Bentrok Antarwarga di Kampung Rawabacang Dipicu Masalah Sepele

Bentrok Antarwarga di Kampung Rawabacang Dipicu Masalah Sepele
Ilustrasi penganiyaan (Foto: Istimewa)
Mikael Niman / JAS Minggu, 2 Agustus 2020 | 14:24 WIB

Bekasi, Beritasatu.com - Dipicu masalah sepele, antarwarga bentrok di Kampung Rawabacang Pasar Kecapi, Jalan Raya Hankam, Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi, Sabtu (1/8/2020) malam.

“Bentrokan dipicu masalah sepele. Seorang warga yang mengendarai mobil menyenggol sepeda motor yang terparkir di gang sempit,” ujar Kasat Reskrim Polrestro Bekasi Kota, AKBP Heri Purnomo, Minggu (2/8/2020).

Akibat kejadian ini, satu warga mengalami luka memar dan telah dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.

Dia menjelaskan, kejadian bermula saat seorang warga menyenggol sepeda motor anggota kelompok warga lainnya, saat memarkirkan mobil ke garasi rumahnya.

Tak terima motornya terjatuh, kemudian pelaku bersama rekannya mengeroyok pengendara mobil.

Bentrokan sempat meluas dengan melibatkan warga sekitar dan membuat suasana kampung tersebut mencekam. Jajaran Polsek Pondokgede dan Polrestro Bekasi Kota yang datang ke lokasi mengamankan empat orang diduga melakukan pengeroyokan. “Kami masih mendalami kasus ini," katanya.

Sejumlah warga memarkirkan motornya di pinggir jalan sempit saat merayakan ulang tahun temannya hingga terjadi senggolan di lokasi.

“Pemilik motor yang tersenggol itu dalam kondisi mabuk dan tidak terima saat mendapati motornya terjatuh, pelaku langsung memukulnya,” imbuhnya.

Selanjutnya, warga yang dipukul memanggil teman-temannya sehingga kondisi di sekitar lokasi semakin mencekam. Sekitar 11 orang diamankan ketua RT setempat dan empat di antaranya terbukti melakukan penganiayaan. 



Sumber: BeritaSatu.com