Kasus Pelanggaran Protokol Kesehatan di Petamburan Naik ke Penyidikan
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 512.005 (-2.04)   |   COMPOSITE 6248.46 (-6.49)   |   DBX 1360.69 (-1.4)   |   I-GRADE 178.558 (-0.64)   |   IDX30 501.18 (-1.05)   |   IDX80 134.891 (-0.04)   |   IDXBUMN20 391.494 (-0.05)   |   IDXESGL 138.797 (0.04)   |   IDXG30 140.594 (-0.37)   |   IDXHIDIV20 444.842 (-0.71)   |   IDXQ30 144.61 (-0.2)   |   IDXSMC-COM 297.035 (0.54)   |   IDXSMC-LIQ 354.776 (0.16)   |   IDXV30 134.17 (0.21)   |   INFOBANK15 1041.89 (-8.69)   |   Investor33 432.33 (-1.1)   |   ISSI 179.471 (0.09)   |   JII 609.439 (-0.25)   |   JII70 215.337 (0.13)   |   KOMPAS100 1204.27 (-3.46)   |   LQ45 940.235 (-2.31)   |   MBX 1689.01 (-1.76)   |   MNC36 320.772 (-1.09)   |   PEFINDO25 321.867 (-3.61)   |   SMInfra18 307.883 (-0.36)   |   SRI-KEHATI 367.45 (-2.05)   |  

Kasus Pelanggaran Protokol Kesehatan di Petamburan Naik ke Penyidikan

Kamis, 26 November 2020 | 16:31 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, telah melakukan gelar perkara kasus pelanggaran protokol kesehatan pada kegiatan akad nikah yang digelar petinggi FPI Muhammad Rizieq Syihab, di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Hasilnya ditemukan unsur tindak pidana, dan status kasus dinaikkan dari penyelidikan ke penyidikan.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus mengatakan, pada gelar perkara penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya menemukan unsur pidana sesuai dengan yang diatur dalam Undang-undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, terkait kasus pelanggaran protokol kesehatan, di Petamburan itu.

"Pagi tadi memang dilakukan gelar perkara oleh tim penyidik. Dari hasil gelar perkara sudah dianggap cukup untuk dinaikkan ke tingkat penyidikan. Menurut penyidik ini sudah bisa naik ke tingkat penyidikan, berarti ditemukan adanya tindak pidana," ujar Yusri, Kamis (26/11/2020).

Kendati telah naik penyidikan, namun penyidik belum menetapkan tersangka pada perkara ini. Yusri menuturkan, selanjutnya penyidik masih akan mengumpulkan alat bukti, keterangan saksi dan bukti petunjuk.

"Belum (ada tersangka), baru naik ke tingkat penyidikan. Penyidik sedang mengumpulkan semua alat bukti, keterangan-keterangan saksi, dan bukti petunjuk atau surat. Ini dikumpulkan untuk tindak lanjut ke depan," katanya.

Diketahui, penyidik sedang mengusut dugaan tindak pidana pelanggaran protokol kesehatan pada kegiatan akad nikah yang digelar petinggi FPI Muhammad Rizieq Syihab, di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Penyidik setidaknya telah memeriksa 18 orang untuk dimintai klarifikasi. Pada awal penyelidikan, penyidik mengundang 10 dari 14 orang yang diagendakan untuk dimintai klarifikasi, Selasa (17/11/2020) kemarin. Diantaranya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara, Kasatpol PP DKI Jakarta Arifin, Kabiro Hukum Pemprov DKI Jakarta Yayan Yuhana, Camat Tanah Abang Yassin Pasaribu, Lurah Petamburan Setiyanto, Ketua RW 04 Andi Hasim, Ketua RT 02 Jeki Marino, Bhabinkamtibmas, dan Kepala KUA Tanah Abang. Namun, hanya sembilan orang yang menjalani klarifikasi karena Lurah Petamburan Setiyanto reaktif Covid-19 saat diperiksa menggunakan swab antigen, dan belakangan dinyatakan positif.

Sehari kemudian, penyidik mengundang Haris Ubaidillah selaku ketua panitia kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW, kemudian panitia penyelenggara, pegawai pemasangan tenda, dan saksi ahli. Haris datang memenuhi panggilan sekitar pukul 10.00 WIB, dan baru selesai klarifikasi pada tengah malam.

Selanjutnya, penyidik mengundang Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Erizon Safari, perwakilan Aviation Security Bandara Soekarno-Hatta, dan ketua panitia akad nikah, Kamis (19/11/2020). Namun Ariza dan ketua panitia akad nikah berhalangan hadir, kemudian meminta untuk dijadwalkan ulang.

Jumat (20/11/2020), penyidik memanggil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo untuk dimintai keterangan terkait surat penutupan Jalan KS Tubun, Petamburan, Jakarta Pusat.

Kemudian, penyidik mengundang kembali Ariza dan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta untuk klarifikasi, Senin (23/11/2020). Ariza memenuhi undangan dan diperiksa kurang lebih selama 8 jam. Ada 46 pertanyaan yang dilontarkan penyidik diantaranya seputar kerumunan di Petamburan dan Tebet.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

RAPBD DKI Jakarta 2021 Sebesar Rp 82,5 Triliun

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi dan dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wagub Ahmad Riza Patria.

MEGAPOLITAN | 26 November 2020

Cawalkot Depok Mohammad Idris Positif Covid-19

Calon Wali Kota Depok dalam Pilkada Depok 2020 Mohammad Idris dinyatakan positif terinfeksi virus Covid-19.

MEGAPOLITAN | 26 November 2020

Anies Antar Pemprov DKI Raih Penghargaan Pemda Berkualifikasi Informatif Tiga Kali Beruntun

Anies Baswedan kembali mengantar Pemprov DKI Jakarta meraih penghargaan Pemerintah Daerah Berkualifikasi Informatif oleh Komisi Informasi Pusat (KIP) 2020.

MEGAPOLITAN | 26 November 2020

Saling Ejek di Medsos, Dua Geng Anak Bertikai di Koja

Dua geng yang beranggotakan sekumpulan anak-anak di bawah umur saling bertikai di Jalan Perjuangan Kecamatan Koja, Jakarta Utara pada Selasa (24/11/2020) lalu.

MEGAPOLITAN | 26 November 2020

Polisi Tangkap Ojol dan Tukang Jahit di Bogor Kedapatan Edarkan Sabu

"Keduanya ditangkap saat mengambil sabu yang niatnya akan dijual kembali," kata Agus.

MEGAPOLITAN | 26 November 2020

Bima Arya Ingatkan Pendidik soal Ancaman Lost Generation

Anak-anak tidak memperoleh kesempatan mendapatkan pendidikan berkualitas.

MEGAPOLITAN | 26 November 2020

Lawan Petugas Saat Hendak Diciduk, Pelaku Begal Tewas di Jalan Bisma Raya

Pelaku begal yang tewas merupakan pemain lama dengan tindak kejahatan lainnya.

MEGAPOLITAN | 26 November 2020

Berupaya Masuk Mabes Polri, Mobil Berpelat RI 1 Palsu Ditahan Polisi

Mobil Mitsubishi Pajero yang menggunakan pelat nomor RI 1 palsu ditahan polisi setelah berupaya masuk Mabes Polri, Rabu (25/11/2020).

MEGAPOLITAN | 25 November 2020

Sosialisasikan Angsuran Tunggakan, BPJS Kesehatan Jakut Berdayakan Kader JKN KIS

Hingga November 2020 tercatat ada tunggakan Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) Rp 27,59 miliar di 6 kecamatan di Jakarta Utara.

MEGAPOLITAN | 25 November 2020

DKI Akan Hati-Hati Putuskan Sekolah Tatap Muka

Pemprov DKI Jakarta akan memutuskan secara cermat terkait pembukaan sekolah tatap muka guna mencegah penyebaran Covid-19.

MEGAPOLITAN | 25 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS