Jadi Rujukan, RS Azra Kota Bogor Kedapatan 10 Orang Positif Covid-19

Jadi Rujukan, RS Azra Kota Bogor Kedapatan 10 Orang Positif Covid-19
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim saat memimpin rapat terbata lintas instasi Pemerintahan Kota Bogor di Crisis Center Covid-19 Kota Bogor, Minggu (12/4/2020). (Foto: Berita Satu / Vento Saudale)
Vento Saudale / WBP Minggu, 2 Agustus 2020 | 12:25 WIB

Bogor, Beritasatu.com - Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bogor melaporkan 10 orang terinfeksi positif Covid-19 dari Rumah Sakit (RS) Azra Kota Bogor. Pemkot Bogor melakukan evaluasi rumah sakit rujukan Covid-19 itu.

Wakil Wali Kota Kota Bogor yang juga Gugus Tugas Penanganan Percepatan (GTPP), Dedie A Rachim mengatakan dari 10 orang yang dinyatakan positif Covid 19 adalah petugas keamanan, penerima tamu, dan petugas parkir. "Azra total 10 orang. 6 kota, 4 kabupaten," kata Dedie saat dikonfirmasi lewat pesan singkat, Minggu (2/8/2020).

Dedie A Rachim mengungkapkan Azra merupakan salah satu rumah sakit rujukan Covid-19 sesuai surat keputusan (SK) Gubernur Jawa Barat.

Baca juga: Kota Bogor Laporkan Lima Klaster Keluarga Positif Covid-19

Pihaknya belum bisa memutuskan status operasioal rumah sakit tersebut apakah akan ditutup sementara atau tidak. Pihaknya masih meminta pertimbangan Pemprov Jawa Barat. "Biar Dinkes Jawa Barat nanti yang menilai apakah status RS masih layak menjadi rujukan Covid-19 atau tidak," katanya.

Sementara jumlah positif di Kota Bogor telah mencapai 290 setelah ada penambahan 8 orang positif Covid-19. Delapan orang tersebut berasal dari imported cases, non-klaster dan 2 dari klaster keluarga.

Bertambahnya pasien positif membuat Dedie yang juga menjabat sebagai ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bogor meminta warganya waspada terhadap bahaya penyebaran Covid-19. "Perlu kewaspadaan kita semua baik warga Kota dan Kabupaten Bogor (Bogor Raya). Saat ini kasus positif baru Covid-19 (penularannya) terbagi ada dalam 5 klaster keluarga Bogor," kata Dedie.



Sumber: BeritaSatu.com