Kasus Kebakaran Kejagung, Polisi Kembali Jerat Bekas PPK
INDEX

BISNIS-27 538.843 (6.61)   |   COMPOSITE 6321.86 (77.36)   |   DBX 1200.53 (6.46)   |   I-GRADE 184.241 (4.63)   |   IDX30 532.439 (8.78)   |   IDX80 142.581 (2.71)   |   IDXBUMN20 424.518 (12.83)   |   IDXESGL 148.639 (1.46)   |   IDXG30 144.207 (2.62)   |   IDXHIDIV20 468.297 (6.61)   |   IDXQ30 151.63 (2.32)   |   IDXSMC-COM 289.047 (4.32)   |   IDXSMC-LIQ 360.181 (12.25)   |   IDXV30 145.782 (3.16)   |   INFOBANK15 1071.04 (17.26)   |   Investor33 457.812 (5.96)   |   ISSI 186.628 (2.32)   |   JII 657.942 (10.36)   |   JII70 230.141 (3.83)   |   KOMPAS100 1272.98 (21.04)   |   LQ45 989.051 (17.91)   |   MBX 1747.76 (23.26)   |   MNC36 338.242 (4.49)   |   PEFINDO25 338.749 (1.82)   |   SMInfra18 324.227 (4.39)   |   SRI-KEHATI 391.331 (4.8)   |  

Kasus Kebakaran Kejagung, Polisi Kembali Jerat Bekas PPK

Jumat, 13 November 2020 | 18:47 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Penyidik Dit Tipidum menetapkan tiga tersangka tambahan dalam kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung. Mereka adalah MD, J, dan IS dengan peran masing-masing.

Menurut Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo tersangka IS adalah bekas pejabat pembuat komitmen (PPK) Kejagung. “Saat itu ia diduga memilih konsultan perencana aluminium composite panel (ACP) di gedung Kejagung yang tidak sesuai ketentuan,” kata Sambo di Mabes Polri Jumat (13/11/2020).

IS juga tidak melakukan pengecekan bahan-bahan yang akan digunakan, khususnya ACP. Maka dari itu, konsultan perencana yang ditunjuk dengan inisial J juga ikut menjadi tersangka.

Selain itu tersangka ketiga, MD, perannya sebagai peminjam nama perusahaan cleaning service PT APM dan memerintahkan membeli minyak merek Top Cleaner yang tidak punya izin edar.

Ketiga tersangka itu, sama seperti delapan tersangka sebelumnya, dikenakan Pasal 188 KUHP juncto Pasal 55 huruf 1 ke-1 KUHP dengan ancaman hukuman di atas lima tahun.

Seperti diberitakan sebelumnya ada delapan tersangka dalam kasus kebakaran gedung utama Kejaksaan Agung namun mereka semua belum ditahan.

Lima tukang yang bekerja memasang parket, wallpaper, dan karpet di aula biro kepegawaian lantai enam adalah T, H, S, K, dan IS.

Mereka dipersalahkan karena merokok dan membuang puntung rokok saat bekerja sehingga puntung rokok itu memicu kebakaran setelah mengenai lem aibon dan tiner yang ada di sana.

Lalu mandor yang lalai karena tidak ada di lokasi berinsial UAN. Dua yang lain adalah R, direktur PT APM (produsen bahan pembersih) dan dari pihak Kejaksaan Agung adalah, NH, yang menandatangani kontrak.

Dua orang terakhir ikut ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penjalaran api karena lalai menggunakan merek bahan pembersih tanpa izin edar selama dua tahun.

Adapun pasal 188 berisi, Barang siapa karena kesalahan (kealpaan) menyebabkan kebakaran, ledakan atau banjir, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah, jika karena perbuatan itu timbul bahaya umum bagi barang, jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi nyawa orang lain, atau jika karena perbuatan itu mengakibatkan orang mati.

Spekulasi muncul dibalik peristiwa ini termasuk dugaan sabotase sebab saat ini Kejaksaan tengah menangani kasus penting termasuk kasus jaksa Pinangki Sirna Malasari yang terseret kasus Djoko Soegianto Tjandra.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Polisi Tahan 2 Penyebar Video Syur Mirip Gisel

Dua orang berinisial M dan PP ditetapkan sebagai tersangka dan saat ini telah ditahan.

MEGAPOLITAN | 13 November 2020

PA 212 Akan Gelar Reuni, Pengelola Monas: Keputusan di Tangan Anies

Izin kegiatan di Monas selama masa pandemi Covid-19 langsung ditangani gubernur.

MEGAPOLITAN | 13 November 2020

Pasien Positif Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran Terus Bertambah

Jumlah pasien positif virus corona (Covid-19) di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran terus bertambah selama tiga hari terakhir.

MEGAPOLITAN | 13 November 2020

KPU Depok Siapkan Bilik Khusus untuk Pemilih Bersuhu 37,3 Derajat Celsius

Penempatan bilik suara itu, lanjut Nana, tidak ditempatkan di dalam lokasi TPS, tetapi di samping kanan pojok pintu masuk ke dalam TPS.

MEGAPOLITAN | 13 November 2020

Polisi Tangkap Penyebar Video Syur Mirip Gisel

Penyidik Subdit Cyber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, membekuk pelaku penyebar video syur yang disebut-sebut mirip penyanyi Gisella Anastasia, di media sosial.

MEGAPOLITAN | 13 November 2020

Begal HP di Penjaringan Ditembak Polisi

Dari pengakuan salah satu tersangka, AC (25) mengaku sudah tiga kali beraksi dengan daerah sasaran di kawasan gang sempit yang sepi.

MEGAPOLITAN | 13 November 2020

DKI Bantah Tambah Saham di Perusahaan Bir

Pemprov DKI Jakarta membantah pemberitaan yang menyebutkan telah menambah saham di PT Delta Djakarta Terbuka.

MEGAPOLITAN | 13 November 2020

Rumah Nikita Dikabarkan Bakal Digeruduk, Polisi Gelar Patroli

Sebuah rekaman video terkait adanya rencana massa akan menggerebek rumah Nikita Mirzani, beredar di media sosial.

MEGAPOLITAN | 13 November 2020

DKI Tangani 860 Kg Masker Bekas dari Rumah Tangga

Petugas kebersihan melakukan pemilahan dan penggumpulan limbah infeksius dari rumah tangga seperti masker bekas untuk ditangani dengan semestinya.

MEGAPOLITAN | 13 November 2020

Puncak Macet karena FPI, Polisi Lakukan Pengalihan Arus

Ribuan massa menghadiri ceramah Habib Rizieq Syihab ini, sehingga arus lalu lintas dari Jakarta atau Bogor dialihkan sementara ke Sukabumi.

MEGAPOLITAN | 13 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS