Video Mirip Gisel, Polda Metro Buru Penyebar Pertama
INDEX

BISNIS-27 536.336 (-9.74)   |   COMPOSITE 6258.57 (-118.4)   |   DBX 1209.79 (-7.56)   |   I-GRADE 185.201 (-3.15)   |   IDX30 531.719 (-11.49)   |   IDX80 142.034 (-2.79)   |   IDXBUMN20 420.424 (-11.55)   |   IDXESGL 146.593 (-2.74)   |   IDXG30 145.132 (-2.95)   |   IDXHIDIV20 467.118 (-8.07)   |   IDXQ30 151.699 (-2.74)   |   IDXSMC-COM 284.118 (-6.96)   |   IDXSMC-LIQ 356.602 (-8.98)   |   IDXV30 142.342 (-4.12)   |   INFOBANK15 1078.54 (-23.31)   |   Investor33 455.425 (-8.95)   |   ISSI 183.228 (-3.1)   |   JII 646.305 (-9.76)   |   JII70 225.666 (-3.53)   |   KOMPAS100 1262.11 (-23.67)   |   LQ45 987.949 (-21.07)   |   MBX 1725.55 (-36.04)   |   MNC36 336.055 (-6.76)   |   PEFINDO25 332.023 (-6.72)   |   SMInfra18 316.891 (-5.9)   |   SRI-KEHATI 389.555 (-8.04)   |  

Video Mirip Gisel, Polda Metro Buru Penyebar Pertama

Rabu, 25 November 2020 | 16:30 WIB
Oleh : Carlos Roy Fajarta / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Polda Metro Jaya masih memburu penyebar pertama sebuah video asusila mirip artis Gisella Anastasia dengan seorang laki-laki berdurasi 19 detik yang viral di media sosial. Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus kepada awak media, Rabu (25/11/2020).

"Sampai hari ini kita masih menunggu saksi ahli forensik terkait wajah dalam video tersebut. Sembari kita lakukan melengkapi pemberkasan terhadap dua tersangka yang sudah di tahan PP dan MM yang secara masif menyebarkan video asusila di media sosial," ujar Yusri Yunus.

Dikatakan bahwa pihaknya juga masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi terkait video syur mirip Gisel yang membuat heboh jagat maya selama beberapa waktu terakhir itu.

"Ada dua saksi, ada satu saksi yang panggilan pertama tidak bisa hadir, yang Minggu ke dua diharapkan hadir. Kita sedang mencari penyebar pertama video tersebut, kita lakukan profiling terhadap satu akun lainnya dan kita lakukan pengejaran," tambah Yusri Yunus.

Ia mengungkapkan saksi laki-laki dalam video tersebut akan diperiksa apabila sudah ada hasil dari tim forensik. Perihal aduan masyarakat terkait video asusila ini pihaknya masih menunggu pemberkasan hasil forensik wajah.

"Masih kita analisa dan evaluasi apa hasil pemeriksaan penyidik, saksi yang berhalangan masih kita jadwalkan untuk hadir. Untuk gelar perkara menunggu hasil penyelidikan jika sudah dianggap cukup untuk konstruksi perkara naik tingkat perkara ke penyidikan jadi tidak bisa diburu-buru," tandas Yusri Yunus.



Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ridwan Kamil Luncurkan Program Rumah untuk Guru

Program yang dinamakan Bakti Padamu Guru atau disingkat Bataru ini memberikan kemudahan bagi para guru di Jawa Barat untuk memiliki rumah.

MEGAPOLITAN | 25 November 2020

Ibu Rumah Tangga di Kramat Jati Sewa Pembunuh untuk Habisi Suami

Seorang ibu rumah tangga berinisial DS ditangkap setelah menyewa pembunuh bayaran guna menghabisi nyawa sang suami Lucky Hutagaol.

MEGAPOLITAN | 25 November 2020

Polres Jaktim Ciduk Bajing Loncat dan Jambret Ojol

Dalam melakukan aksinya, mereka melakukan pencurian dengan naik ke bak kendaraan truk yang sedang berjalan dan mengambil muatan besi.

MEGAPOLITAN | 25 November 2020

Anies Buat Perizinan Proyek Besar Jadi Lebih Sederhana

Dengan digitalisasi proses perizinan yang panjang bisa diselesaikan dalam waktu relatif singkat.

MEGAPOLITAN | 25 November 2020

Transjakarta Imbau Masyarakat Waspada Penipuan Lowongan Kerja

Sampai saat ini Transjakarta masih belum membuka lowongan kerja seperti yang beredar.

MEGAPOLITAN | 25 November 2020

Bertebaran, Baliho Tanpa Gambar Salah Satu Paslon di Pilkada Depok

Baliho tersebut bertebaran di Jalan Juanda, Jalan Merdeka, dan wilayah Kecamatan Cilodong.

MEGAPOLITAN | 24 November 2020

Pelaku Usaha Harapkan Protokol Kesehatan Tetap Diterapkan Meskipun Ada Vaksin Covid-19

Pelaku usaha menyambut positif dengan upaya pemerintah menyediakan vaksin Covid-19.

MEGAPOLITAN | 24 November 2020

Pembelajaran Tatap Muka di Depok Akan Terapkan Sistem Shift

Nantinya di dalam kelas akan dibagi menjadi dua shift dan belajar tatap muka hanya seminggu tiga kali.

MEGAPOLITAN | 24 November 2020

Anies Sebut Pandemi Dorong Perencanaan Kota Berbasis Digital

Menurut Anies, pandemi Covid-19 merupakan peluang untuk mempercepat perubahan ke arah penggunaan teknologi digital.

MEGAPOLITAN | 24 November 2020

Pelanggaran Protokol Kesehatan di Petamburan, Penyidik Gelar Rapat Internal

Analisis dan evaluasi dilakukan sebelum penyidik melakukan gelar perkara.

MEGAPOLITAN | 24 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS