-1.9)   |   INFOBANK15 1063.78 (12.11)   |   Investor33 452.728 (7.92)   |   ISSI 189.451 (-0.24)   |   JII 667.742 (1.11)   |   JII70 234.615 (-0.52)   |   KOMPAS100 1279.35 (7.74)   |   LQ45 988.752 (9.51)   |   MBX 1764.22 (3.66)   |   MNC36 335.71 (4.95)   |   PEFINDO25 340.233 (-1.68)   |   SMInfra18 325.434 (3.65)   |   SRI-KEHATI 386.573 (6.93)   |  

Dijerat Pasal Berlapis, Tersangka Kerumunan Rizieq Bisa Ditahan

Selasa, 1 Desember 2020 | 13:24 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Tersangka dalam kasus dugaan pelangggaran protokol kesehatan di Petamburan Jakarta Pusat berpotensi ditahan polisi. Ini setelah penyidik menambahkan pasal berlapis dalam kasus yang juga menyeret Mohammad Rizieq Syihab itu.

Selama ini polisi memang hanya membidik dengan Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan—yang diancam pidana penjara paling lama 1 tahun, sehingga siapapun tersangkanya kelak tidak bisa ditahan polisi—namun kini ada jeratan pasal lain.

“Iya ada Pasal 160 KUHP dan (siapapun tersangkanya) akan bisa ditahan. Itu kewenangan penyidik,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono saat dihubungi Beritasatu.com, Selasa (1/12/2020).

Pasal 160 KUHP tentang penghasutan pelakunya diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun. Sedangkan Pasal 216 ayat (1) KUHP tentang dengan sengaja tidak menuruti perintah oleh pejabat yang tugasnya mengawasi sesuatu - dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu.

Atau oleh pejabat berdasarkan tugasnya, demikian pula yang diberi kuasa untuk mengusut atau memeriksa tindak pidana; demikian pula barang siapa dengan sengaja mencegah, menghalang-halangi atau menggagalkan tindakan guna menjalankan ketentuan undang-undang yang dilakukan oleh salah seorang pejabat tersebut, diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak Rp 9.000.

Polisi sebelumnya menyebut Rizieq diduga melakukan penghasutan dan tidak patuh saat mengundang massa di tengah pandemi Covid-19. Rizieq dijadwalkan diperiksa hari ini di Polda Metro Jaya sebagai saksi. Namun hingga kini belum ada kepastian ia akan datang.

“Alasan mengapa (Rizieq belum dipanggil) adalah profesionalisme (polisi). Kalau memang benang merahnya ke sana (Rozieq) pasti akan dipanggil. Tenang saja, sabar saja," kata Karo Penmas Polri Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Jumat (27/9/2020).

Seperti diberitakan Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Barat telah menaikan status dua perkara kerumunan massa Rizieq yang terjadi di wilayah Petamburan, Jakarta Pusat dan Megamendung, Jawa Barat menjadi penyidikan.

Artinya penyidik menemukan dugaan pelanggan pidana dalam perkara itu meski belum ada tersangkanya. Namun demikian, selama proses klarifikasi penyelidikan, Polri belum pernah memanggil Rizieq sekali pun.

Beberapa pihak yang dipanggil justru berasal dari unsur pemerintahan, seperti Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Seperti diberitakan Polri mengusut dugaan pelanggaran protokol kesehatan terkait acara Rizieq Syihab di Jakarta dan di Megamendung, Bogor.

Pelanggar protokol kesehatan diancam Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Pasal 93 berbunyi, "Setiap orang yang tidak mematuhi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat 1 dan/atau menghalang-halangi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan, sehingga menyebabkan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp 100 juta."



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Penumpang Transjakarta Dimanjakan Wifi Berkecepatan Tinggi

Fasilitas wifi berkecepatan tinggi tanpa bayar dan tanpa batas kuota dapat digunakan secara instan tanpa harus melakukan registrasi dan terbuka aksesnya.

MEGAPOLITAN | 1 Desember 2020

Anies dan Ariza Positif Covid-19, Bagaimana Roda Pemerintahan di DKI?

Wabah Covid-19 tak bisa dianggap enteng karena siapa saja bisa terkena.

MEGAPOLITAN | 1 Desember 2020

Penyidik Polda Metro Jaya Masih Tunggu Kehadiran Rizieq Syihab

Selain Rizieq, penyidik juga memanggil menantu Rizieq bernama Hanif Alatas dan biro hukum FPI untuk dimintai keterangannya, di Mapolda Metro Jaya.

MEGAPOLITAN | 1 Desember 2020

Kasus Rizieq di Kota Bogor, Polisi Tentukan Tersangka Senin Depan

Pemeriksaan dilanjutkan pada Selasa (1/11/2020) dengan memanggil enam perwakilan dari Satgas, Dinas Kesehatan Kota Bogor, petugas keamanan, dan ahli kesehatan.

MEGAPOLITAN | 1 Desember 2020

Anies Baswedan Positif Covid-19

Gubernur Anies menyebut, saat ini kondisinya dalam keadaan baik dan tanpa gejala.

MEGAPOLITAN | 1 Desember 2020

3.339 Pasien Covid-19 Jalani Perawatan di Wisma Atlet Kemayoran

Jumlah pasien tanpa gejala di Tower 4 dan 5 saat ini sebanyak 1.024 orang atau berkurang 126 orang.

MEGAPOLITAN | 1 Desember 2020

Diduga Halangi Pemeriksaan Rizieq, RS Ummi dan MER-C Diperiksa 6 Jam

Pemeriksaan mulai 14.00 WIB-20.00 WIB. Penyidik mencecar puluhan pertanyaan kepada RS UMMI dan MER-C terkait dugaan menghalangi tugas Satgas Covid-19.

MEGAPOLITAN | 1 Desember 2020

Kemhub Akan Berlakukan Transfer Muatan Bagi Truk ODOL

Usai kecelakaan maut Tol Cipali, Ditjen Hubdat Kemhub akan memberlakukan transfer muatan bagi truk yang melebihi ambang batas yang telah ditentukan.

MEGAPOLITAN | 1 Desember 2020

Kecelakaan Maut Tol Cipali Libatkan Truk ODOL dan Travel Gelap

Kecelakaan ini melibatkan truk kelebihan muatan dan travel gelap.

MEGAPOLITAN | 1 Desember 2020

Warga Medansatria Budi Daya Maggot

Pemanfaatan sampah organik untuk budi daya maggot bermanfaat untuk mengurangi timbunan sampah dan menghindari sampah masuk ke TPA.

MEGAPOLITAN | 1 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS