Kantor PDIP di Megamendung Bogor Mendapat Teror Bom Molotov
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.204 (-2.06)   |   COMPOSITE 6290.8 (-32.05)   |   DBX 1362.34 (-1)   |   I-GRADE 180.342 (-1.16)   |   IDX30 506.102 (-3.59)   |   IDX80 136.192 (-1.32)   |   IDXBUMN20 397.025 (-3.48)   |   IDXESGL 139.555 (-0.83)   |   IDXG30 142.425 (-1.56)   |   IDXHIDIV20 448.193 (-3.29)   |   IDXQ30 145.469 (-0.81)   |   IDXSMC-COM 298.549 (-2.25)   |   IDXSMC-LIQ 357.569 (-6.36)   |   IDXV30 134.488 (-2.08)   |   INFOBANK15 1048.13 (3.23)   |   Investor33 435.467 (-1.63)   |   ISSI 181.572 (-2.16)   |   JII 618.362 (-9.56)   |   JII70 218.204 (-3.25)   |   KOMPAS100 1215.76 (-9.91)   |   LQ45 948.468 (-7.11)   |   MBX 1702.13 (-9.99)   |   MNC36 323.237 (-1.37)   |   PEFINDO25 323.55 (-1.68)   |   SMInfra18 308.555 (-4.24)   |   SRI-KEHATI 369.754 (-1.01)   |  

Kantor PDIP di Megamendung Bogor Mendapat Teror Bom Molotov

Selasa, 28 Juli 2020 | 19:17 WIB
Oleh : Vento Saudale / CAH

Bogor, Beritasatu.com - Tiga botol berisi bensin (molotov) meneror Kantor Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Megamendung, Kabupaten Bogor. Belum diketahui motif dibalik teror tersebut.

Kantor ranting tersebut berada di Jalan Cikopo, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor yang juga merupakan kediaman Wakil Ketua Bidang Polhukam DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor, Rosenfield Pandjaitan.

Kepada media, Rosenfield menceritakan kronologis kejadian. Dimana pada pagi hari sekitar pukul 05.00 WIB, Selasa (28/7/2020), ia bangun tidur melihat kaca depan rumahnya yang semula bening berubah menjadi hitam pekat. Setelah diperhatikan secara saksama, ternyata kaca rumahnya retak dan terdapat bekas kebakaran.

"Disitu juga ada serpihan kaca dari tiga botol yang diduga sebagai bom molotov," paparnya, Selasa (28/7/2020).

Ia pun langsung bergegas keluar rumah dan setelah ditelusuri lebih lanjut, ternyata titik kebakaran juga ada di pintu garasi dan di mobil tua miliknya yang terparkir disamping rumah.

Pada saat kejadian, Rosenfield mengaku tidak mendengar adanya suara ledakan ataupun lemparan yang mengakibatkan beberapa bagian rumahnya terbakar. Guna mamastikan kejadian itu, Ia bergegas ke rumah adiknya yang berada di samping mengecek kamera pengawas (closed circuit television/CCTV).

"Kalau dilihat dari CCTV yang ada di rumah adik saya, pelemparan itu terjadi sekitar pukul 02.37 WIB," jelasnya.

Pun demikian, rekaman pengawas itu belum bisa mengidentifikasi pelaku pelemparan dan jumlahnya. Dari rekaman itu, hanya terlihat kobaran api yang berasal dari botol melayang tiga kali mengarah ke rumah.

Polisi yang mendapat laporan langsung melakukan penyelidikan perihal teror itu. Kapolsek Megamendung, Ajun Komisaris Budi Santoso menuturkan, sejumlah saksi sudah dimintai keterangan. Selain itu, polisi juga mengamankan rekaman kamera pengawas.

"Iya kami terus melakukan penyelidikan," singkat Budi.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Satu Anggota Positif Covid-19, Gedung DPRD DKI Ditutup hingga 2 Agustus

Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi menduga anggota dewan dan pegawai yang positif Covid-19 itu tertular di luar gedung.

MEGAPOLITAN | 28 Juli 2020

Pandemi Covid-19, Pembukaan Bioskop Kembali Ditunda

Pemprov DKI Jakarta kembali menunda pembukaan tempat hiburan dalam ruang atau indoor, termasuk bioskop.

MEGAPOLITAN | 28 Juli 2020

Terus Menurun, Zona Merah di Kota Tangerang Tinggal 5 RW

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah mengingatkan warganya untuk tetap mematuhi protokol kesehatan agar tidak lagi ada lonjakan kasus baru Covid-19.

MEGAPOLITAN | 28 Juli 2020

Polisi Bekuk Jambret Penumpang Ojol di Kalideres

Pelaku ditangkap setelah dikejar tim buser dan warga usai menjambret handphone milik seorang pria yang sedang dalam perjalanan bersama ojek online.

MEGAPOLITAN | 28 Juli 2020

Gudang Minyak dan Tepung Terbakar di Palmerah

Sebanyak 70 personel dan 14 unit kendaraan petugas pemadam akhirnya memadamkan api di gudang minyak dan tepung.

MEGAPOLITAN | 28 Juli 2020

Wali Kota Bogor: Jabodetabekpunjur Butuh Kementerian Khusus

Namun, dari tahun ke tahun persoalan dalam menghadapi isu tersebut adalah koordinasi, kewenangan, dan keuangan.

MEGAPOLITAN | 28 Juli 2020

Pemprov DKI: 68 Klaster Perkantoran, 440 Positif Covid-19

Data tersebut merupakan hasil analisis Pemprov DKI dari awal masa PSBB yang dimulai 10 April lalu hingga perpanjangan masa PSBB transisi.

MEGAPOLITAN | 28 Juli 2020

Tersandung Kasus Penggelapan, Mantan Atlet Nasional Dimediasi

ML belum bisa mengembalikan uang korban karena kekurangan uang.

MEGAPOLITAN | 28 Juli 2020

Pemkot Bogor Minta Perusahaan Transportasi Online Percepat Produksi Sekat

"Tidak perlu bagus-bagus, cukup buat yang sederhana. Sekat ini bisa menjadi salah satu wujud nyata upaya mencegah penyebaran virus," Wakil Wali Kota Bogor.

MEGAPOLITAN | 28 Juli 2020

Petugas Samsat Polda Metro Terpapar Covid-19 Telah Dinyatakan Negatif

Sebanyak 20 petugas Samsat Polda Metro Jaya, yang sempat tertular Covid-19 telah dinyatakan negatif. Saat ini, mereka masih menjalani isolasi mandiri

MEGAPOLITAN | 28 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS