Imbas Kerumunan Acara Rizieq, Anies Copot Wali Kota Jakpus dan Kadis Lingkungan Hidup
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-2.12)   |   COMPOSITE 6289.65 (-47.85)   |   DBX 1346.19 (-12.68)   |   I-GRADE 181.205 (-1.35)   |   IDX30 507.3 (-3.78)   |   IDX80 137.13 (-1.34)   |   IDXBUMN20 404.453 (-5.99)   |   IDXESGL 139.923 (-0.37)   |   IDXG30 143.928 (-0.43)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-3.18)   |   IDXQ30 145.336 (-0.95)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-2.23)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-3.08)   |   IDXV30 137.088 (-3.12)   |   INFOBANK15 1041.31 (-5.34)   |   Investor33 435.377 (-2.34)   |   ISSI 184.679 (-1.32)   |   JII 634.506 (-3.05)   |   JII70 224.071 (-1.43)   |   KOMPAS100 1224.8 (-8.57)   |   LQ45 952.541 (-7.79)   |   MBX 1705.32 (-12.44)   |   MNC36 322.487 (-1.62)   |   PEFINDO25 325.966 (4.31)   |   SMInfra18 310.375 (-3.1)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-2.69)   |  

Imbas Kerumunan Acara Rizieq, Anies Copot Wali Kota Jakpus dan Kadis Lingkungan Hidup

Sabtu, 28 November 2020 | 15:34 WIB
Oleh : Yustinus Paat / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencopot Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Andono Warih dari jabatannya masing-masing. Pencopotan ini berdasar dari hasil audit Inspektorat DKI Jakarta yang menilai keduanya telah lalai dan abai dengan tidak mematuhi arahan dan instruksi Gubernur terkait antisipasi kegiatan yang berpotensi membuat kerumunan di Jakarta.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Chaidir, mengatakan, keduanya telah dicopot dari jabatannya terhitung tanggal 24 November 2020. Seusai dicopot, kata Chaidir, keduanya langsung dimutasi sebagai anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) sampai ada penugasan lebih jauh. “Pencopotan ini berdasar dari hasil audit inspektorat,” ujar Chaidir dalam keterangannya, Sabtu (28/11/2020).

Chaidir mengatakan, dalam melakukan audit, inspektorat tidak hanya memeriksa Bayu dan Andono. Namun, beberapa pihak juga diaudit, yakni Camat Tanah Abang Muhammad Yassin, Lurah Petamburan Setiyanto, Kepala Bidang Pengelola Kebersihan Dinas LH Edy Mulyanto, Kepala Suku Dinas LH Jakpus Marsigit, dan Kepala Seksi Pengendalian Kebersihan Dinas LH Aldi Jansen.

"Pemeriksaan oleh inspektorat sendiri berdasar dari instruksi gubernur kepada plt Inspektur Inspektorat DKI Jakarta Syaefulloh Hidayat untuk memeriksa Bayu dan Andono terkait adanya dugaan potensi pelanggaran terhadap arahan Gubernur pada jajaran wilayah," ungkap Chaidir.

Arahan gubernur berisi lima langkah yang harus dilakukan untuk mengantisipasi kegiatan yang berpotensi membuat kerumunan. Arahan itu disampaikan secara tertulis kepada jajaran dalam Koordinasi Wilayah.

Semua jajaran, kata Chaidir, mengakui memahami arahan gubernur tersebut. Namun ditemukan bahwa di lapangan arahan tersebut tidak dilaksanakan dengan baik. Salah satu dari 5 butir arahan itu diantaranya terkait larangan meminjamkan fasilitas pemprov atau mememfasilitasi kegiatan warga yang sifatnya kerumunan atau pengumpulan massa.

Dalam kegiatan kerumunan di Petamburan pada 14 November lalu, jajaran kecamatan, kelurahan dan Suku Dinas Linkungan Hidup ditemukan justru meminjamkan fasilitas milik pemprov untuk kegiatan yang bersifat pengumpulan massa.

Gubernur Anies langsung meminta agar Inspektorat segera melakukan audit dan pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan tersebut ditemukan bahwa terjadi kelalaian dalam melaksanakan perintah.

"Permasalahannya bukan sekadar soal terjadinya peminjaman, tapi soal lima arahan tertulis yang jelas dan tegas dari atasan tidak dilaksanakan dengan baik. Mereka mengakui dan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang ada. Semua prosedur kepegawaian dan tata kelola pemerintahan dijalankan untuk melaksanakan pemeriksaan serta penindakan sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil," pungkas Chaidir.

Diketahui, kerumunan di Petamburan pada 14 November lalu terkait dengan acara pernikahan putri Pimpinan FPI Rizieq Syihab dan acara Maulid Nabi Muhammad SAW. Hingga saat ini, kasus kerumunan di Petamburan sedang dalam proses penanganan Polda Metro Jaya.

Sejumlah saksi mulai dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Wagub DKI Ahmad Riza Patria dan sejumlah jajaran Pemprov DKI serta pihak FPI dan panitia acara telah dimintai klarifikasi dan keterangan terkait kerumunan di Petamburan tersebut



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Diduga Imbas Kasus Kerumunan di Petamburan, Wali Kota Jakarta Pusat Dicopot

Posisi Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara selanjutnya digantikan sementara oleh pelaksana harian (Plh) Irwandi yang merupakan wakil Wali Kota Jakarta Pusat

MEGAPOLITAN | 28 November 2020

Pemprov DKI Targetkan 2021 Setiap Kelurahan Memiliki Puskesmas

Hingga saat ini, tersisa 15 kelurahan yang belum memiliki puskesmas.

MEGAPOLITAN | 28 November 2020

Razia THM, Polresta Bogor Dapati Pengunjung Bawa Airsoft Gun

Satnarkoba Polresta Bogor Kota menggelar Operasi Antik Lodaya ke sejumlah tempat hiburan malam (THM) karaoke di Kota Bogor, Jumat (27/11/2020) malam.

MEGAPOLITAN | 28 November 2020

Pemprov DKI Raih 2 Penghargaan Jaringan Geospasial

Provinsi DKI Jakarta meraih dua penghargaan dalam Bhumandala Award Tahun 2020.

MEGAPOLITAN | 28 November 2020

KPU Tangsel Rampung Sortir Surat Suara Pilkada

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) telah merampungkan penyortiran surat suara untuk Pilkada pada 9 Desember 2020.

MEGAPOLITAN | 28 November 2020

Anies Bantah Halangi Akses Warga ke APBD

Terkait pembuatan akun menggunakan identitas NIK dan KK untuk akses APBD DKI, kata Anies, merupakan bentuk tanggung jawab warga.

MEGAPOLITAN | 28 November 2020

Kontak Erat dengan Orang Positif, Bima Arya Sebut Rizieq ODP

Berdasarkan laporan, sudah banyak orang yang ditengarai kontak erat dengan Rizieq dinyatakan positif Covid-19.

MEGAPOLITAN | 28 November 2020

23 Rumah Terbakar di Menteng Atas

Dilaporkan terdapat satu orang warga mengalami luka ringan, sedangkan kerugian materi akibat kejadian itu masih dihitung.

MEGAPOLITAN | 28 November 2020

Pemprov DKI Hormati Langkah Polisi Tetapkan Tersangka Kasus Kerumunan

Pemprov DKI, kata Ariza, tidak akan mencampuri kewenangan polisi dalam menangani kasus kerumunan tersebut.

MEGAPOLITAN | 28 November 2020

APBD DKI 2021 Diprioritaskan untuk Tangani Covid-19 dan Banjir

Prioritas utama dari APBD 2021 adalah penanganan Covid-19 dan banjir di ibu kota.

MEGAPOLITAN | 27 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS