Anies Bantah Halangi Akses Warga ke APBD
Logo BeritaSatu

Anies Bantah Halangi Akses Warga ke APBD

Sabtu, 28 November 2020 | 10:56 WIB
Oleh : Yustinus Paat / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merespon anggapan bahwa Pemprov DKI menghalang-halangi warga untuk mengakses APBD DKI. Pasalnya, warga harus menyertakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga untuk registrasi atau masuk dalam Smart Planning Budgeting (SMART APBD).

Anies mengakui, penyusunan APBD Tahun 2021 sudah menggunakan sistem baru bernama Smart Planning Budgeting (SMART APBD) di mana warga yang ingin akses harus registrasi menggunakan nomor NIK dan KK. SMART APBD, kata dia, merupakan aplikasi web penyajian data dan analisa yang bersifat terbuka untuk publik dengan platform interaktif dan user-friendly untuk
mengeksplorasi dan lebih mendalami terkait APBD.

"Sistem Smart Planning Budgeting (SMART APBD) menyediakan seluruh rangkaian yang utuh mulai dari tahapan awal perencanaan APBD hingga seluruh rangkaian perkembangan penetapan APBD Provinsi DKI Jakarta," ujar Anies saat menyampaikan pidato di Rapat Paripurna di Gedung DPRD, Jakarta, Jumat (27/11/2020).

Anies mengatakan, dengan adanya SMART APBD justru telah melampaui kewajiban Badan Publik untuk menyediakan beberapa jenis informasi publik terkait anggaran dan keuangan sebagaimana diatur dalam UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Terkait pembuatan akun menggunakan identitas NIK dan KK untuk akses APBD DKI, kata Anies, merupakan bentuk tanggung jawab warga sesuai dengan prinsip digital citizenship.

"Ini merupakan bentuk tanggung jawab sesuai prinsip digital citizenship, mengingat Sistem SMART APBD ini juga tersedia fitur interaktif berupa penyampaian pendapat atau aspirasi masyarakat. Hal ini juga diatur dalam ketentuan Undang-Undang Nomor 25 tentang Pelayanan Publik yang dibutuhkannya identitas pengadu atau penyampai aspirasi," jelas dia.

Selain itu, kata Anies, penggunaan identitas juga menjadi penting untuk menghindari penyebarluasan informasi yang salah (disinformasi) terhadap akses atau penggunaan informasi APBD Provinsi DKI Jakarta yang diberikan kepada publik. Anies juga menjamin kerahasiaan pengakses.

"Dalam hal akses terhadap identitas atau kerahasiaan data pribadi pengakses atau pembuat akun, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen melaksanakan ketentuan aturan perlindungan data pribadi dalam pengelolaan akun pengguna sistem SMART APBD tersebut," pungkas Anies.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kontak Erat dengan Orang Positif, Bima Arya Sebut Rizieq ODP

Berdasarkan laporan, sudah banyak orang yang ditengarai kontak erat dengan Rizieq dinyatakan positif Covid-19.

MEGAPOLITAN | 28 November 2020

23 Rumah Terbakar di Menteng Atas

Dilaporkan terdapat satu orang warga mengalami luka ringan, sedangkan kerugian materi akibat kejadian itu masih dihitung.

MEGAPOLITAN | 28 November 2020

Pemprov DKI Hormati Langkah Polisi Tetapkan Tersangka Kasus Kerumunan

Pemprov DKI, kata Ariza, tidak akan mencampuri kewenangan polisi dalam menangani kasus kerumunan tersebut.

MEGAPOLITAN | 28 November 2020

APBD DKI 2021 Diprioritaskan untuk Tangani Covid-19 dan Banjir

Prioritas utama dari APBD 2021 adalah penanganan Covid-19 dan banjir di ibu kota.

MEGAPOLITAN | 27 November 2020

Bank DKI Ajak Warga Rusun Pondok Bambu Kembangkan Usaha Hidroponik

Sebelumnya, Bank DKI telah melaksanakan program hidroponik di Rusunawa Jatinegara Kaum.

MEGAPOLITAN | 27 November 2020

Bima Arya Tegur Keras RS UMMI karena Tidak Kooperatif Terkait Rizieq

Wali Kota Bogor Bima Arya menegur RS UMMI yang merawat dan menjadi lokasi swab test Rizieq Syihab.

MEGAPOLITAN | 27 November 2020

Sistem Registrasi pada Situs APBD DKI Jakarta Dipertanyakan

Fraksi PSI mempertanyakan perubahan sistem yang mewajibkan registrasi NIK dan nomor KK sebelum mengakses situs APBD DKI Jakarta.

MEGAPOLITAN | 27 November 2020

Pemkot Bogor Akan Verifikasi Swab Test Rizieq Syihab

Bila ditemukan ada kekeliruan atau lembaga yang digunakan tidak terverifikasi, Pemkot Bogor akan melakukan swab test ulang.

MEGAPOLITAN | 27 November 2020

Srikandi Tani Kampung Becek Ajak Warga Tanam Hidroponik

Sandi berharap selain manfaat ekonomi, kegiatan ini dapat menguatkan rasa kebersamaan dan menciptakan budaya gotong-royong dalam lingkungan tempat tinggal.

MEGAPOLITAN | 27 November 2020

Kasus Konfirmasi Positif Covid-19 di Depok Sentuh 10.000

Kasus positif Covid-19 di Depok, Jawa Barat hingga Jumat (27/11/2020) menyentuh angka 10.000 atau tepatnya 10.040 sejak pandemi ini berlangsung Maret lalu.

MEGAPOLITAN | 27 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS