Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Perluasan Ancol Diharapkan Sediakan Akses Pantai Publik

Sabtu, 8 Agustus 2020 | 18:05 WIB
Oleh : Carlos Roy Fajarta / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Sejumlah aktivis dari berbagai elemen di ibu kota Jakarta melaksanakan kegiatan diskusi 'Reklamasi Ancol, Antara Kebijakan Anies & Penolakan' di Hotel D'Arcici Sunter, Jakarta Utara,Sabtu (8/8/2020).

Baca Juga: Ini Penjelasan Lengkap Anies Soal Reklamasi Ancol

Sejumlah tokoh narasumber seperti praktisi hukum Ali Lubis, pengamat kebijakan publik Amir Hamzah, dan pemerhati sosial dan lingkungan dalam kegiatan yang dilaksanakan Lingkar Aktivis Jakarta.

"Harapan kita dengan mempertemukan kelompok aktivis baik yang pro dan kontra terhadap kebijakan reklamasi Ancol ini dapat memberikan masukan kepada pemerintah daerah agar kebijakan yang dikeluarkan berpihak pada masyarakat DKI Jakarta," ujar Ketua panitia diskusi, Agung Nugroho.

Agung menyebutkan, kegiatan reklamasi atau perluasan kawasan Ancol harus diimbangi dengan manfaat yang bisa dirasakan oleh masyarakat banyak yakni akses pantai publik di Jakarta.

"Untuk itu perlu ada kajian ilmiah terkait perluasan Ancol ini, bukan sekedar menyerang subyektif saja namun sebaiknya berujung pada masyarakat Jakarta bisa memiliki akses pantai publik yang terjangkau," tambahnya.

Baca Juga: Raperda Reklamasi Ancol Sudah di DPRD

Sementara itu, Amir Hamzah salah satu narasumber dalam diskusi tersebut menyebutkan reklamasi di Jakarta sudah muncul di era Gubernur DKI Jakarta, Suryadi Sudirja, pada tahun 1992.

"Saat itu, beliau menetapkan rencana pembangunan strategi daerah, ada dua proyek unggulan, Jakarta Water Front City dan Terminal Terpadu Manggarai. Konsep reklamasi saat itu dibuat Jakarta Front City, jadi orang yang datang ke Jakarta dari laut melihat kota Jakarta yang megah," kata Amir Hamzah.

Gagasan di masa pemerintahan Suryadi Sudirja kemudian diakomodir pemerintah pusat dengan munculnya Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 52 Tahun 1995 sebagai landasan atau payung hukum Reklamasi Jakarta.

"Reklamasi (di Ancol) itu sudah mulai berjalan dari 2009. Sedotan lumpur dari 13 sungai dan waduk serta galian tanah dari berbagai proyek Pemprov DKI untuk itu dibiayai APBD DKI Jakarta. Jadi, sudah seharusnya Ancol memberikan kontribusi ke pemerintah daerah dan masyarakat Jakarta," tambahnya.

Baca Juga: Anies Ingin Ancol Jadi Kawasan Rekreasi Terbesar di Asia

Amir Hamzah menyebutkan, apabila nantinya pantai Ancol bisa menjadi pantai publik masyarakat Jakarta maka tetap harus di pungut biaya retribusi untuk pemeliharaan pantai bagi masyarakat Jakarta.

"Misalkan retribusi masuk ke pantai Rp 2.500 per orang masih masuk akal dan terjangkau serta bisa digunakan untuk perawatan area pantai publik," tandas Amir Hamzah.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Polisi Teliti Laporan Luhut Pandjaitan Soal Dugaan Pencemaran Nama Baik

Dikatakan Yusri, laporan polisi itu kemudian akan ditangani Subdit Siber Ditreskrisus Polda Metro Jaya.

MEGAPOLITAN | 22 September 2021

Viral, Foto Bugil Diduga di Tempat Wisata Tebing Koja Tangerang

Tiga pelaku yang belum diketahui itu berpose yang diduga di tempat wisata Tebing Koja di Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang.

MEGAPOLITAN | 22 September 2021

Tersangka Kebakaran Lapas Tangerang Belum Dinonaktifkan

Pihaknya baru akan menindaklanjuti penetapan tersangka tiga petugas lapas tersebut setelah ada surat dari kepolisian.

MEGAPOLITAN | 22 September 2021

Ini Penjelasan Warga Soal Cekcok Pemilik Rumah dengan Sekuriti di Permata Buana

Warga membantah bahwa telah terjadi pemerasan serta intimidasi yang dilakukan satpam kepada penghuni Komplek Permata Buana.

MEGAPOLITAN | 22 September 2021

Sepekan ke Depan, Bogor dan Depok Berpeluang Alami Cuaca Ekstrem

Hal itu dipicu terjadinya peralihan cuaca dari musim kemarau memasuki musim penghujan.

MEGAPOLITAN | 22 September 2021

Sejak Januari, 100 Perempuan dan Anak-anak di Kota Tangerang Jadi Korban Kekerasan

Kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terjadi di Kota Tangerang dari Januari hingga September 2021 mencapai 90 kasus dengan 100 korban.

MEGAPOLITAN | 22 September 2021

Boleh Masuk Hotel, Anak di Bawah 12 Tahun Wajib Tes Antigen

Pemprov DKI Jakarta mengizinkan anak di bawah 12 tahun untuk masuk hotel. Namun, mereka wajib melampirkan hasil negatif tes swab antigen atau tes swab PCR.

MEGAPOLITAN | 22 September 2021

Cegah Gelombang Ketiga Covid-19, Wagub DKI Minta Warga Disiplin Jalankan Prokes

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta masyarakat untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan (prokes) dalam beraktivitas.

MEGAPOLITAN | 22 September 2021

KPK Cecar Ketua DPRD DKI soal Penganggaran Penyertaan Modal Sarana Jaya

Salah satu penggunaan PMD itu untuk pengadaan tanah di Munjul, Pondok Ranggon Jakarta Timur yang berujung rasuah.

MEGAPOLITAN | 22 September 2021

Swalayan Cahaya Hangus Terbakar, Kerugian Diperkirakan Rp 2,5 M

Penyebab kebakaran Swalayan Cahaya diduga karena korsleting listrik, dan kerugian materi diperkirakan hingga Rp 2,5 miliar.

MEGAPOLITAN | 22 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Tinjau Vaksinasi Merdeka, Jokowi Minta Mahasiswa Gerakkan Masyarakat Ikut Vaksinasi

Tinjau Vaksinasi Merdeka, Jokowi Minta Mahasiswa Gerakkan Masyarakat Ikut Vaksinasi

NASIONAL | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings