Kasus Kampung Kurma Grup, Polri: Datanya Amburadul
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 513.144 (-1.14)   |   COMPOSITE 6258.75 (-10.28)   |   DBX 1361.34 (-0.65)   |   I-GRADE 179.18 (-0.62)   |   IDX30 502.509 (-1.33)   |   IDX80 134.874 (0.02)   |   IDXBUMN20 393.542 (-2.05)   |   IDXESGL 138.721 (0.08)   |   IDXG30 140.869 (-0.28)   |   IDXHIDIV20 444.908 (-0.07)   |   IDXQ30 144.657 (-0.05)   |   IDXSMC-COM 296.3 (0.74)   |   IDXSMC-LIQ 351.212 (3.56)   |   IDXV30 132.413 (1.76)   |   INFOBANK15 1051.36 (-9.47)   |   Investor33 433.839 (-1.51)   |   ISSI 179.41 (0.06)   |   JII 608.801 (0.64)   |   JII70 214.954 (0.38)   |   KOMPAS100 1205.85 (-1.58)   |   LQ45 941.363 (-1.13)   |   MBX 1692.14 (-3.13)   |   MNC36 321.868 (-1.1)   |   PEFINDO25 321.871 (0)   |   SMInfra18 304.318 (3.57)   |   SRI-KEHATI 368.746 (-1.3)   |  

Kasus Kampung Kurma Grup, Polri: Datanya Amburadul

Jumat, 27 November 2020 | 19:25 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Mabes Polri mengungkap kesulitan dalam mengusut kasus dugaan kavling bodong di bidang perkebunan dengan kedok agama dan bebas riba yang menyeret Kampung Kurma Group.

“Memang lagi proses pemanggilan saksi-saksi dan proses tracing aset. Makanya, sampai sekarang juga belum ada yang disita. Ini yang harus diklarifikasi," kata Karo Penmas Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Jumat (27/11/2020).

Menurut Awi, penyidik memerlukan waktu untuk mengklarifikasi sejumlah transaksi yang tidak tercatat baik oleh perusahaan.

“Kalau datanya lengkap sih gampang. Yang jadi masalah karena datanya yang sudah saya sampaikan datanya memang amburadul," tambah Awi.

Misalnya ada sejumlah pembeli yang baru membayarkan uang muka atau down payment (DP), tetapi ada juga yang sudah lunas membayar. Ada sekitar 2.000 orang yang jadi korban.

Seperti diberitakan kasus tersebut bermula dari informasi Satgas Waspada Investasi (SWI) pada awal 2020.

Dari hasil penyelidikan polisi, diketahui seseorang mendirikan enam perusahaan Kampung Kurma Group yang tersebar di Kabupaten Bogor, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Lebak, dan Kabupaten Pandeglang.

Penjualan lahan kavling meraup lebih dari Rp 333 miliar. Dimana ada 4.208 kavling yang dijual dengan bonus sebuah pohon kurma untuk masing-masing kavling.

Penjual juga menjanjikan akan mendirikan pesantren, masjid, arena olahraga, kolam renang, dan fasilitas lainnya. Akan tetapi, faktanya tak seperti yang dijanjikan. Janji tinggal janji.

Pembeli juga tak bisa langsung mendapatkan kavling yang dijanjikan karena terkendala dalam hal proses peralihan akta jual beli (AJB) antara pemilik lahan dengan konsumen karena legalitas Kampung Kurma Grup ternyata bermasalah.

Untuk diketahui Kampung Kurma mulai dikenal pada tahun 2018. Mereka menawarkan paket kavling tanah seluas 400 meter-500 meter untuk ditanami pohon kurma, dan termasuk investasi kavling kolam lele dengan 10.000 bibit. Harga kavling bervariatif mulai dari Rp 99 juta per kavling.

Kecurigaan investor terkait investasi ini bermula saat sejumlah nasabah yang datang ke PT Kampung Kurma di Bogor untuk menagih janji mengenai status lahan kavling dan pengembalian dana.

Sayangnya, ratusan pembeli ini tidak dapat menemui Direktur Utama PT Kampung Kurma berinisial AH. Kasus pun mencuat dan kini jadi urusan polisi.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemkab Bekasi Percepat Pembangunan Jalan Lingkungan di Pengujung Tahun

Selain menata permukiman kumuh, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) mulai membangun jalan lingkungan di penghujung tahun 2020 ini.

MEGAPOLITAN | 27 November 2020

Pemkab Bekasi Gandeng TNI AD Tangani Permukiman Kumuh

Program Kotaku dan program Berseka sejalan dengan program pemerintah pusat dalam hal mengurangi permukiman kumuh.

MEGAPOLITAN | 27 November 2020

Kemparekraf Mulai Salurkan Dana Hibah ke Pengusaha Hotel dan Restoran

Saat ini Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) tengah mendata hotel dan restoran yang akan mendapatkan bantuan.

MEGAPOLITAN | 27 November 2020

Kasudin Kesehatan Jakpus Tegaskan Belum Ada Klaster Petamburan

Saat ini Petamburan belum bisa disebut kluster baru karena tidak teridentifikasi.

MEGAPOLITAN | 27 November 2020

Cawalkot Positif Covid, KPU Depok Tetap Gelar Debat

KPU Depok akan tetap menggelar debat publik Pilkada Depok 2020 sesi II, Senin (30/11/2020) meski Calon Wali Kota Depok Mohammad Idris positif Covid-19.

MEGAPOLITAN | 27 November 2020

Polda Metro Jaya Akan Panggil Semua Saksi Kerumunan Petamburan

Polda Metro Jaya akan segera melakukan penjadwalan untuk pemanggilan semua saksi-saksi tindakan pidana pelanggaran protokol kesehatan Covid-19.

MEGAPOLITAN | 27 November 2020

PSI DKI Loloskan 6 Usulan Raperda di 2021

Pada Raperda Penyelenggaraan Sistem Pangan, Fraksi PSI memasukkan gagasan Dana Abadi Pangan.

MEGAPOLITAN | 27 November 2020

Pantau Penanganan Covid-19, Kapolda Metro Sambangi Polres Jakut

Kapolres harus membuat kampung tangguh di setiap titik epicentrum.

MEGAPOLITAN | 27 November 2020

Prostitusi Artis Online, Muncikari Pasang Tarif Rp 110 Juta

Polres Jakarta Utara berhasil mengungkap prostitusi online yang melibatkan artis sinetron dan selebram dengan tarif mencapai Rp 110 juta.

MEGAPOLITAN | 27 November 2020

Rizieq Diminta Terbuka Terkait Kondisi Kesehatan

Tri Yunis juga berpesan kepada masyarakat yang sempat melakukan kontak dengan Rizieq dan keluarganya untuk segera melaporkan ke petugas kesehatan.

MEGAPOLITAN | 27 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS