RAPBD DKI Jakarta 2021 Sebesar Rp 82,5 Triliun
INDEX

BISNIS-27 532.645 (8.39)   |   COMPOSITE 6373.41 (16.42)   |   DBX 1200.38 (7.1)   |   I-GRADE 185.572 (0.47)   |   IDX30 530.591 (5.91)   |   IDX80 143.3 (0.91)   |   IDXBUMN20 436.746 (-1.39)   |   IDXESGL 146.832 (2.43)   |   IDXG30 145.313 (0.68)   |   IDXHIDIV20 465.476 (6.27)   |   IDXQ30 150.721 (1.92)   |   IDXSMC-COM 298.62 (-4.71)   |   IDXSMC-LIQ 374.87 (-7.37)   |   IDXV30 150.9 (-1.9)   |   INFOBANK15 1063.78 (12.11)   |   Investor33 452.728 (7.92)   |   ISSI 189.451 (-0.24)   |   JII 667.742 (1.11)   |   JII70 234.615 (-0.52)   |   KOMPAS100 1279.35 (7.74)   |   LQ45 988.752 (9.51)   |   MBX 1764.22 (3.66)   |   MNC36 335.71 (4.95)   |   PEFINDO25 340.233 (-1.68)   |   SMInfra18 325.434 (3.65)   |   SRI-KEHATI 386.573 (6.93)   |  

RAPBD DKI Jakarta 2021 Sebesar Rp 82,5 Triliun

Kamis, 26 November 2020 | 16:03 WIB
Oleh : Yustinus Paat / BW

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan DPRD DKI Jakarta menandatangani memorandum of understanding (MoU) Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD DKI Jakarta 2021 dalam rapat paripurna di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (26/11/2020).

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi dan dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wagub Ahmad Riza Patria.

"Total rancangan APBD 2021 sebesar Rp 82,5 triliun atau meningkat sebesar 30,4 persen, jika dibandingkan perubahan APBD 2020," ujar Anies dalam rapat paripurna tersebut.

Anies mengatakan, pendapatan daerah 2021 direncanakan sebasar Rp 72,2 triliun. Adapun untuk belanja daerah direncanakan sebesar Rp 72,98 triliun, berupa belanja operasi, belanja modal, belanja tak terduga, dan belanja transfer.

“Kami berharap pembahasan oleh fraksi bisa berjalan dengan cepat sehingga kita punya RAPBD untuk 2021 dan segera diimplementasikan, untuk detailnya nanti (dijelaskan) setelah pembahasan dari para fraksi,” kata Anies.

Anies mengatakan RAPBD 2021 masih fokus pada penanganan pandemi Covid-19. Pasalnya, hingga saat ini belum diketahui berakhir pandemi Covid-19.

“Penyusunan APBD tahun 2021 masih terfokus pada penanganan pandemi Covid-19. Kita sama-sama belum bisa memperkirakan dan mengetahui secara pasti apakah pandemi berakhir tahun 2021 mendatang. Untuk itu, dengan ini akan ada penyesuaian anggaran pada tahun 2021,” ungkap Anies.

Anies juga menyampaikan kebijakan umum dalam rancangan tersebut yang meliputi kebijakan pendapatan daerah, belanja daerah, dan pembiayaan daerah. Untuk pendapatan daerah akan diarahkan kepada peningkatan pendapatan asli daerah, pengelolaan dana transfer, dan peningkatan lain-lain pendapatan daerah.

Untuk belanja daerah akan diarahkan kepada pencapaian visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur sebagaimana tercantum dalam RPJMD 2017-2022. Di antaranya mendorong kegiatan yang bersifat strategis; implementasi strategi pembangunan; memenuhi kewajiban penyediaan anggaran pendidikan; mengalokasikan anggaran pada sektor yang menyentuh masyarakat; memberikan bantuan dalam bentuk subsidi, hibah, bansos serta belanja yang menunjang pertumbuhan ekonomi; peningkatan lapangan kerja; pengentasan kemiskinan; dukungan kepada kebijakan nasional, dan penanggulangan dampak pandemi Covid-19.

“Selanjutnya untuk pembiayaan daerah, sumber penerimaan pembiayaan pada 2021 direncanakan berasal dari sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) tahun 2020 dan penerimaan pinjaman daerah pemulihan ekonomi nasional (PEN), dan penerusan pinjaman dari pemerintah untuk proyek MRT,” pungkas dia.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Cawalkot Depok Mohammad Idris Positif Covid-19

Calon Wali Kota Depok dalam Pilkada Depok 2020 Mohammad Idris dinyatakan positif terinfeksi virus Covid-19.

MEGAPOLITAN | 26 November 2020

Anies Antar Pemprov DKI Raih Penghargaan Pemda Berkualifikasi Informatif Tiga Kali Beruntun

Anies Baswedan kembali mengantar Pemprov DKI Jakarta meraih penghargaan Pemerintah Daerah Berkualifikasi Informatif oleh Komisi Informasi Pusat (KIP) 2020.

MEGAPOLITAN | 26 November 2020

Saling Ejek di Medsos, Dua Geng Anak Bertikai di Koja

Dua geng yang beranggotakan sekumpulan anak-anak di bawah umur saling bertikai di Jalan Perjuangan Kecamatan Koja, Jakarta Utara pada Selasa (24/11/2020) lalu.

MEGAPOLITAN | 26 November 2020

Polisi Tangkap Ojol dan Tukang Jahit di Bogor Kedapatan Edarkan Sabu

"Keduanya ditangkap saat mengambil sabu yang niatnya akan dijual kembali," kata Agus.

MEGAPOLITAN | 26 November 2020

Bima Arya Ingatkan Pendidik soal Ancaman Lost Generation

Anak-anak tidak memperoleh kesempatan mendapatkan pendidikan berkualitas.

MEGAPOLITAN | 26 November 2020

Lawan Petugas Saat Hendak Diciduk, Pelaku Begal Tewas di Jalan Bisma Raya

Pelaku begal yang tewas merupakan pemain lama dengan tindak kejahatan lainnya.

MEGAPOLITAN | 26 November 2020

Berupaya Masuk Mabes Polri, Mobil Berpelat RI 1 Palsu Ditahan Polisi

Mobil Mitsubishi Pajero yang menggunakan pelat nomor RI 1 palsu ditahan polisi setelah berupaya masuk Mabes Polri, Rabu (25/11/2020).

MEGAPOLITAN | 25 November 2020

Sosialisasikan Angsuran Tunggakan, BPJS Kesehatan Jakut Berdayakan Kader JKN KIS

Hingga November 2020 tercatat ada tunggakan Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) Rp 27,59 miliar di 6 kecamatan di Jakarta Utara.

MEGAPOLITAN | 25 November 2020

DKI Akan Hati-Hati Putuskan Sekolah Tatap Muka

Pemprov DKI Jakarta akan memutuskan secara cermat terkait pembukaan sekolah tatap muka guna mencegah penyebaran Covid-19.

MEGAPOLITAN | 25 November 2020

Haris Azhar Sebut Tantangan Kubu Abdul Halim Bentuk Kepanikan

Kebenaran kasus sengketa lahan di Cakung Barat mulai terkuak, terutama dari hasil investigasi internal BPN.

MEGAPOLITAN | 24 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS